Cari Tahu Beda Penggunaan Be, Being, dan Been, yuk!

be, being, been
Cari Tahu Beda Penggunaan Be, Being, dan Been, yuk!

Be, being, dan been merupakan kata-kata bahasa Inggris yang tidak asing lagi bagi kita. Meski demikian, masih banyak yang sulit membedakan penggunaan atau menentukan hubungan ketiganya. Apakah “being” dan “been” merupakan perubahan bentuk dari “be”? Cari tahu jawabannya, yuk! 

1. Be (Verb)

Photo by benzoix – freepik

Dalam bahasa Inggris kata be termasuk dalam golongan auxiliary verb yang memiliki banyak bentuk yaitu am, is, are, was, dan, were. Meskipun sulit diartikan, be sebagai auxiliary verb memiliki fungsi yang sangat penting dalam sebuah kalimat bahasa Inggris. 

Selain itu, kata be sendiri juga merupakan kata kerja (verb) yang berarti “menjadi”. Nah, be sebagai verb ini lah yang merupakan bentuk asal dari being dan been yang akan dibahas selanjutnya. 

Contoh kalimat: 

1. I want to be an independent woman. (Aku ingin menjadi wanita mandiri.)

2. He should be the one who stays with her at this time. (Dia seharusnya menjadi seseorang yang tinggal bersamanya saat ini.)

14 Hari Belajar Bahasa Inggris Gratis di Cakap, Khusus untuk Pengguna Baru

2. Being (Present Participle)

Photo by benzoix – freepik

Being merupakan bentuk present participle atau dari be yang menjelaskan bahwa sesuatu sedang terjadi sementara atau “sedang menjadi”. Penggunaan being biasanya didahului oleh to be seperti am, is, are, was, dan were sehingga dapat berarti terjadi di masa sekarang dan saat ini. 

Contoh kalimat: 

1. You are being silly by saying that you won’t need that money. (Kamu sedang menjadi konyol dengan mengatakan bahwa kamu tidak membutuhkan uang itu.)

2. My phone is being repaired for the broken screen. (Ponselku sedang diperbaiki karena layarnya rusak)

Meski demikian, kata being juga dapat menjadi sebuah kata benda yang artinya “seorang” atau “makhluk”. 

Contoh: A strange being just came out of nowhere, attacking everyone on the plane. (Sesosok makhluk aneh tiba-tiba muncul, menyerang semua orang di dalam pesawat.)

Selain itu, being juga dapat menjadi gerund yang menjelaskan suatu keadaan. Penggunaannya tidak didahului oleh to be seperti being sebagai present participle dari be

Contoh: I don’t like the feeling of being ignored. (Aku tidak suka perasaan diabaikan.)

Kursus Bahasa Inggris di Cakap, Bebas Atur Jadwal Belajar

3. Been (Past Participle)

Photo by benzoix – freepik

Been adalah bentuk past participle dari kata kerja be. Penggunaan kata been biasanya hanya digunakan bersama dengan have/has yang menandakan bahwa suatu “sudah menjadi” dan telah selesai. Selain itu, penggunaan been juga diikuti oleh verb-ing, adjective, atau passive verb

Contoh kalimat: 

1. My mother has been waiting for an hour just to meet me for 10 minutes. (Ibuku telah menunggu selama satu jam hanya untuk bertemu denganku selama 10 menit.)

2. Karina has been a journalist for 5 years before she decided to change her career. (Karina telah menjadi jurnalis selama lima tahun sebelum dia memutuskan untuk mengganti karirnya.)

Perlu diingat bahwa dalam penggunaannya ketiga kata be, being, maupun been bisa jadi bukan bentuk yang berarti “menjadi”. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan kata yang mendahului atau mengikuti ketiganya dalam sebuah kalimat. 

Masih bingung? Ikut kursus bahasa Inggris online di Cakap mungkin bisa membantu kamu untuk memahami penggunaan be, being, dan been. Ada Teachers profesional yang bakal memberimu penjelasan sampai mengerti. Daftar kursusnya sekarang juga, yuk!

Baca juga: 

Hilda
Lulusan Sastra Jepang dengan 4 tahun pengalaman menulis kreatif, terutama di bidang edukasi. Senang mencari tahu dan menjelaskannya kembali lewat tulisan.

Dapatkan E-Book Bahasa Inggris Lengkap, GRATIS!

Belajar Bahasa Inggris gak sesulit Itu loh! Kamu bisa dapatkan tips dan triknya dengan satu langkah mudah, hanya dengan isi data di bawah ini.

      #SiapaCakapDiaDapat