Parallelism: Pengertian, Aturan Penggunaan, dan Contohnya

parallelism

Pernahkah kamu membuat beberapa gabungan kalimat aktif? Dalam membuat gabungan kalimat biasanya diperlukan konstruksi gramatikal dari elemen-elemen yang sama. Kesejajaran atau kesetaraan unsur dalam gabungan kalimat aktif biasanya ditandai dengan conjunction tertentu. Nah, di situlah peran dari parallelism mulai dimainkan.

Secara garis besar, penggunaan parallelism dalam kalimat berfungsi untuk memberikan penjelasan bahwa elemen-elemen atau pola yang membentuk sebuah kalimat gabungan itu merupakan elemen yang setara. Agar pemahamanmu mengenai parallelism lebih dalam dan luas lagi, yuk intip penjelasan selengkapnya di sini!

Apa itu Parallelism?

Parallelism atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan paralelisme adalah penggunaan bentuk sintaksis yang sepadan. Kesepadanan atau kesetaraan struktur tersebut, dicirikan dengan elemen pola gramatikal yang sama. Elemen-elemen tersebut, bisa terdiri dari word (biasanya berupa noun), phrase, atau clause.

Sederhananya, parallelism adalah ide paralel yang harus ada dalam kalimat. Dua kalimat atau lebih dengan tenses atau struktur gramatikal yang berbeda, tidak dapat digabungkan dalam sebuah kalimat. Parallelism bisa kamu temukan dalam karya sastra maupun percakapan atau tulisan sehari-hari.

Teknik parallelism ini dalam bahasa Inggris digunakan untuk memperjelas dan mengefektifkan kalimat.

14 Hari Belajar Bahasa Inggris Gratis di Cakap, Khusus untuk Pengguna Baru

Aturan Penggunaan Parallelism

Saat akan menggunakan parallelism atau parallel structure, kamu perlu memperhatikan beberapa aturannya. Berikut adalah peraturan yang wajib kamu ketahui sebelum membuat kalimat parallelism.

Parallelism pada Elemen yang Dihubungkan Coordinate Conjunction 

Anggota dari coordinate conjunction, yaitu (for, end, nor, but, yet, so, or). Aturan penggunaan parallelism di sini berkaitan dengan elemen penghubung yang mengawalinya. Jika elemen penghubung diawali dengan article (a, an, the) atau preposition (in, on, at, dll), maka article atau preposition tersebut bisa digunakan pada tiap elemen atau hanya pada satu elemen saja.

Contoh;

  • Risa likes gardening, hiking, walking, and cycling. (Risa suka berkebun, hiking, jalan-jalan, dan bersepeda.)
  • On this holiday, Sarah will go to Solo, Bali, and Makassar. (Pada liburan kali ini, sarah akan pergi ke Solo, Bali, dan Makassar.)

Keterangan; pada contoh kalimat yang pertama, empat kalimat digabungkan menjadi bentuk parallelism melalui konjungsi (and) yang hanya digunakan pada elemen terakhir saja.

Kalimat kedua disebut paralel karena tiga kalimat digabungkan menjadi bentuk parallelism melalui proposition “to” yang hanya disebut pada elemen pertama dan penggunaan konjungsi “and” yang hanya digunakan pada satu elemen saja.

Tingkatkan Peluang Kuliah di Eropa dengan Kursus Bahasa Inggris di Cakap

Parallelism pada Elemen yang Dihubungkan Correlative Conjunction

Correlative conjunction merupakan konjungsi yang berpasangan, yang mempunya sifat hubungan timbal balik. Anggota dari konjungsi ini antara lain (not … but, between … and, not only … but also, dll).

Contoh;

  • Galuh not only buys flowers but also buys chocolate cake. (Galuh tidak hanya membeli bunga, tapi juga membeli kue cokelat.)
  • Neither Alex nor Arsen is in the classroom. (Baik Alex maupun Arsen tidak ada di kelas.)

Keterangan; 

Pada contoh kalimat pertama, terdapat dua kalimat , yaitu (1) Galuh buys flowers. (2) Galuh buys chocolate cake. Kedua kalimat tersebut kemudian digabungkan atau dibentuk menjadi parallelism melalui konjungsi (not only … but also).

Pada contoh kalimat kedua, terdapat dua kalimat, yaitu (1) Alex is not in the classroom. (2) Arsen is not in the classroom. Kedua kalimat tersebut digabungkan atau dibentuk menjadi parallelism melalui konjungsi (neither … nor).

Parallelism pada Elemen yang Dibandingkan

Elemen yang dibandingkan atau di-comparison ini biasanya digunakan untuk membandingkan hal satu dengan hal yang lainnya. Kamu bisa langsung mengenali parallelism ini jika menemukan frasa seperti (more than, better than, less than, dll).

Contoh;

  • My laptop is cheaper than my sister’s. (Laptopku lebih murah dari laptop adikku.)
  • I like music more than movies. (Saya suka musik melebihi film).

Parallelism membuat setiap kalimat menjadi lebih efektif dan lebih jelas bukan? Materi ini sangat menarik karena dapat membantumu belajar banyak hal, mulai dari perpaduan konjungsi, juga tenses atau grammar yang digunakan.

Nah, buat kamu yang tertarik belajar bahasa Inggris dengan beragam variasi materi dan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, yuk lekas daftarkan dirimu di kursus bahasa Inggris onlineCakap!

Baca Juga;

Bagikan Artikel Ini

Related Posts

Aplikasi Daring Pertama Belajar Bahasa Dengan Interaksi Dua Arah

#MakinCakap Sekarang!

Download Cakap on Google Play
Download Cakap on The App Store

Kategori

Top Picks