Narrative Text: Pengertian, Ciri, Fungsi, Jenis, & Contoh

narrative text

Narrative text adalah salah satu jenis text dalam bahasa Inggris yang bertujuan untuk menghibur para pembaca melalui sebuah cerita. Cerita dalam narrative text biasanya berbentuk cerita fiksi yang bisa membawa imajinasi menari-nari.

Apakah kamu sudah pernah membaca narrative text? Atau sudah pernah namun tidak mengetahui bahwa cerita tersebut termasuk ke dalam narrative text? Yuk, cari tahu apa itu narrative text!

Table of Contents

Apa itu Narrative Text?

Lain halnya dengan report text yang mendeskripsikan sesuatu secara umum, narrative text adalah teks yang bercerita mengenai rangkaian peristiwa secara berurutan (kronologis) yang saling terhubung antara satu sama lain. 

Sifat dari narrative text adalah imajinatif atau merupakan cerita khayalan atau fiktif yang bertujuan untuk menghibur pembaca. Jenis-jenis dari narrative text yaitu cerita legenda, cerita rakyat, mitos, fabel (cerita hewan), ataupun cerita anak lainnya.

Tapi apa cuma bisa dibaca oleh anak-anak? Nggak dong. Umur berapapun kamu, bisa banget baca narrative text. Selain menghibur dan mengandung pesan moral, belajar bahasa Inggris dari kosakata baru kan jadi lebih seru.

Nah, setelah mengetahui pengertian dari narrative text, sudah pasti ceritanya mengenai fiksi. Namun, apakah kamu sudah mengetahui perbedaan narrative text dengan text lainnya? Yuk, pahami ciri-ciri narrative text terlebih dahulu.

Ciri-Ciri Narrative Text

Ciri khas bahasa yang digunakan dalam narrative text adalah past tense, termasuk variasi passive voice. Lalu, sering munculnya noun phrase dan adjective phrase juga berguna untuk menjelaskan kata benda ataupun sifat seperti very beautiful princess.

Gak ketinggalan nih dengan keterangan tempat atau waktu. Misalnya, sering nemuin kata-kata once upon a time, once, atau far away in the hidden forest… kan?

Nah, kalau udah ada beberapa ciri itu, udah pasti teksnya berupa naratif. Tapi, sebelum masuk ke contoh, alangkah baiknya kamu paham dulu strukturnya.

Tujuan dan Social Function dari Narrative Text

Dibalik teks narasi yang panjang, tersimpan banyak tujuan. Selain tujuan utamanya untuk menghibur, narrative text juga memiliki berbagai tujuan dan fungsi, seperti mendidik, memperkaya imajinasi, dan mengabadikan cerita masa lalu.

Tak hanya itu, narrative text juga memiliki banyak pesan moral yang tersimpan bagi para pembacanya. Terlebih jika jenis ceritanya merupakan cerita faktual, maka tentunya dapat menjadi pembelajaran berharga bagi pembaca.

Skill Bahasa Inggris, Genjot Peluang Karir. Belajar di Cakap Sekarang!

Struktur Narrative Text

Berikut merupakan struktur narrative text untuk membantu kamu memahami narrative text lebih dalam lagi.

(1) Orientation

Orientation merupakan bagian awal dari sebuah struktur narrative text. Selain terdapat keterangan tempat atau waktu, bagian orientation mengandung jawaban dari pertanyaan who, when, dan where. Atau yang disebut perkenalan tokoh, latar tempat serta waktu di dalam cerita.

(2) Complication

Munculah masalah pada bagian ini, yang seringkali terbagi menjadi tiga jenis. Complication dalam struktur narrative text dapat berupa natural conflict (masalah tokoh dengan alam), social conflict (masalah tokoh dengan tokoh lain), dan psychological conflict (masalah tokoh dengan dirinya sendiri/perang batin).

(3) Resolution

Setelah adanya masalah, dalam sebuah cerita tentunya terdapat peleraian. Struktur narrative text selanjutnya merupakan resolution yang berisi penyelesaian atas masalah yang terjadi.

(4) Re-orientation/Evaluation

Meskipun kehadirannya opsional, struktur narrative text yang satu ini ada gunanya lho. Di evaluation, biasanya penulis mengkhususkan pesan moral serta kesimpulan cerita di sebuah paragraf akhir. Tujuannya untuk benar-benar mengakhiri sebuah cerita.

Jenis-Jenis Narrative text

Teks narasi memiliki beberapa macam jenis. Beberapa di antaranya pasti sudah pernah kamu baca. Berikut daftar lengkapnya:

(1) Folklore

Satu dari sepuluh jenis narrative text ini dikenal dengan folklore atau cerita rakyat. Cerita dari folklore merupakan cerita turun temurun dari leluhur hingga menjadi sebuah tradisi, baik lisan maupun setengah lisan. Salah satu contoh folklor paling terkenal di Indonesia adalah Bawang Merah Bawang Putih.

(2) Fabel

Cerita fabel atau cerita tentang binatang yang “seakan-akan” berperilaku menyerupai manusia. biasanya sudah mulai diajarkan sejak SD. Fabel merupakan salah satu jenis narrative text yang mengandung banyak pesan moral. Contoh cerita fabel yang terkenal adalah cerita Si Kancil dan Buaya.

