Kuliah Harus Berapa Tahun? Ini Durasi Kuliah D3, S1, S2, dan S3

Perguruan tinggi terbagi menjadi beberapa jenjang, mulai tingkat diploma, yaitu D3 dan D4. Kemudian ada pula S1 (sarjana), S2 (magister), dan S3 (doktor). Lantas, sudah tahukah kamu lamanya kuliah berapa tahun untuk setiap jenjangnya?

Setiap jenjang kuliah memiliki waktu yang berbeda. Hal-hal yang harus dikerjakan di dalamnya juga berbeda. Jika sarjana S1 harus membuat skripsi untuk syarat kelulusan, maka berbeda dengan D3 yang diwajibkan menyusun tugas akhir atau proyek tertentu.

Nah, agar kamu semakin memahaminya, yuk baca sampai tuntas ulasan di bawah ini mengenai lamanya kuliah berapa tahun untuk setiap jenjang perguruan tinggi!

Macam-Macam Perguruan Tinggi

rodnaeproduction on pexels

Di Indonesia, terdapat tiga jenis perguruan tinggi yang telah diatur dalam Undang-Undang, di antaranya pendidikan vokasi, pendidikan akademik, dan pendidikan profesi. Berikut masing-masing penjelasannya.

1. Pendidikan Vokasi

Pendidikan vokasi adalah perguruan tinggi yang cenderung menekankan pemberian ilmu terapan. Apabila kamu ingin fokus mempelajari hal teknis, maka pendidikan vokasi adalah pilihan yang cocok. 

Tujuan dari pendidikan vokasi ini adalah menyiapkan mahasiswanya untuk langsung terjun dalam dunia kerja. Karena, di sini kamu akan lebih banyak diajarkan praktik. Adapun tingkatan jenjang pada pendidikan vokasi adalah sebagai berikut:

  • D1 (Diploma I), lulusan jenjang ini akan mendapatkan gelar AP/Ahli Pratama
  • D2 (Diploma II), lulusan jenjang ini akan mendapatkan gelar A.Ma/Ahli Muda
  • D3 (Diploma III), lulusan jenjang ini akan mendapatkan gelar A.md/Ahli Madya
  • D4 (Diploma IV), lulusan jenjanng ini akan mendapatkan gelar S.Tr/Sarjana Terapan

2. Pendidikan Akademik

Berbeda dengan pendidikan vokasi yang lebih fokus pada persiapan karir, maka pendidikan akademik lebih mengarahkan pada penguasaan, pengembangan, penerapan, hingga penemuan pada suatu cabang keilmuan. 

Sama halnya dengan vokasi, jenjang pendidikan akademik dibagi menjadi tiga, di antaranya sebagai berikut:

  • S1 (Sarjana), jenjang Sarjana mengarahkan pendidikan mahasiswa pada bidang keilmuan tertentu sehingga dapat menerapkannya dalam sehari-hari sesuai kebutuhan
  • S2 (Magister), jenjang Magister lebih mengarahkan pengajaran untuk mengembangkan bidang keilmuan yang diambil
  • S3 (Doktoral), jenjang Doktoral mengharuskan mahasiswa untuk bisa menghasilkan penemuan baru pada bidang keilmuan yang diambil atau ditekuni.

Dari penjelasan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pendidikan akademik cenderung lebih teoritis, di mana mahasiswa akan diarahkan untuk bisa menguasai aspek, analisis, pemahaman konsep sampai penguasaan ilmu.

3. Pendidikan Profesi

Pendidikan profesi dilakukan setelah seseorang setelah menyelesaikan pendidikan Sarjana. Utamanya bagi mereka yang ingin cepat bekerja pada bidang yang membutuhkan lisensi keahlian khusus atau spesialisasi.

Beberapa contoh bidang keilmuan yang menyediakan jenjang profesi, di antaranya yaitu, Perawat, Apoteker, Kedokteran, Akuntansi, dan masih banyak lainnya.

Pada program pendidikan ini, setiap mahasiswa akan diarahkan untuk mempersiapkan skill khusus yang dibutuhkan, mengenal standar kerja di ruang lingkup tertentu, serta memiliki kompetensi dasar untuk berkarir.

Jika kamu ingin tahu jenjang kuliah paling lama berapa tahun, maka program profesi bisa menjadi salah satunya. Karena, kamu hanya perlu menempuh waktu selama kurang lebih 1 tahun untuk menyelesaikannya.

Dalam program profesi, kamu tidak hanya bertujuan untuk menyelesaikan masa studi seperti halnya jenjang lain. Tetapi juga dituntut untuk mengikuti sertifikasi profesi guna mendapatkan pengakuan dari asosiasi profesi.

Lama Waktu Berkuliah

emily ranquist on pexels

Jadi, kamu harus menjalani kuliah berapa tahun untuk menyelesaikannya? Hal ini tergantung dari masing-masing jenjangnya. Berikut penjelasan selengkapnya:

1. Jenjang D3

Jenjang pendidikan D3 banyak dipilih oleh seseorang yang ingin cepat kerja. Jadi, kuliah D3 berapa tahun? Normalnya, jenjang Diploma III ditempuh selama tiga tahun atau enam semester dan harus menyelesaikan sebanyak 112 SKS (Satuan Kredit Semester).

Tetapi, biasanya kampus akan memberikan waktu paling lama untuk menyelesaikan pendidikan D3 selama lima tahun. Sepanjang perkuliahan, mahasiswa D3 akan lebih banyak dihadapkan dengan praktik daripada teori sehingga bisa menciptakan lulusan tenaga siap kerja.

