Waiter dan Waitress: Arti, Tugas, Gaji, dan Perbedaan Keduanya

Waiter adalah salah satu orang yang akan kamu panggil ketika berada di restoran. Biasanya kamu akan memanggil waiter ketika akan memesan sesuatu. Tapi, tidak jarang kamu mendengar waitress di tempat makan. Apakah keduanya sama? Agar kamu tidak bingung memahami dan mengerti perbedaan waiter dan waitress, pastikan kamu membaca artikel berikut hingga akhir. 

Tidak hanya itu, kamu bisa menemukan berbagai tugas dan tanggung jawab seorang waiters yang ternyata bukan hanya mengantar pesanan makanan dan minuman kamu saja, lho. Yuk intip selengkapnya pada penjelasan kali ini!

Table of Contents

Apa itu Waiter?

Istilah waiter merupakan kata yang berasal dari Bahasa Inggris. Jika diterjemahkan, dalam Bahasa Indonesia waiter adalah pelayan. Sedangkan pengertian waiter adalah profesi yang melayani pesanan makanan, minuman, atau jika ada permintaan yang masih sesuai konteks kepada pelanggan. 

Waiter bisa bekerja di berbagai sektor, di antaranya seperti restoran, tempat makan, restoran kapal pesiar, kafe, dan resto hotel. Lingkup pekerjaan seorang waiters kebanyakan akan berkaitan dengan makanan dan minuman. 

Untuk menjadi seorang waiter, kamu biasanya perlu mengikuti pelatihan atau training terlebih dahulu. Tujuannya tentu untuk memberikan layanan yang berkualitas sesuai SOP dan ketentuan yang dimiliki resto dan tempat kamu bekerja. Training ini diadakan oleh pihak resto, atau bisa juga kamu mengikuti kursus yang diadakan oleh komunitas dan lembaga pelatihan tertentu. 

Bagi pelayan di kapal pesiar, kamu harus mendaftarkan diri terlebih dahulu ke penyedia jasa untuk mendapatkan pelatihan khusus. Karena tidak jarang kebutuhan dari pelayanan yang ada di kapal pesiar akan berbeda dengan yang ada di restoran atau tempat makan pada umumnya. 

Perbedaan Waiter, Waitress, dan Runner

Selain waiter, ada beberapa penyebutan lain yang ternyata memiliki arti hampir mirip namun tetap memiliki perbedaan. Jika diartikan dalam Bahasa Indonesia, waiter umumnya diartikan menjadi pelayan laki-laki sedangkan waitress untuk pelayan perempuan. Keduanya memiliki job description dan tanggung jawab yang sama. 

Istilah lain yang juga sering disamakan dengan waiter yaitu runners. Di restoran atau kafe, runner adalah bagi mereka yang membantu bartender dan waiter dalam membawakan pesanan pelanggan. 

Resto yang memiliki runner biasanya menugaskan waiter sebagai pelayan konsumen secara umum dan melayani pelanggan selain dari sisi makanan. Sedangkan seorang runner hanya bertanggung jawab dalam mengantarkan meletakkan makanan ke masing-masing meja pelanggan sesuai pesanan. 

Seorang runner tidak akan menawarkan menu saat kamu baru datang memasuki resto, karena hal tersebut akan menjadi tanggung jawab seorang pelayan. 

Tugas dan Tanggung Jawab Waiter

Tugas dan tanggung jawab seorang waiter tidak hanya membawakan makanan ke meja pelanggan saja. Kamu bisa mengenali tugas lainnya pada daftar berikut ini.

  1. Melayani pelanggan yang datang secara profesional dan ramah
  2. Memberikan sambutan ramah kepada pelanggan yang datang
  3. Mengarahkan pengunjung ke meja yang kosong
  4. Memberikan buku menu
  5. Memberikan rekomendasi menu makanan yang best seller
  6. Memberitahu promo terhadap makanan
  7. Mencatat menu yang akan dipesan
  8. Memastikan menu yang telah dipesan 
  9. Menyetorkan pesanan ke tim dapur dan kasir
  10. Menyajikan pesanan makanan dan minuman ke meja pelanggan
  11. Membawakan tagihan makanan
  12. Membersihkan alat makan pengunjung 
  13. Memastikan meja siap digunakan untuk pelanggan selanjutnya
  14. Berkoordinasi dengan lead untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang berkualitas

Jam Kerja Waiter

Setiap perusahan dan tempat tentu memiliki peraturannya sendiri-diri terhadap karyawannya, termasuk dalam mengatur jam kerja. Dalam profesi waiter, kebanyakan diberlakukan sistem shifting yang mana waktu bekerja bisa empat hingga delapan jam sehari. Ada dua hingga tiga shift yang ada di sebuah resto, yaitu pagi, siang dan malam. Seorang waiter bisa mendapatkan shift yang berbeda-beda tiap hari. 

