Kosakata Bahasa Jepang Sehari-Hari dan Artinya

Contoh Kata Sehari-Hari dalam Bahasa Jepang dan Artinya

Belajar bahasa Jepang tidak lengkap tanpa belajar kosakata percakapan bahasa Jepang sehari-hari. Hal ini bertujuan agar kita dapat berkomunikasi dengan penutur bahasa Jepang lainnya.

Dengan mengobrol, tentu kita akan bisa dinilai sebagai orang yang supel. Dampaknya, kita pasti akan memiliki banyak teman dan mereka akan dengan senang hati berteman dengan kita.

Percaya, deh, memiliki banyak teman itu sangat asik.

Namun terkadang, banyak orang yang enggan untuk mengobrol dengan sesamanya. Mereka menganggap bahwa mengobrol hanyalah membuang-buang waktu. Sebenarnya memang, sih mengobrol itu membuang-buang waktu. Namun, itu kan tergantung dari tempat dan kondisinya kan? Selebihnya, mengobrol itu bisa menjadi hal yang sangat berguna.

Semua orang di penjuru dunia pun pasti di dalam hidupnya pernah mengobrol dengan sesamanya. Entah itu orang Indonesia, Inggris, Korea, atau pun Jepang. Kita pun pasti pernah melihat bagaimana orang-orang dipenjuru dunia itu mengobrol, entah itu dari film, televisi, atau pun pertandingan bola.

Untuk orang Inggris, mereka mempunyai kalimat-kalimat khas dalam obrolannya seperti:

  • How are you?
  • Hello?
  • Hi.

Untuk orang korea, mereka mempunyai kalimat-kalimat khas dalam obrolannya, yang mungkin kita pun juga familiar ketika mendengarnya seperti :

  • Annyeong Haseyo

Sementara itu, untuk orang Jepang, mereka pun mempunyai kalimat-kalimat khas dalam obrolannya. Sebelum melihat contoh obrolan bahasa jepang sehari-sehari, kemarin kita sudah membahas tentang bagaimana contoh percakapan bahasa jepang di sini:

Untuk itu, agar dapat memperdalam mengenai percakapan dan obrolan bahasa Jepang, yuk bersama-sama kita belajar ngobrol bahasa jepang sehari-sehari yang akan dijabarkan berikut ini :

 

Kosakata Sehari-Hari dalam Bahasa Jepang

 

1. Obrolan Bahasa Jepang sehari-hari di Restoran

source: giphy.com

 

Pada dasarnya, obrolan memang bisa terjadi dimana saja, tak terkecuali di restoran sekalipun. Tentu saja, ketika di dalam restoran, kita pasti akan bertemu dengan seorang pelayan yang notabenenya akan mengajak kita untuk mengobrol tentang menu atau basa-basi lain mengenai makanan yang ada disana. Maka, untuk lebih jelasnya, mari kita lihat bagaimana obrolan bahasa Jepang sehari-hari di restoran ini terjadi :

  • Pelayan : Irashaimase (selamat datang)
  • Pengunjung : Konniciiwa (selamat siang)
  • Pelayan : Dozo suwate kudasai (Mari, selamat duduk)
  • Pengunjung : Hai, arigato gozaimasu (Iya, terimakasih)
  • Pelayan : Kore menvu kudasai. Nanika rabemasuka? (Ini silahkan menunya. Mau makan apa?)
  • Pengunjung : Watashi no messēji no rāmen  (saya pesan mie ramen)
  • Pelayan : Nomimono wa nani o nasaimasuka? (Baik. Minumnya apa?)
  • Pengunjung : Watashi no baniramirukusēkimessēji  (Minumnya saya pesan milkshake vanilla)
  • Pelayan : Hai, shosho omachi kudasai (Baik, tunggu sebentar.)
  • Pengunjung : Arigato gozaimasu  (Terima kasih.)