Kamu pasti sudah sering mendengar istilah skripsi sebagai salah satu syarat kelulusan perguruan tinggi? Tetapi, hal tersebut tidak berlaku dalam pendidikan D3, lho. Mahasiswa vokasi tidak diwajibkan menyusun skripsi, melainkan membuat semacam laporan ilmiah tugas akhir.

2. Jenjang D4

Sama halnya dengan D3, D4 termasuk dalam jenjang pendidikan vokasi. Jika D3 membutuhkan waktu 3 tahun untuk menyelesaikan kuliahnya, maka pada D4 kamu harus menambah 1 tahun lagi alias 4 tahun atau 8 semester untuk bisa lulus.

Mahasiswa D4 harus menyelesaikan 114 SKS (Satuan Kredit Semester) dalam waktu 4 tahun tersebut. D4 akan lebih fokus untuk mendalami ilmu-ilmu praktik dan terapan. Pun, tugas akhir yang harus dipenuhi sama dengan program vokasi lainnya yaitu menjalankan kerja praktik serta laporan karya ilmiah. 

Baca juga : Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah di Luar Negeri untuk S1 dan S2

3. Jenjang S1

Kuliah S1 berapa tahun dan berapa semester? Jawabannya, kuliah S1 membutuhkan waktu 4 tahun atau 8 semester untuk menyelesaikan pendidikannya. Namun, lamanya waktu lulus S1 juga tergantung dari jumlah SKS yang diambil oleh mahasiswa.

Namun, umumnya mahasiswa S1 diwajibkan untuk mengambil minimal 144 SKS. Bila kamu mengambil lebih banyak dari ketentuan tersebut, maka bisa saja membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikannya.

Lantas, bila kamu bertanya-tanya, kuliah paling lama berapa tahun untuk S1? Untuk jenjang S1 biasanya mahasiswa diberikan waktu maksimal hingga 6 tahun atau 12 semester untuk menyelesaikan perkuliahannya.

Kendati begitu, tidak selamanya jumlah SKS menjadi faktor lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pendidikannya. Hal ini juga tergantung dari masing-masing individu, bila kamu menjalani perkuliahan dengan serius, maka kesempatan untuk lulus tepat waktu akan lebih besar.

Kuncinya adalah usahakan untuk tidak sering mengulang mata kuliah tertentu. Karena, hal ini yang sering kali menyebabkan seseorang memiliki durasi kuliah lebih lama. Untuk syarat kelulusannya sendiri, mahasiswa S1 wajib menyusun penelitian, atau yang dikenal dengan skripsi.

4. Jenjang S2

Pendidikan S2 disebut juga dengan sekolah Pascasarjana, ini karena S2 ditempuh setelah seseorang berhasil meraih gelar sarjana pada pendidikan S1. Gelar S2 disebut dengan Magister, disingkat dengan huruf “M”, contohnya seperti M.Pd, M.I.Kom, M.E, dan sebagainya.

Lantas, kuliah S2 berapa tahun? Umumnya, pendidikan S2 ditempuh selama 2 tahun atau 4 semester. Namun, ada pula beberapa kampus yang menerapkan waktu pendidikan 1,5 tahun untuk jenjang S2. 

1,5-2 tahun adalah waktu paling cepat untuk menyelesaikan pendidikan S2. Apabila seseorang memerlukan tambahan waktu untuk menyelesaikan studinya, biasanya akan diberi kesempatan maksimal 4 tahun atau 8 semester. 

Untuk S2 sendiri, jumlah SKS yang harus diselesaikan adalah sebanyak 36 SKS. Tetapi jumlah ini tidak tetap, tergantung dari peraturan akademik masing-masing universitas. 

Jika salah satu syarat kelulusan pendidikan S1 adalah membuat skripsi, maka S2 diharuskan membuat tesis. Nah, agar studi S2 bisa selesai tepat waktu, akan lebih baik jika judul tesis ini disiapkan lebih awal.

Baca juga : Tips dan Contoh Wawancara S2 Menggunakan Bahasa Inggris

5. Jenjang S3

Program pendidikan S3 fokus kepada penelitian, pegembangan teori-teori sebelumnya, atau membuat teori baru. S3 menjadi jenjang pendidikan tertinggi yang tentunya beban studi yang diberikan akan lebih mendalam. 

Untuk bisa menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar doktor, mahasiswa S3 harus melakukan riset dengan standar yang layak dipublikasikan sekaligus memberikan sumbangan kecil bagi ilmu pengetahuan yang ditekuni.

Jadi, kuliah S3 berapa tahun? Normalnya, S3 ditempuh minimal selama 3 tahun atau 6 semester. Untuk jumlah kredit semester yang dibebankan kepada mahasiswa S3 adalah sekitar 228-233 SKS. 

Yup, itu dia penjelasan mengenai lamanya kuliah berapa tahun untuk setiap jenjang pendidikan di perguruan tinggi, mulai dari D3, S1, S2, hingga S3. Kini, kamu sudah lebih memahaminya bukan?

Nah, sembari menyelesaikan waktu kuliah yang membutuhkan beberapa tahun tersebut, kamu bisa mengembangkan skill melalui kursus online, lho. Dengan mengunjungi Cakap Upskill kamu dapat memilih beragam course yang menawarkan pelatihan skill sesuai kebutuhan kamu, karena #SiapaCakapDiaDapat.

Referensi

  • coursera.org
  • abound.collage
Hilda
Lulusan Sastra Jepang dengan 4 tahun pengalaman menulis kreatif, terutama di bidang edukasi. Senang mencari tahu dan menjelaskannya kembali lewat tulisan.

Pelajari Sales & Marketing, Leadership, Hingga Customer Service Untuk Tingkatkan Potensi Penjualan

Subcribe untuk Dapatkan Artikel Upskill lengkap.

    Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap

      Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap