Grammar 101: Memahami Tingkatan Kata Ganti Orang dalam Bahasa Jepang

Indonesia punya saya/aku, kamu, dia, kita, kalian, mereka. Bahasa Inggris punya I, you, we, they, he, she, it. Maksudnya? Jadi, kata-kata tersebut merupakan kata ganti orang. I merupakan kata ganti orang pertama tunggal dan we kata ganti orang pertama jamak. You kata ganti orang kedua. He/she/it merupakan kata ganti orang ketiga tunggal dan they kata ganti orang ketiga jamak.

Bahasa Jepang pun memiliki kata ganti orang. Namun, penggunaannya lebih spesifik sehingga bagi kamu yang berminat atau sedang belajar bahasa Jepang, perlu memperhatikan aturan-aturannya. Mengapa ini penting? Karena kata ganti orang dalam bahasa Jepang sangat berkaitan dengan formalitas dan konteks.

Bahasa Jepang memiliki yang namanya tingkatan bahasa.  Artinya, penggunaan bahasanya pada situasi dan lawan bicara. Misalnya konteks formal atau informal, lawan bicara lebih tua atau lebih muda, laki-laki atau perempuan, dan sebagainya.

Berikut penjelasan singkat mengenai urutan kata ganti orang dalam bahasa Jepang:

Saya

Saya
source: giphy.com
  • 私/わたくし(watakushi)

Merupakan tingkatan yang paling formal dan sopan. Biasanya digunakan saat pidato, rapat, atau acara resmi lainnya.

  • 私/わたし(watashi)

Kata ganti orang pertama yang paling sering digunakan dan paling netral. Biasanya digunakan dalam konteks formal maupun non-formal, baik ke teman sebaya, orang yang lebih tua, atau lebih muda. Kata ini lebih banyak digunakan oleh perempuan. Dalam bahasa Indonesia, watashi bisa diartikan menjadi ‘saya’.

  • 僕(boku)

Digunakan oleh pria. Sifatnya informal, biasanya digunakan saat berbicara dengan teman seumuran atau keluarga.

  • あたし(atashi)

Kebalikan dari boku. Digunakan dalam percakapan oleh perempuan khususnya yang masih muda. Berisfat informal tapi tetap sopan, juga mengandung konotasi feminin.

  • 俺(ore)

Digunakan oleh pria dan bersifat sangat informal. Biasanya digunakan untuk percakapan kasual saat berbincang dengan junior atau teman dekat. Mengandung konotasi jantan atau gagah. Dalam bahasa Indonesia bisa diartikan menjadi ‘gue’.

Kamu

Kamu
source: giphy.com
  • あなた(anata)

Merupakan bentuk padanan kata ganti orang kedua dari watashi. Sifatnya universal dan bisa digunakan baik untuk situasi formal maupun informal. Konotasinya tergantung pada lawan bicara, nada, usia, topik pembicaraan, dan lainnya.  

  • あんた(anta)

Lebih bersifat informal dan lebih ditujukan untuk orang yang sudah akrab atau seumuran. Digunakan oleh laki-laki atau perempuan. Bisa menjadi tidak sopan saat diucapkan ke orang yang belum dikenal.

  • 君/きみ(kimi)

Bisa diartikan sebagai ‘kamu’. Digunakan oleh laki-laki dan hanya diucapkan dalam percakapan santai atau kasual ke teman yang seumuran atau lebih muda.

  • お前/ おまえ (omae)

Lebih banyak digunakan oleh laki-laki tapi terkadang juga diucapkan oleh perempuan. Bersifat sangat informal dan bisa dianggap kasar saat diucapkan ke orang yang tidak dikenal walaupun orang tersebut lebih muda.

Dia

Dia
source: giphy.com
  • 彼(kare)

Kata ganti ‘dia’ untuk laki-laki. Dalam bahasa Inggris, padanannya adalah ‘he’. Bersifat umum sehingga relatif aman untuk digunakan kepada siapa saja.

  • 彼女 (kanojo)

Sama seperti kare, kanojo bisa digunakan kepada siapa saja, tapi untuk perempuan. Bentuk padanan dari ‘she’.

  • この人(kono hito), その人 (sono hito), あの人 (ano hito)

Hito berarti ‘orang’. Kono dapat diartiken sebagai ‘ini’ dimana benda berada dekat dengan kita tapi jauh dari lawan bicara. Sono berarti ‘itu’, dimana benda berada di dekat lawan bicara. Sedangkan ano berarti ‘itu’ dimana objek jauh dari kedua belah pihak. Jadi:

この人(kono hito) = orang ini

その人 (sono hito) = orang itu

あの人 (ano hito) = orang itu

  • この方 (kono kata), その方 (sono kata), あの方 (ano kata)

            Ketiganya sebenarnya memiliki arti yang sama dengan kono hito, sono hito, dan ano hito. Namun, kata bisa digunakan untuk merujukke orang ketiga dengan lebih sopan.

Bentuk Jamak

Bentuk jamak
source: giphy.com

Mengubah kata ganti orang pertama tunggal ke bentuk jamak sangat mudah. Kamu hanya perlu menambahkan たち(tachi) atau ら(ra) di belakangnya. Namun, ada juga sejumlah pola yang berbeda yang perlu kamu ketahui.

Bentuk Tunggal

Bentuk Jamak

Kami

私/わたくし (watakushi)

私ども(watakushi domo)

私/わたし (watashi)

私たち(watashi tachi)

僕 (boku)

僕たち(boku tachi) / 僕ら(bokura)

あたし (atashi)

あたしたち (atashi tachi)

俺 (ore)

俺たち(ore tachi) / 俺ら(orera)

Kalian

あなた (anata)

あなた たち(anata tachi)

あんた (anta)

あんた たち(anta tachi) / あんたら (anta ra)

君/きみ (kimi)

きみ たち (kimi tachi)

お前/ おまえ

 (omae)

おまえ たち (omae tachi) / おまえら (omae ra)

Mereka

彼た (kare)

彼たち (kare tachi)

彼女 (kanojo)

彼女ち (kanojo ra) /彼女たち (kanojo tachi)

Wah aturannya ternyata cukup spesifik ya, sobat Cakap! Makanya, kamu harus hati-hati saat menggunakannya. Jangan sampai salah sebut, karena nanti kamu bisa dianggap tidak sopan. Kamu bisa lho mempelajari mengenai tingkatan-tingkatan ini lebih lanjut dengan mendaftar di kelas bahasa Jepang Cakap. Nanti kamu bisa belajar bahasa Jepang secara lebih mendalam deh!

 

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google