Huruf Jepang Hiragana, Katakana, Kanji Lengkap untuk Pemula

Huruf hiragana, kanji, katakana

Ada empat tulisan Jepang yang perlu kamu pelajari yakni huruf hiragana, katakana, kanji, dan romaji. Dengan menguasai huruf Jepang kamu bisa memahami banyak kebudayaan Jepang seperti anime terbaik. Agar kamu dapat cepat menguasainya, simak penjelasannya di bawah ini!

Table of Contents

Huruf Hiragana & Katakana

huruf jepang hiragana
Tabel Huruf dari E-book Belajar Bahasa Jepang Gratis Cakap, Download Disini

Huruf hiragana adalah salah satu huruf di tulisan Jepang yang cukup sering digunakan. Hal yang harus kita pahami, pelafalan yang ada di dalam huruf hiragana ini tidak sama dengan alphabet yang kita gunakan di Indonesia.

Merunut pada sejarahnya, huruf hiragana adalah sebuah bentuk penyederhanaan dari huruf kanji yang telah digunakan Tiongkok pada abad ke-5.

Jadi, di awal perkembangannya huruf hiragana ini tidak langsung bisa diterima oleh Jepang karena kaum elit Jepang pada masa itu menolak untuk menggunakan huruf hiragana dan hanya mau menggunakan huruf kanji saja.

Tetapi, karena pada masa itu kaum perempuan di Jepang tidak diperkenankan untuk mempelajari huruf kanji, maka kaum perempuan beralih untuk mempelajari huruf hiragana.

Baca juga panduan huruf hiragana yang benar: Panduan Huruf Lengkap, Contoh Tulisan, dan Cara Menulis Huruf Hiragana

Fungsi Hiragana

  • Menulis kata-kata Asli Jepang
  • Digunakan untuk Membaca Kanji

Tabel Huruf Hiragana Dasar

Huruf Hiragana yang terlampir pada tabel berikut merupakan huruf Hiragana dasar. Kamu bisa mempelajari kelompok huruf Hiragana lain, seperti dakuon, handakuon, dan youon pada panduan di atas, ya.

Hiragana dan Pelafalannya

a i u e o
ka ki ku ke ko
sa shi su se so
ta chi tsu te to
na ni nu ne no
ha hi fu he ho
ma mi mu me mo
ya     yu     yo
ra ri ru re ro
wa     n     wo

Ini Rahasia Fasih Bahasa Jepang untuk Pemula!

Huruf Katakana
 
huruf jepang katakana
Tabel Huruf dari E-book Belajar Bahasa Jepang Gratis Cakap, Download Disini
 

Huruf katakana adalah jenis huruf Jepang yang kedua. Biasanya huruf katakana digunakan untuk menulis kata-kata yang berasal dari bahasa asing yang kemudian diserap ke dalam bahasa Jepang.

Selain itu, huruf katakana juga bisa digunakan untuk menuliskan onomatope atau kata-kata asli bahasa Jepang, walaupun hanya bisa digunakan untuk menegaskan sesuatu saja.

Huruf katakana ini ditandai dengan ringkas, bersudut, dan paling sederhana di antara tulisan Jepang yang ada, terutama huruf hiragana. Ada dua sistem utama pengurutan Katakana, yaitu urutan kuno Iroha dan urutan yang lebih umum yaitu gojūon.

Fungsi Katakana

  • Menulis kata dan istilah Asing
  • Digunakan untuk istilah teknis dan ilmiah
  • Berfungsi untuk Penekanan, fungsinya seperti huruf Kapital di huruf Latin

 

Tabel Huruf Katakana Dasar

Strip katakana yang lengkap terdiri atas 51 karakter, tidak termasuk tanda fungsional dan juga diakritik. Lima vokal tunggal 45 berbeda konsonan maupun lokal serikat, yang terdiri dari sembilan konsonan dalam kombinasi dengan masing-masing lima vokal konsonan tunggal. Berikut contoh huruf katakana: 

Katakana dan Pelafalannya
a i u e o
ka ki ku ke ko
sa shi su se so
ta chi tsu te to
na ni nu ne no
ha hi fu he ho
ma mi mu me mo
ya     yu     yo
ra ri ru re ro
wa     n     wo

Cari tau cara penggunaan dan contoh kata menggunakan katakana di : Tabel huruf katakana lengkap dan cara menulisnya

Sudah Tau Level Bahasa Jepangmu? Coba Disini, Yuk!

Huruf Kanji

Nah, huruf bahasa Jepang selanjutnya adalah huruf Kanji. Secara harfiah, kanji adalah ‘Karakter Han’, yang mana merupakan karakter Tiongkok yang digunakan dalam bahasa Jepang. 

Huruf Kanji merupakan salah satu dari empat set karakter yang digunakan di dalam penulisan modern bahasa jepang, selain huruf hirgana, katakana, dan romaji. 

Menurut sejarahnya, huruf kanji pertama kali masuk ke Jepang yaitu sekitar pada abad ke 4-5, di mana jumlahnya sebanyak 50.000 huruf. Kemudian, beberapa kanji ini dikembangkan menjadi huruf hiragana dan juga katakana.

Jadi, dapat dikatakan bahwa kanji merupakan elemen utama dari huruf bahasa Jepang karena semua abjadnya berasal dari sini.

Huruf kanji memiliki banyak jenis, namun di bawah ini ada beberapa jenis huruf kanji yang sering digunakan:

  • Kanji Kokotsu
    Merupakan huruf kanji yang paling kuno yang pernah ditemukan di daratan china. Huruf ini telah digunakan pada zaman in, atau sekitar abad 14 – 11 sebelum masehi.
  • Kanji Kinbun
    Merupakan huruf kanji yang telah digunakan pada zaman dinasti chou, atau sekitar pada abad 11 sampai 7 sebelum masehi. Huruf kanji Kinbun ini ditemukan terukir di peralatan perunggu yang telah dibuat.
  • Kanji Tenbun
    Merupakan huruf kanji yang telah digunakan pada awal kekaisaran dinasti chin, yaitu ketika negara china bersatu sekitar abad ke-3 sebelum masehi. Pada masa itu, setiap tempat di dalam negeri China mengalami kesulitan dalam menggunakan huruf kanji yang bermacam-macam. Oleh karena itu, karena kesulitan dalam menggunakan huruf Kanji Kinbun, pemerintah pun akhirnya menetapkan huruf Kanji Tenbun untuk digunakan.
  • Kanji Kaisho
    Merupakan huruf kanji yang digunakan pada masa sekarang. Karakter pada kanji Kaisho ini sangat mudah untuk ditulis dan juga sangat mudah untuk digunakan secara umum sampai masa sekarang.

Baca juga panduan menulis kanji hingga contoh tulisannya di : Panduan cara menulis dan tabel huruf kanji lengkap

Huruf Romaji

Huruf Romaji adalah huruf yang dikenal sebagai bagaimana cara kepenulisan (alihaksara) bahasa Jepang dengan menggunakan abjad latin. Sebenarnya ada berbagai macam sistem alihaksara Jepang. Namun, alihaksara yang paling dikenal adalah alihaksara Hepburn, Romaji Nihon-Shiki, dan Kunrei-shiki Romaji.

Nah, itu dia penjelasan mengenai huruf hiragana, katakana, kanji, dan romaji. Untuk memudahkanmu dalam menguasai huruf bahasa Jepang, kamu bisa daftar kursus Bahasa Jepang di Cakap. Di sana, kamu bakal diajarin tutor profesional secara dua arah. Adanya interaksi pasti membuatmu lebih cepat menguasainya. Tunggu apalagi? Daftar sekarang! 

Baca Juga: 

Lely
Saya adalah pencinta sastra dan gemar menyelami tulisan-tulisan lama. Saya percaya bahwa “Menulis, menciptakan ide/gagasan, dan berbagi pengetahuan adalah cara untuk tetap ada dalam pusaran sejarah”.