Mau Jadi Barista? Ini Tugas, Arti, dan Cara Mendalaminya

barista-adalah

Siapa pun yang mencintai dunia kopi, pasti udah nggak asing dong dengan profesi yang satu ini. Barista adalah salah satu pekerjaan yang berhubungan erat dengan proses pembuatan dan penyajian kopi. Sejalan dengan tren “kopi dan senja” yang kian melambung, profesi barista juga ikut naik daun.

Buat kamu yang suka nongkrong di kedai kopi dan ingin lebih mendalami profesi yang satu ini, yuk merapat dan cari tahu apa itu barista serta tugas-tugasnya!

Apa Itu Barista?

apa-itu-barista
Photo from Pexels

Seperti yang sudah disinggung di atas, barista adalah seseorang yang bertugas untuk membuat dan menyajikan secangkir kopi dengan nikmat. Lebih dari itu, ternyata spesifikasi kopi yang disajikan oleh barista adalah kopi berbasis espresso (kopi pekat). Selain meracik kopi, seorang barista juga harus memiliki kemampuan artistik untuk membuat seni lukis di permukaan kopi yang dibuat. Hal ini biasa dikenal dengan istilah latte art.

For more information, kata barista sendiri berasa dari salah satu kosakata bahasa Italia, yaitu bartender. Seorang yang memiliki keahlian untuk menyajikan berbagai macam minuman, baik kopi, minuman non-alkohol, maupun minuman beralkohol.

Tugas Barista hanya Menyajikan Kopi?

tugas-barista
Photo from Freepik

Sebagian besar orang menganggap bahwa tugas utama seorang barista adalah meracik dan menyajikan kopi di kedai-kedai tertentu. Anggapan tersebut tentu tidak salah, namun kurang lengkap. Karena tugas seorang barista sendiri tidak hanya sebatas itu. Kira-kira apa saja ya? Cari tahu di sini, yuk!

Paham Cara Menggunakan Alat Kopi dan Turut Merawatnya

Sebagai orang yang bertugas meracik dan membuat kopi, barista tentu harus memahami bagaimana cara mengoperasikan alat-alat kopi. Tidak hanya itu, barista juga bertanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya.

Memahami Perbedaan antara Minuman Satu dengan Lainnya

Ini tugas basic yang harus dilakukan dan dipahami oleh barista. Seorang barista harus memahami perbedaan antara minuman yang satu dengan minuman yang lainnya, lengkap dengan cara membuatnya.

Membuat Buih dan Susu Uap untuk Campuran Kopi

Dalam secangkir kopi, biasanya membutuhkan beberapa campuran. Nah, barista juga memiliki tugas untuk membuat buih dan susu uap sebagai campuran kopi. Terutama untuk minuman berbasis espresso.

Memperkaya Skill Seni Melukis di Atas Kopi

Melukis di atas kopi atau juga dikenal dengan latte art adalah salah satu tugas yang dilakukan oleh barista. Hal tersebut dilakukan untuk menambah nilai seni pada kopi yang disajikan. Maka tak heran jika sebelum menjadi seorang barista, biasanya para barista belajar cara membuat latte art terlebih dahulu.

Dapat Berinteraksi dan Berkomunikasi dengan Baik

Memang sebagian besar tugas barista berada di belakang layar, akan tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa sometimes seorang barista juga harus melakukan tugas untuk mengantar minuman kepada pelanggan. Jadi, skill berkomunikasi dan berinteraksi sangat diperlukan saat akan melakukan percakapan di kafe dengan pelanggan.

Cara Menjadi Barista Profesional

cara-menjadi-barista
Photo from Pixabay

 

Siapa nih di antara Sobat Cakap yang ingin menyelami karier di dunia barista atau ingin membuka kedai kopi sendiri? Kalau kamu adalah salah satunya, maka kamu wajib banget nih simak penjelasan berikut!

Belajar tentang Kopi dan Jenis-jenisnya

Bagi seorang barista, kopi adalah jiwa dari pekerjaannya. Maka secara otomatis barista harus paham betul tentang dunia perkopian dan jenis-jenisnya. Cara mudah untuk belajar memahami jenis-jenis kopi adalah dengan rajin mencari informasi di internet atau kamu juga bisa mencari informasi di laman sosial media para barista terkenal. Pasti kamu akan menemukan sesuatu yang menarik dan pengetahuan baru di sana.

Aktif Membaca Buku dan Mengikuti Workshop yang Berhubungan dengan Kopi

Ada pepatah yang mengatakan bahwa “buku adalah jendela dunia”. Melalui buku-buku, kamu bisa menambah wawasanmu tentang kopi dan cara meraciknya. Selain memperbanyak membaca buku, kamu juga bisa mengikuti workshop atau pameran kopi.

Perbanyak Latihan

Cara menjadi barista selanjutnya adalah perbanyak latihan. Tanpa latihan dan pengalaman dalam meracik kopi, kamu tidak akan menjadi barista andal. So, perbanyak latihan dan kalau bisa ambil kelas khusus pelatihan barista untuk pemula.

Tempat Kursus untuk Menjadi Barista Profesional

barista-kopi
Photo from Pixabay

Jika kamu merasa belajar meracik dan menyajikan kopi secara otodidak masih kurang sempurna, maka kamu bisa mengikuti beberapa kursus dan kelas pelatihan untuk menjadi barista profesional. Berikut beberapa tempat kursus atau pelatihan barista yang bisa kamu coba.

Caswell’s Coffee Lab

Untuk kamu yang mau belajar meracik kopi, Caswell’s Coffee Lab bisa menjadi tempat yang bisa kamu pilih. Di tempat ini, ada kelas mencicipi,  meracik kopi, dan membuat latte art bersama para ahli. 

Anomali Coffee

Selain di Caswell’s Coffee Lab, kamu juga bisa mengambil kelas pelatihan meracik kopi di Anomali Coffee. Tidak hanya itu, buat kamu yang tertarik menjalankan bisnis kopi, kamu juga bisa belajar di tempat ini.

Fulcaff Barista Training

Dari namanya saja, sudah dapat dipahami bahwa Fulcaff Barista Coffee merupakan tempat untuk para barista yang ingin mengikuti training atau pelatihan meracik dan menyajikan kopi. Di sini ada banyak pilihan kategori kelas yang bisa diambil, yaitu Barista Training Combo Class, Manual Brew Class, dan Espresso Machine.

Jangan lupa juga untuk kenali dasar-dasar ilmu barista di kelas Upskill jadi barista dan pembahasan dunia kopi. Dari pelatihan tersebut, kamu juga bisa dapat sertifikat, lho. 

Wah menarik sekali bukan pembahasan seputar profesi barista ini? Buat kamu yang ingin membaca banyak artikel seputar career, skill, dan marketing, terus pantengin artikel blog Cakap edisi weekend dan cek secara berkala jadwal kelas Cakap Upskill, ya!

Baca Juga:

Lely
Saya adalah pencinta sastra dan gemar menyelami tulisan-tulisan lama. Saya percaya bahwa “Menulis, menciptakan ide/gagasan, dan berbagi pengetahuan adalah cara untuk tetap ada dalam pusaran sejarah”.