(3) Myth

Myth atau mitos merupakan kisah berlatar masa lalu, yang biasanya bercerita tentang dewa-dewa, pahlawan yang mengandung penafsiran tentang asal-usul semesta alam. Mitos umumnya dianggap sebagai cerita faktual yang benar-benar terjadi. 

(4) Legend

Selanjutnya ada legend atau legenda, cerita rakyat pada zaman dahulu yang menceritakan asal-usul peristiwa sejarah atau tempat. Contoh, cerita tentang Danau Toba atau cerita tentang Gunung Tangkuban Perahu.

(5) Fairy Tale

Kalau di Indonesia, fairy tale dikenal dengan sebutan dongeng. Cerita yang kerap dibacakan kepada anak-anak menjelang tidur. Dongeng sendiri memiliki arti cerita-cerita ajaib yang tidak benar-benar terjadi atau hanya khayalan semata.

(6) Love Story/Romance

Siapa yang suka baca buku kisah cinta? Love story atau cerita romansa merupakan salah satu jenis narrative text yang berfokus pada kisah percintaan. Salah satu cerita cinta terkenal di dunia adalah cerita Romeo and Juliet dan cerita Layla Majnun. 

(7) Text Mysteries dan Horror Stories

Text mysteries biasanya merupakan cerita misteri atau cerita-cerita yang belum diketahui secara pasti. Sedangkan cerita horor merupakan cerita-cerita seram tentang hantu dan makhluk tak kasat mata lainnya.

(8) Adventure Stories

Adventure stories memuat cerita tentang petualangan yang menarik dan menantang. Buat kamu yang suka traveling dan berjelajah, cerita-cerita seperti Sinbad dan Alibaba, cocok untuk kamu baca.

(9) Historical Narrative

Cerita sejarah biasanya memuat tentang kisah atau asal mula fakta kejadian masa lalu yang memiliki nilai sejarah. Di Indonesia sendiri, cerita narasi yang termasuk ke dalam historical narrative adalah Perang Diponegoro.

Photo from Pixabay

Contoh Narrative Text

Once upon a time, in a huge castle, lived a beautiful princess named Carmilla. She was the only child in the family yet she had been forced to obey her father’s rules. She was unhappy most of the time. The king had never let Carmilla leave the castle. Thus, the maid often caught Carmilla crying in the middle of the night. 

One night, Carmilla was sitting in front of her window. Her pretty eyes became blurry with tears. Sally, her maid, couldn’t stand to watch the sadness. She eventually offered Carmilla to watch an opera at Classical Theater. Without hesitation, Carmilla said yes. They sneaked out from the castle at night. The guards had been told to stay quiet while waiting for Sally and Carmilla to come home. 

There, Carmilla saw a mysterious handsome tall man playing violin very beautifully. She began to cry, feeling the music had shaken her every soul. Before the curtain was closed, Carmilla caught the man’s eyes. Cold and dark. She knew from that moment that she was in love.

Night after night, Camilla and Cecilion were getting closer. Everytime Cecilion finished his performance, they met behind the stage. Unfortunately, Sally was fired because one of the guards revealed the secret to the king. From then, Carmilla stopped seeing Cecilion and the king ordered her to marry a prince.

“This world is not fair!” shouted Carmilla. Every night she sat by the window, thinking about Cecilion. But, she had to face her wedding and was forced to forget Cecilion. On the night of her wedding day, she was dressed in all-white, crying silently. Suddenly, she received a letter that surprisingly fell from nowhere. She read it carefully and began to cry louder than before.

The letter told her that Cecilion was a vampire. He loved Carmilla more than anything in his life. He asked for Carmilla’s forgiveness because he had been lying to her about his true identity. He also said that vampires and humans couldn’t possibly be together.

“What on earth should I do? I love him!” asked Carmilla. She would rather die than not having a chance to live with Cecilion. Hence, she decided to end her life by slitting her wrist.

The marriage was a tragedy. A stone-cold Carmilla had already died, lying in her coffin. Cecilion knew that he had to take his only love, Carmilla. After everyone left the church, he flew away with Carmilla’s body and sucked her blood. That way made Carmilla become alive and immortal. Her eyes were red as roses, hair as white as clouds. She reborned. As a vampire.

Since Carmilla’s death, nobody in the castle nor around the village had ever seen her and Cecilion. They both seemed to have disappeared. Although everyone thought exactly they were dead, Carmilla and Cecilion actually lived together. Each night, they were hugging each other by the window. Under the moonlight, they were driven with passionate love. Without rules, without sadness. Forever.

Well, that was it! Kisah tentang vampir dan manusia yang saling jatuh cinta dan akhirnya hidup bersama dengan penuh pengorbanan. Hal yang bisa dipetik yaitu untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan, tentu ada pengorbanan.

Kamu juga bisa kok nulis cerita fiksi atau memahami narrative text lebih dalam lagi. Caranya ya gabung Cakap! Dengan ikutan kursus bahasa Inggris di Cakap, kamu juga akan belajar grammar seperti causative verb, jenis teks lainnya, bahkan sampai cara ngomong yang lancar lho!

Baca Juga:

Tips & Trik E-Book

Lancar Bahasa Inggris Tanpa Buang Waktu Bertahun-tahun

Karyawan yang menguasai bahasa asing dapat potensi 10 – 20% gaji lebih besar.

      #SiapaCakapDiaDapat