Begitulah salah satu contoh obrolan antara pelayan dengan pengunjung di sebuah restoran dengan menggunakan bahasa Jepang. Terlihat cukup mudah bukan? Tentu saja, hal itu harus terus dilatih dan dilatih agar terbiasa sehingga nanti jika suatu saat kalian mengunjungi restoran Jepang, kalian tidak bingung, ya?

2. Obrolan Bahasa Jepang Sehari-hari Masalah Hobi

source: giphy.com

Setiap orang pasti memiliki hobi. Entah apapun itu, pada dasarnya hobi memang seharusnya bisa dikembangkan agar kelak, suatu saat nanti bisa membantu kita dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Pun demikian, hobi pun seharusnya bisa diperbincangkan dengan keluarga, saudara ataupun teman agar mereka tau potensi yang kita miliki. Kita mungkin tahu, tidak ada percakapan yang lebih menarik ketika kita membahas tentang hobi. Jadi, bagaimana percakapan bahasa Jepang sehari-sehari mengenai hobi ini? Mari kita simak:

  • Dika : Anata no shumi wa nanidesu ka? (Apa hobimu?)
  • Mamet : Watashi wa supōtsu ga suki (Saya suka olahraga.)
  • Dika : Donna supōtsu ga suki desu ka? (Oh ya, kamu suka olahraga apa?)
  • Mamet : Watashi wa badominton no supōtsu o aishimasu (Saya suka olahraga bulutangkis.)
  • Dika : Ā sō? Shū ni nankai anata wa badominton o shimasu ka? (oh ya? Berapa kali dalam seminggu kamu bermain bulu tangkis?)
  • Mamet : San-kai shimasu (Tiga kali seminggu.)
  • Dika : Guddo. Tsūjō wa dare to anata wa saisei dekimasu ka? (Bagus. Biasanya dengan siapa kamu bermain?)
  • Mamet : Watashi no yūjin to (Dengan teman saya)
  • Dika : Anata no aidoru no badominton senshu wa daredesu ka? (Siapa pemain bulutangkis idola kamu?)
  • Mamet : Machiron Lee Chong Wei (Tentu saja Lee Chong Wei)
  • Dika : Idaina aidoru (Idola yang bagus.)

Itu adalah contoh obrolan bahasa Jepang sehari-hari dalam membahas masalah hobi. Cukup terlihat sederhana bukan mengingat obrolan-obrolan semacam ini biasa terjadi dalam dunia sehari-hari kita.

3. Obrolan Bahasa Jepang Sehari-hari masalah keluarga

source: giphy.com

Dalam ruang lingkup bersosialisasi, kita pasti sering bercakap-cakap tentang masalah keluarga. Hal ini tentu wajar mengingat orang lain pasti ingin tau bagaimana latar belakang kita akan keluarga. Maka, untuk memperjelas akan bagaimana percakapan masalah keluarga, berikut adalah contoh obrolan bahasa Jepang sehari-hari yang membahas masalah keluarga:

  • Bambang : Nan-nin kyōdai desu ka? (Kamu berapa saudara dalam satu keluarga?)
  • Ricky : Go-nin kyōdai desu. (Saya lima bersaudara)
  • Bambang : Mā,-ya no kyōdai no ōku (Wah, banyak sekali ya saudaramu)
  • Ricky : Mochiron, dono yō ni ōku no kyōdai no baai? (Tentu saja, kalau kamu berapa bersaudara?)
  • Bambang : Onaji, Watashi mo go-nin kyōdai desu (Sama, saya juga lima bersaudara.)
  • Ricky : Yeee, mata kyōdai no ōkudeshita (Yeee, ternyata kamu juga banyak saudaranya)
  • Bambang : Hai. Dono yō ni anata no kodomo-tachi (Iya, kamu anak keberapa?)
  • Ricky : Watashi no saigo no ko (Saya anak terakhir.)
  • Bambang : Suekko desu ne. (anak bungsu ya berarti)
  • Ricky : Hai.  (Iya.)

