Cari Tahu Bedanya Should, Would, dan Could, yuk!

beda should would could
Cari Tahu Bedanya Should, Would, dan Could, yuk!

Dalam percakapan maupun teks bahasa Inggris, kamu mungkin sering menemukan kata modals should, would, dan could. Modals merupakan bentuk kata kerja bantu atau auxiliary verb yang berfungsi untuk mendampingi kata kerja utama. Karena itu, modals selalu ditempatkan sebelum kata kerja utama dalam sebuah kalimat. 

Modals sendiri berfungsi untuk mengekspresikan willingness (kemauan) atau ability (kemampuan), necessary (kebutuhan), dan possibility (kemungkinan). Nah, artikel kali ini akan membahas tentang perbedaan penggunaan modals should, would, dan could. Simak pembahasan selengkapnya, yuk!

Should

should artinya
Photo by Jess Bailey Designs from Pexels

Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, kata should berarti ‘seharusnya’. Should sendiri merupakan bentuk lampau dari kata shall, namun terdapat perbedaan dalam penggunaannya. Jika kata shall biasanya digunakan bersama dengan subjek we, kata should dapat digunakan untuk segala bentuk subjek. 

Menurut fungsinya, kata should dapat digunakan untuk mengekspresikan suatu tugas atau sesuatu yang harus dikerjakan, dan kemungkinan atau pengandaian pada conditional clause. Selain itu, kata should juga dapat digunakan untuk menanyakan sesuatu dan menyatakan sebuah kemungkinan. Berikut contoh penggunaanya:

  • You should pay the bills on time. (Kamu harus membayar tagihan tepat waktu.)
  • If he should come, ask him to bring me 2 cups of coffee. (Jika dia benar-benar datang, minta dia untuk membawakanku 2 gelas kopi.)
  • Should I take a train to the office tomorrow? (Haruskah saya naik kereta ke kantor besok?)
  • If you go into the hall, you should see Veronica there. (Jika kamu pergi ke aula, kamu akan melihat Veronica di sana.)

Sudah Tahu Level Bahasa Inggrismu? Ikuti Placement Test Cakap untuk Mengetahuinya!

Would

should artinya
Photo by Lisa Fotios from Pexels

Jika kata should adalah bentuk lampau dari kata shall, kata would merupakan bentuk lampau dari kata will. Di dalam bahasa Indonesia, kata would diterjemahkan menjadi ‘mau’ atau ‘akan’. Would sendiri dapat digunakan jika kamu ingin mengajukan pertanyaan dan pertolongan secara sopan. 

Selain itu, would juga memiliki beberapa fungsi lainnya. Kamu bisa menggunakan would untuk mengekspresikan permintaan, kebiasaan di masa lampau, dan menjelaskan sebuah tujuan. Kata would juga dapat digunakan untuk menunjukkan kalimat pengandaian atau sebuah pilihan. Berikut contoh penggunaan kata would dalam kalimat:

  • Would you help me fix the radio? (Maukah kamu membantuku memperbaiki radionya?)
  • Would you bring me 3 more blueberry cakes, please? (Maukah kamu membawakanku 3 kue blueberry lagi?)
  • I would try to go to the gym every sunday. (Aku akan mencoba pergi ke gym setiap hari Minggu.)
  • If I had a lot of money, I would buy a luxury house. (Jika aku punya banyak uang, aku akan membeli rumah mewah.)

Tingkatkan Peluang Kuliah di Eropa dengan Kursus Bahasa Inggris di Cakap

Could

could artinya
Photo by Pixabay from Pexels

Pastinya kamu sering mendengar kata can dalam bahasa Inggris, bukan? Nah, kata could merupakan bentuk lampau dari kata can. Di dalam bahasa Indonesia, kata could dapat diterjemahkan menjadi ‘bisa’ atau ‘dapat’. Kata ini berfungsi untuk menyatakan kesanggupan atau kebisaan.

Selain itu, could juga bisa digunakan untuk menyampaikan permintaan secara sopan dan menunjukkan sebuah kemungkinan dan ketidakpastian. Memang kata could dan should sama-sama bisa berfungsi untuk mengekspresikan sebuah kemungkinan. Namun, terdapat perbedaan dalam penggunaannya. Berikut contoh penggunaan could dalam kalimat:

  • When I was in middle school, I could play piano really well. (Ketika aku di sekolah menengah, aku bisa bermain piano dengan sangat baik)
  • Could you tell me where the nearest station is, please? (Bisakah Anda memberitahu saya dimana stasiun terdekat?)
  • You passed all the tests, you could get the scholarship. (Kamu lulus semua tes, kamu bisa mendapatkan beasiswa.)
  • I don’t know the details, but you could be right. (Aku tidak tahu detailnya, tetapi kamu mungkin benar.)

Itulah perbedaan penggunaan dari should, would, dan could. Meski ketiganya memiliki makna yang hampir sama, namun kamu tetap harus memahami perbedaan penggunaannya untuk menghindari kesalahpahaman. Untuk menambah pemahamanmu seputar tata bahasa dalam bahasa Inggris, kamu juga bisa ikut kursus bahasa Inggris online di Cakap. Yuk, gabung sekarang! #SiapaCakapDiaDapat

Baca juga: