Cakap, Top Choice Learning Platform.   Download Cakap  
Cakap, Top Choice Learning Platform

Cerita Martha: Berawal Iseng Belajar Mandarin, Berujung Tuai Hasil Fantastis

student testimoni Martha

Cerita kali ini datang dari Martha, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah tinggal di Singapura selama kurang lebih 12 tahun. Dipertemukan saat pandemi COVID-19, Martha akhirnya memutuskan untuk mengasah bahasa Mandarin-nya dengan belajar di Cakap. Penasaran cerita lengkap Martha belajar di Cakap? Yuk, ikutin terus artikelnya ya!

Table of Contents

Belajar Mandarin dari Kecil, Tapi gak Berani Menerapkan

Sebelum belajar di Cakap, Martha ternyata sudah belajar bahasa Mandarin dari kecil lho, Sobat Cakap! Tapi meskipun begitu, Martha bercerita kalau dia nggak memiliki keberanian buat terapkan kemampuan bahasa Mandarin-nya selama di Singapura akibat warga asli Singapura yang cenderung kritis dengan kemampuannya.

“Sebelumnya dari kecil, saya sudah pernah belajar Mandarin, tapi nggak pernah dipraktikkan karena di Singapura orang-orangnya suka meremehkan kalau nadanya salah atau nggak benar. Jadi, meskipun sudah lama di Singapura, saya pun nggak terlalu berani untuk praktik,” ungkapnya.

Karena itu, Martha seolah-olah lost contact dengan bahasa Mandarin. Sampai akhirnya dia bertemu dengan Cakap, di mana dia coba belajar bahasa Mandarin untuk pertama kalinya lagi setelah sekian tahun.

Bertemu Cakap saat Pandemi COVID-19

Pandemi COVID-19 yang terjadi di 2020 silam memaksa kita untuk melakukan kegiatan sehari-hari dari rumah secara online. Hal ini juga tak terkecuali bagi Martha. Martha yang saat itu ada di Jakarta dan sedang mengambil cuti dari pekerjaannya jadi memiliki banyak waktu luang untuk dia habiskan. Nah, disitulah dia pertama kali bertemu dengan Cakap.

“Jadi akhirnya, saya memutuskan untuk belajar di Cakap. Lalu saya lihat pilihannya, oh ada Mandarin. Kan dulu sudah pernah belajar waktu kecil, ya mungkin okelah kita bisa touch up lagi,” ceritanya kepada tim Cakap.

Setelah pandemi dinyatakan usai, Martha yang harus kembali ke Singapura akhirnya terpaksa meninggalkan pembelajarannya di Cakap. Namun, akhirnya tahun ini Martha memutuskan untuk melanjutkan kembali pembelajaran bahasa Mandarin-nya di Cakap. 

Memilih Cakap Karena Sistem Pembelajarannya

Alasan Martha memilih belajar di Cakap didukung oleh preferensi pribadinya dalam belajar. Turns out, Martha adalah tipe orang yang prefer untuk belajar online ketimbang offline karena dirasa lebih efisien dan fleksibel. Nah, karena Cakap sudah punya sistem belajar secara online, makanya Martha memutuskan untuk belajar di Cakap. 

Di samping itu, Martha juga menceritakan alasan lain dia memilih Cakap. Saat ini, pembelajaran bahasa Mandarin Martha sudah mencapai level HSK 4, yang bisa dibilang cukup sulit. Banyaknya materi baru yang harus dipelajari membuat Martha kewalahan belajar Mandarin sendiri. Untungnya, ada Cakap to the rescue.

Sistem pembelajaran yang diterapkan Cakap telah banyak membantu Martha untuk menghadapi kesulitannya. Pembagian materi pembelajaran di Cakap dilakukan secara bertahap dan jelas, sehingga Martha tak lagi kesulitan untuk mengikuti alur pembelajaran yang sebelumnya jadi concern utamanya dalam belajar.

Martha juga menyebutkan bagaimana belajar di Cakap sudah membantunya mempraktikkan hasil pembelajarannya secara langsung. Dipandu oleh teacher yang baik, Martha akhirnya bisa menghadapi permasalahan utama yang dihadapinya saat belajar Mandarin selama ini.

Punya Teacher Favorit, Bikin Termotivasi saat Belajar

Selama belajar di Cakap, Martha juga punya teacher favorit, lho! Teacher favorit Martha ada 2, yaitu Laoshi Seri dan Laoshi Vanessa. Alasan Martha memilih mereka sebagai teacher favoritnya adalah karena metode ajarnya. 

Keduanya memiliki metode mengajar yang sedikit berbeda, akan tetapi mereka sama-sama bisa membuat sesi belajar terasa lebih fun tapi tetap efektif. Mereka bisa menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan dan mood Martha saat itu, sehingga atmosfir belajar lebih mendukung dan materi pun lebih mudah dimengerti.

Fun banget, time flies kalau lagi belajar Mandarin sama mereka. They make Mandarin fun,” ungkap Martha lewat ceritanya.

“Cakap Pantas Direkomendasikan ke Orang Lain”

Biasanya, hambatan utama yang dihadapi orang-orang yang mau belajar hal baru adalah kesibukan dan waktu. Martha, yang merupakan seorang pekerja, juga awalnya menghadapi permasalahan ini. 

Tapi setelah ketemu Cakap, Martha nggak lagi khawatir karena sistem belajar Cakap yang fleksibel, membebaskan Martha untuk atur jadwal belajarnya sendiri sesuai dengan jadwal pribadinya. Selain itu, karena kelasnya bisa dilakukan secara online, belajar jadi nggak terbatas di ruangan kelas saja. 

Overall, Martha sangat puas belajar di Cakap dan merekomendasikannya kepada orang-orang yang mau belajar bahasa baru. “Cakap itu sangat membantu untuk orang yang schedule-nya hectic, jadi bisa tetap belajar mau kapanpun aja.”

Sobat Cakap, jangan sampai kesibukan jadi alasan untuk tunda belajar bahasa baru. Dengan sistem belajar di Cakap yang fleksibel, kamu nggak perlu khawatir rutinitasmu jadi terganggu karena kamu bisa bebas atur jadwal belajarmu sendiri. Yuk, segera daftarkan diri kamu di Cakap supaya kamu bisa fasih berbahasa Mandarin seperti Martha! #SiapaCakapDiaDapat

Baca juga:

Cakap
Cakap adalah platform peningkatan keterampilan yang dirancang untuk memberikan pendidikan berkualitas untuk membantumu menguasai keterampilan dan mencapai lebih banyak dalam hidup
Cakap
Cakap adalah platform pembelajaran bahasa asing dan pengembangan keterampilan berbasis digital yang berasal dari Indonesia. Cakap menawarkan kursus Bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Korea melalui kelas online bersama guru profesional lokal maupun internasional. Selain itu, Cakap juga menyediakan pelatihan korporat, pendidikan vokasional, serta program belajar untuk anak-anak (Cakap Kids).