Itu adalah contoh bagaimana obrolan bahasa Jepang sehari-hari yang membahas tentang keluarga. Dalam ruang lingkup sekolah atapun desa, kita pasti sering ditanya masalah ini oleh orang yang baru kita kenal. Jadi, ketika nanti kita berada di Jepang atau bertemu dengan orang Jepang dan ditanya masalah ini, kita sudah tahu ingin menjawab bagaimana?

4. Obrolan Bahasa Jepang Sehari-hari masalah liburan

source: giphy.com

Semua orang pasti sangat suka liburan. Maka, ketika seseorang mengajak kita untuk mengobrol masalah liburan pasti kita akan menanggapinya dengan sangat menggebu-gebu dan tidak bersabar untuk langsung berangkat liburan. Namun, sebelum itu, mari kita lihat bagaimana obrolan bahasa Jepang sehari-hari yang membahas masalah liburan.

  • Dina : Natsu-yasumi ni doko ka e ii desu ka. (Liburan musim panas ini kita enaknya pergi ke mana ya?)
  • Nicko : Oyogini ittara dō desu ka. (Ah iya, bagaimana kalau kita pergi berenang?)
  • Dina : A, ii kangae desu ne. Ja, kaigan e ikimashō. (Wah, ide yang bagus. Kalau kita, kita pergi ke pantai saja yuk!)
  • Nicko : Riku. Watashitachiha kurasumēto to bīchi ni ikimashou (Yuk. Bagaimana kalau kita pergi ke pantai bersama teman-teman sekelas)
  • Dina : Gōi sa remashita. Jinsoku agendakan Rettsu (Setuju. Mari segera kita agendakan.)
  • Nicko : Hai.(Baik.)

Ya, kira-kira itulah obrolan bahasa Jepang sehari-hari yang membahas tentang liburan. Tentunya ini merupakan pembahasan yang sangat menyenangkan bukan? Jadi, kapan agendamu untuk liburan? Eits, jangan lupa mengasah bahasa Jepangmu terlebih dahulu, ya.

5. Obrolan Bahasa Jepang Sehari-hari Masalah Konser

source: giphy.com

Semua orang butuh hiburan. Ya, ketika masalah dan jenuh menyerang, satu-satunya yang dicari oleh orang-prang adalah liburan. Maka, obrolan tentang hiburan bisa jadi merupakan salah satu hal yang ditunggu-tunggu. Lantas, bagaimana obrolan bahasa Jepang sehari-hari masalah hiburan ini? Mari kita lihat.

Febri : Raka-san, ashita konsāto ga arimasu yo (Raka, besok ada pertunjukan konser loh.)

Raka : Sō desu ka. Donna konsāto desu ka (Oh ya? Memang konser apa?)

  • Febri : Coldplay-konsāto desu yo. Isshoni mini ikimasen ka (Konser Coldplay. Kamu mau tidak pergi nonton itu bersamaku?)
  • Raka : Ee, zehi ikitai desu. Nan-ji kara desu ka (Oke, tentu saja aku ingin pergi. Konsernya mulai jam berapa?)
  • Febri : Gogo hachi-ji kara desu yo. Shichi-jihan ni aimashō (Mulai pukul 20.00, jadi kita bertemu pukul 19.30 ya)
  • Raka : Hai. (Baik.)

Ya, itulah bagaimana obrolan bahasa Jepang sehari-hari masalah ajakan untuk nonton konser atau hiburan. Jadi tertarik untuk mencari hiburan? Jangan lupa belajar berbahasa Jepang ya.

Ajak Teman Gabung CAKAP,

Dapetin Voucher Belanja 250k!

Nah, itulah kira-kira 5 contoh yang dapat membantu kita untuk belajar ngobrol bahasa Jepang sehari-sehari. Pada dasarnya, obrolan-obrolan yang diutarakan itu semua sama saja. Hanya pembawaannya yang berbeda. Maka, sebagai orang yang ingin bisa, ada baiknya kita mengasah kemampuan kita sesering mungkin.

Baca Juga: 

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google