Baca juga : Panduan Bahasa Inggris untuk Perhotelan & Tourism

Cara Menjadi Waiter

Jika kamu ingin menjadi seorang waiter, ada beberapa hal yang perlu kamu persiapkan. Berikut ini merupakan skill wajib untuk jadi waiter hingga cara menjadi waiters yang baik di tempat makan atau resto. 

Skill Waiters

Seorang waiter tidak boleh sembarangan dalam melayani pelanggan. Beberapa kemampuan berikut adalah contoh skill waiters yang wajib dimiliki. 

  1. Skill customer service
  2. Komunikasi yang baik dan sopan
  3. Berbahasa asing
  4. Mampu mempersuasi pelanggan
  5. Memiliki penampilan yang sopan dan rapi¡
  6. Berorientasi terhadap detail
  7. Mampu memahami dan mengatur emosi diri dengan baik
  8. Memiliki pengetahuan mengenai produk, makanan, mikunan, dan pelayanan yang ditawarkan dengan baik

Contoh CV Waiters

Melamar posisi waiter di resto atau perusahaan tentu perlu melewati proses rekrutmen. Kamu bisa melamar posisi tersebut dengan contoh CV waiters di bawah ini. 

by Cakeresume

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam membuat CV waiters? Kurang lebih yang dilampirkan sama dengan CV pada umumnya. Tetapi yang perlu ditekankan di sini adalah apa saja pengalaman dan skill yang kamu cantumkan pada lampiran tersebut. Sebaiknya, cantumkan skill yang dibutuhkan oleh seorang waiters seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya. 

Cara menjadi waiters yang baik

Setelah berhasil menjadi seorang waiters, kamu perlu memberikan layanan yang profesional. Selain mengikuti peraturan-peraturan yang telah dijelaskan pada SOP yang berlaku di perusahaan, berikut cara menjadi waiters yang baik dimanapun tempat kamu bekerja. 

  1. Gunakan bahasa dan cara berbicara yang bisa mudah dimengerti orang lain
  2. Jangan berteriak atau terlalu berbisik, mudahkan pelanggan dalam mendengarkan suaramu
  3. Tetap bersikap profesional ketika mendapatkan komplain dari pelanggan
  4. Jangan lupa untuk tetap tersenyum kepada pelanggan
  5. Berikan ruang untuk pelanggan dalam memilih menu yang diinginkan
  6. Hindari menyela perkataan pelanggan
  7. Ulangi daftar pesanan pelanggan setelah selesai memilih menu makanan
  8. Jangan lupa ucapkan maaf dan terima kasih
  9. Jelaskan pada pelanggan menu apa yang sedang kamu sajikan agar mereka mengetahui 
  10. Meskipun harus bersikap ramah, utamakan profesionalitas ketika bertemu dengan pelanggan

Gaji waiters

Gaji seorang waiters akan berbeda-beda di setiap tempat atau jenis restonya. Namun kurang lebih, untuk kawasan kota biasanya range rata-rata gaji waiters restoran yaitu di Rp1.500.000 per bulan. Sedangkan untuk di area kota besar, gaji yang diberikan kurang lebih mulai di Rp2.000.000. Perlu diingat rata-rata gaji tersebut bisa saja berbeda dari yang kamu dapatkan.

Itulah penjelasan mengenai apa itu waiter, perbedaan waiter dan waitress hingga gaji rata-rata seorang waiter dalam satu bulan. Tetaplah bersikap profesional dan ramah terhadap pelanggan. Berikan pelayanan terbaik saat bekerja. Jika kamu belum pernah memulai karir untuk menjadi seorang waiter, ada baiknya untuk mengikuti kursus online menjadi seorang waiters yang baik.

Tidak hanya mempersiapkan skill dan pengetahuan, kamu juga bisa mendalami ilmu bahasa inggris untuk waiter profesional di Cakap untuk meningkatkan value diri. Value tersebut juga bisa menjadi salah satu yang diperhatikan di perusahaan, lho. Yuk mulai bekali diri dengan bahasa Inggris dan skill baru karena #SiapaCakapdiaDapat!

Baca juga : 

Lely
Saya adalah pencinta sastra dan gemar menyelami tulisan-tulisan lama. Saya percaya bahwa “Menulis, menciptakan ide/gagasan, dan berbagi pengetahuan adalah cara untuk tetap ada dalam pusaran sejarah”.

Pelajari Sales & Marketing, Leadership, Hingga Customer Service Untuk Tingkatkan Potensi Penjualan

Subcribe untuk Dapatkan Artikel Upskill lengkap.

    Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap

      Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap