Usaha Laundry untuk Pemula: Jenis, Modal, Cara Memulai Bisnis

Kini sudah banyak ragam bisnis yang dapat kamu jalankan di rumah, usaha laundry adalah salah satunya. Belakangan ini, laundry menjadi salah satu jasa yang banyak dicari. Tak heran jika peluang usaha yang satu ini cukup besar.

Modal usaha laundry tidak harus besar, lho! Bahkan usaha ini bisa kamu dirikan meski dengan modal terbatas. Namun, tentu dibutuhkan strategi yang tepat dalam cara membuka usaha laundry rumahan agar bisa menghasilkan keuntungan maksimal.

Mengapa usaha laundry dapat menjadi bisnis yang menjanjikan? Bisnis laundry adalah penyelamat bagi mereka yang tidak memiliki banyak waktu untuk mencuci pakaian. Kalau kamu ingin tahu bagaimana cara usaha laundry pemula, simak ulasannya berikut ini.

Mengenal Lebih Jauh Usaha Laundry

Secara harfiah, laundry artinya mencuci pakaian atau tempat mencuci pakaian. Laundry adalah usaha di bidang jasa yang menyediakan servis mencuci pakaian dan sejenisnya yang digunakan oleh konsumen. 

Biasanya usaha laundry membutuhkan banyak mesin cuci untuk mencuci pakaian menjalankan layanannya. Oleh karena itu, laundry dianggap sebagai usaha yang memerlukan modal besar. Padahal, tidak harus punya modal besar lho untuk memulai usaha laundry.

Jenis-Jenis Usaha Laundry

1. Laundry Kiloan

Mesin cuci dirancang untuk usaha kecil dan menengah. Kamu sudah bisa membuka usaha laundry kiloan dengan modal dua atau tiga mesin cuci. Perhitungan biaya laundry kiloan berdasarkan jumlah atau berat pakaian yang diberikan oleh pelanggan. 

Sebelumnya, kamu perlu menentukan berapa harga per kilogramnya, usaha tidak terlalu tinggi atau banting harga. Kamu bisa menyesuaikannya dengan kompetitor. Laundry kiloan cocok untuk perumahan, kampus universitas dan dekat kos-kosan.

2. Laundry Koin

Usaha laundry koin membutuhkan modal yang cukup besar karena kamu perlu menyediakan mesin cuci dalam jumlah banyak. Asyiknya, kamu juga bisa menjual berbagai kebutuhan laundry, seperti detergen, deodoran, laundry bag, dan lain-lain.

Konsep laundry koin yaitu self-service. Dengan kata lain, pelanggan dapat mencuci pakaiannya sendiri menggunakan mesin cuci yang kamu sediakan. Mereka harus memasukkan koin untuk mengoperasikan mesin cuci. 

Keuntungan bisnis laundry koin adalah tidak perlu mempekerjakan banyak orang untuk mengurus pakaian. Yang perlu kamu lakukan hanyalah menyewa jasa perawatan mesin cuci secara berkala.

3. Laundry Retail

Laundry retail biasanya lebih serius dalam membersihkan pakaian. Karakteristik laundry retail adalah memiliki kemampuan untuk membersihkan pakaian yang membutuhkan perawatan khusus. Jika kain memiliki noda yang sulit dibersihkan, jasa laundry jenis ini dapat memberikan solusi dengan cara dan peralatan khusus. Laundry ritel seringkali memiliki beberapa lokasi di banyak kota, bahkan kini sudah ada waralabanya.

4. Laundry Industri

Jenis usaha ini menerima jasa laundry untuk partai besar. Siapa Pelanggannya? Tentu saja, perusahaan besar seperti industri, hotel, rumah sakit, dan sejenisnya.

Terkadang beberapa perusahaan atau industri besar tidak dapat membersihkan perlengkapannya sendiri atau memiliki departemen laundry khusus di dalam perusahaannya. Mereka cenderung menggantungkan pada servis diluar perusahaan.

