7 Instansi Ini Wajibkan TOEFL sebagai Syarat Daftar CPNS, Apa Aja?

Pendaftaran CPNS 2019 telah dibuka sejak 11 November kemarin. Begitu banyak masyarakat yang antusias untuk melamar. Berdasarkan data terakhir BKN pada 18 November kemarin, jumlah pelamarnya sudah mencapai 3,4 juta orang dan diprediksi akan terus bertambah hingga mencapai 4,5 juta. Mungkin kamu juga salah satunya.

Pendaftaran CPNS tersisa 4 hari lagi. Maka itu, bagi kamu yang ingin melamar, segeralah mendaftar dan pastikan bahwa kamu sudah memenuhi syarat-syarat dokumen yang dibutuhkan. Tiap formasi dan instansi memiliki persyaratannya masing-masing.

Sejumlah instansi mewajibkan pelamarnya untuk memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat TOEFL. Apa saja instansinya? Berikut 7 instansi yang mewajibkan TOEFL sebagai syarat daftar CPNS 2019.

7 Instansi Ini Wajibkan TOEFL sebagai Syarat Daftar CPNS, Apa Aja? source: giphy.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

50 formasi di Kementerian ESDM mewajibkan sertifikat TOEFL (Paper Based/ITP/TOEFL Prediction/TOEFL Like-Test) yang masih berlaku sebagai syarat daftar. Skor minimal yang diterima adalah 450 atau setara dengan 133 pada Computer Based TOEFL, dan 45 pada Internet Based TOEFL.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Kementerian PUPR memiliki total formasi sejumlah 1.048 dengan syarat sertifikat bahasa Inggris paling lama satu tahun dari tanggal pelaksanaan tes.

Rincian minimum skornya adalah sebagai berikut:

  • TOEFL ITP minimal 450
  • IBT minimal 53
  • TOEIC minimal 405
  • IELTS minimal 5

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)

Kemenkominfo memiliki jumlah formasi sebanyak 581. Pelamar untuk jabatan dengan kualifikasi pendidikan Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) pada formasi umum, lulusan terbaik, dan penyandang disabilitas wajib menyertakan sertifikat bahasa Inggris yakni:

  • TOEFL minimal 450
  • IETS minimal 4
  • TOEIC minimal 605

Persyaratan ini tidak berlaku khusus untuk formasi putra/putri Papua dan Papua Barat.

 Baca Juga :

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)

Kementerian PPPA membuka total sebanyak 25 formasi. Semua jabatan di Kementerian PPPA mewajibkan Paper Based TOEFL/TOEFL ITP dengan minimal skor 400 (setara dengan 133 pada Computer Based TOEFL, 45 pada Internet Based TOEFL, 405 pada TOEIC, dan 4 pada IELTS).

Kementerian PPPA juga menerima sertifikat TOEFL Prediction Test dengan minimal skor 450 yang diperoleh paling lama Agustus 2018. Khusus untuk formasi jabatan Ahli Pertama Penerjemah, syarat minimal skor TOEFL ITP yang diminta adalah 550 atau IELTS dengan inimal skor 6.0.

Syarat ini tidak berlaku untuk pelamar penyandang disabilitas dan putra/putri Papua dan Papua Barat.

Kementerian Perindustrian

Kementerian Perindustrian membuka 359 formasi. Pelamar untuk formasi cumlaude, umum, putra/putri Papua & Papua Barat, dan disabilitas mensyaratkan sertifikat bahasa Inggris dengan rincian sebagai berikut:

  • TOEFL minimal 475 untuk formasi guru dan dosen
  • TOEFL minimal 500 untuk formasi di unit kerja Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional.

Sertifikat harus berlaku minimal hingga 31 Desember 2019.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu)

132 formasi di Kementerian Luar Negeri dibuka pada CPNS 2019. Syarat skor Kemenlu lebih tinggi dari kementerian-kementerian lainnya, yaitu 550 khusus pelamar diplomat. Sementara untuk formasi lainnya bisa dicek pada laman resmi Kemenlu.

Arsip Nasional Republik Indonesia

Total ada 71 formasi yang dibutuhkan di Arsip Nasional Republik Indonesia. Tiap pelamar wajib memiliki sertifikat TOEFL dengan skor miniml 450.

Kamu mau daftar yang mana nih? Sudah punya sertifikat TOEFL? Kalau belum, kamu bisa belajar dan mempersiapkan diri kamu dulu dengan belajar TOEFL di Cakap. Jadi tahun depan kamu sudah siap deh untuk melamar CPNS di formasi yang kamu inginkan!

Baca Juga :
Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google