Baca juga : 7 Peluang Usaha untuk Ibu Rumah Tangga yang Punya Anak Kecil

Alasan laundry Banyak Dibutuhkan

Ada beberapa hal yang menjadikan bisnis laundry rumahan benar-benar dibutuhkan masyarakat dan memiliki potensi besar untuk berkembang. Beberapa alasan mengapa masyarakat membutuhkan bisnis laundry adalah: 

  • Dikarenakan jadwal yang padat, orang-orang tidak memiliki waktu untuk melakukan laundry mandiri setiap hari. Meski terkesan sederhana, mencuci pakaian kotor membutuhkan waktu dan tenaga tambahan. Karena aktivitas ini tidak selesai dalam satu tahap saja. Setelah mencuci harus membilas, menjemur, menyetrika, dan melipat. 
  • Dengan pelayanan yang praktis dan hasil yang memuaskan, waktu yang digunakan untuk mencuci pakaian di rumah dapat dimanfaatkan untuk istirahat atau kegiatan produktif lainnya. Hal ini membuat banyak orang memilih laundry dan menggunakan waktu luangnya untuk beristirahat atau bersenang-senang. 
  • Usaha laundry memiliki keahlian lebih dalam membersihkan segala jenis pakaian. Maklum, tidak semua orang paham cara mencuci jaket, jaket kulit, atau bahkan kebaya dengan banyak payet. Oleh karena itu, jasa laundry adalah solusinya.

Keuntungan Usaha Laundry

Laundry termasuk jenis usaha yang menguntungkan. Apa saja sih keuntungan yang bisa didapatkan jika membuka usaha laundry?

1. Mudah Dijalankan

Dengan teknologi mesin cuci yang canggih, pengoperasian laundry tidak memerlukan keahlian khusus, kecuali  pakaian  tertentu. Modal laundry yang dibutuhkan hanyalah ketekunan dan perawatan mesin cuci, bahkan kamu bisa membuka usaha laundry kiloan dari rumah tanpa menyewa tempat lain. Bahkan, kamu bisa mulai dengan sumber daya minimal. 

2. Bisa Dimulai dari Rumah

Usaha laundry tidak membutuhkan ruangan khusus. Kamu bisa memulai bisnis laundry dari rumah tanpa perlu menyewa tempat untuk memulai bisnis yang satu ini. Kamu bisa memanfaatkan ruang beberapa meter di rumah kamu untuk menempatkan mesin cuci dan area menjemur.

3. Demand akan Selalu Ada

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa kebutuhan mencuci pakaian akan selalu ada. Sehingga bisa dikatakan kalau bisnis laundry akan selalu dibutuhkan di setiap hari. 

Kelemahan Usaha Laundry

Sementara itu, beberapa kelemahan usaha laundry adalah sebagai berikut:

1. Bergantung dengan Cuaca

Sebenarnya, kini sudah tersedia mesin pengering yang memudahkan para pebisnis laundry untuk mengeringkan pakaian pelanggannya. Namun alat ini cukup mahal bagi mereka yang baru pertama kali memulai usaha laundry dan belum memiliki pengalaman. Oleh karena itu, tenaga matahari adalah satu-satunya cara untuk mengeringkan cucian yang harus dijemur esok hari. Jika cuaca kurang baik, ini menjadi masalah besar, karena pakaian basah yang tidak benar-benar kering akan menimbulkan bau bahkan bisa rusak.

2. Membutuhkan Ruang Luas

Jika kamu memulai usaha laundry dari rumah, kamu perlu menyiapkan ruangan khusus untuk meletakkan mesin cuci dan peralatan lainnya. Kamu mungkin harus mengorbankan setengah dari luas rumah agar bisnis ini berjalan dengan sempurna. Namun, jika kamu masih menjadi perintis, lahan yang disiapkan tidak perlu terlalu luas.

3. Persaingan Cukup Tinggi

Keuntungan dari bisnis sederhana ini adalah siapa saja bisa membuka usaha laundry dari rumah. Oleh karena itu, jika kamu berencana membuka laundry di sekitar rumah juga, bisa dipastikan banyak pesaing yang telah lebih dulu memulai bisnis ini. Persaingan yang ketat ini perlu diimbangi dengan kemampuan pemasaran dan manajemen yang kuat untuk bertahan di tengah persaingan industri ini.

Cara Membuka Bisnis Laundry

1. Menyiapkan Modal Usaha

Tentunya rincian modal usaha laundry berbeda-beda. Tergantung jumlah mesin cuci dan peralatan yang dibutuhkan saat membuka bisnis. Namun, jika kamu sudah memiliki mesin cuci di rumah, kamu tidak perlu membelinya. Sehingga, modalnya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lainnya. 

Jika kebetulan kamu tidak memiliki semuanya (mesin cuci, deterjen, deodoran, setrika, dan lain-lain), usahakan langsung membeli ke tokonya. Hal ini dilakukan agar kamu mengetahui harga sebenarnya dari barang-barang tersebut. Khusus untuk deterjen dan parfum, lebih baik membeli dalam jumlah banyak, karena harga biasanya bisa jauh lebih murah.

2. Memilih Lokasi Strategis

Usahakan untuk membuka usaha laundry di lokasi yang strategis. Lokasi laundry paling cocok untuk kawasan rumah kost, properti sewaan, apartemen atau di sekitar universitas. Jika rumah yang akan dijadikan tempat usaha sudah ada di kawasan tersebut, berarti sudah tepat. Namun jika rumahmu berada di lingkungan yang kurang strategis, kamu bisa mencoba menyewa tempat. Namun, menyewa tempat ini akan membutuhkan modal tambahan yang cukup banyak.

3. Mempersiapkan Perlengkapan

Keberhasilan usaha laundry didukung dengan persediaan mesin cuci, setrika dan pengering yang berkualitas. Keperluan lain seperti sabun cuci, pewangi pakaian, kemasan plastik dan lain-lain juga harus disediakan. Semuanya juga harus diperhatikan dalam rincian permodalan. 

Jangan heran jika modal awal membuka usaha ini cukup besar. Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya bisnis, kamu pasti akan balik modal, kok!

4. Memahami Cara Mencuci dengan Benar

Banyak orang menganggap bahwa mencuci merupakan  hal sepele, sehingga kebanyakan orang tidak mengetahui atau mengerti cara mencuci yang benar. Jika kamu ingin membuka usaha laundry, sebaiknya sudah mengetahui bagaimana cara mencuci yang benar agar konsumen tidak kecewa dengan pelayanan tersebut. 

Misalnya, setiap jenis kain membutuhkan perlakuan yang berbeda. Ada kain yang tidak bisa dicampur dengan kain lain, ada juga kain yang mudah luntur. Selain itu, kamu perlu memahami cara menghilangkan noda membandel pada pakaian, cara mencuci jeans dengan benar dan lain sebagainya.

5. Memperhitungkan Biaya Operasional secara Matang

Modal yang digunakan pada awal usaha akan digunakan untuk membeli peralatan awal. Namun, biaya operasional berbeda dengan modal. Biaya ini biasanya perlu dibayarkan setiap bulan. Contoh biaya operasional adalah kebutuhan untuk membeli listrik, air, deterjen dan parfum, gaji karyawan (jika digunakan), dan lain-lain.

Ada jenis biaya lain yang tergolong sebagai biaya operasional, yaitu biaya sewa tempat. Hal ini perlu dipertimbangkan jika tempat usaha laundry tersebut tidak berada di rumah kamu sendiri. Lebih baik jika biaya tersebut dipertimbangkan sejak awal.

Baca juga : 9 Kerja Sampingan Online yang Bisa Menghasilkan Uang Tambahan

Itulah beberapa hal tentang usaha laundry yang sekiranya perlu kamu ketahui, terlebih jika kamu tertarik untuk membuka layanan jasa mencuci ini. Seperti yang sudah dijelaskan di awal, peluang bisnis laundry cukup besar, jadi tidak ada salahnya kamu mencoba.

Sebagai penunjang kesuksesan bisnismu, kamu bisa mengikuti kursus online bersertifikat dengan topik Kelas Mengelola Bisnis dari Cakap Upskill. Apa yang mau dikelola dalam bisnis, untuk siapa bisnis ini dikelola, bagaimana cara mengelolanya, siapa saja yang terlibat di dalamnya, dan apa hasil yang harapkan? Temukan jawabannya di kelas ini!

Referensi

  • Qoala
  • Pinhome

Baca juga : 

Lely
Saya adalah pencinta sastra dan gemar menyelami tulisan-tulisan lama. Saya percaya bahwa “Menulis, menciptakan ide/gagasan, dan berbagi pengetahuan adalah cara untuk tetap ada dalam pusaran sejarah”.

Pelajari Sales & Marketing, Leadership, Hingga Customer Service Untuk Tingkatkan Potensi Penjualan

Subcribe untuk Dapatkan Artikel Upskill lengkap.

    Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap

      Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap