Ingin Anak Jadi Bilingual? Terapkan Strategi Ini

cara membuat anak menjadi bilingual

Menguasai lebih dari satu bahasa kini menjadi semakin penting. Makanya ada banyak orang tua yang melatih anaknya untuk menggunakan setidaknya dua bahasa sejak kecil. Selain menambah skill baru, menguasai dua bahasa atau lebih juga banyak manfaatnya, baik untuk sekarang maupun di masa depan. 

Belajar bahasa dapat meningkatkan kekuatan otak, kemampuan problem solving, fungsi kognitif, dan kreativitas anak. Studi juga menyebutkan bahwa anak-anak yang bilingual biasanya lebih unggul secara akademik. Dengan belajar bahasa asing, Anda juga jadi bisa memperkenalkan budaya lain kepada anak Anda.

Tak hanya itu, menguasai dua bahasa atau lebih juga bisa memberi dorongan bagi masa depan dan karier anak Anda. Dengan menjadi bilingual, anak Anda akan memiliki keuntungan lebih dalam dunia kerja yang kompetitif. Peluang karir yang terbuka juga jadi lebih luas. 

Dengan semua manfaat tersebut, tentu sebagai orang tua Anda ingin anak Anda tumbuh menjadi bilingual atau bahkan multilingual, bukan? Berikut beberapa strategi yang bisa Anda lakukan.

Satu orang tua satu bahasa

source: giphy.com

Misalnya, sang ayah menggunakan bahasa Indonesia sementara sang ibu menggunakan bahasa lain yang ingin diajarkan kepada anak. Jadikan ini kebiasaan sejak anak masih berusia dini.

Terapkan metode ini dalam setiap aktivitas yang Anda lakukan bersama anak, mulai dari makan pagi, berangkat sekolah, hingga membacakan cerita sebelum tidur. Dengan begitu, anak bisa tumbuh terbiasa dengan bahasa asing tanpa lupa bahasa Indonesia. 

Libatkan bahasa dalam berbagai aktivitas menyenangkan

source: giphy.com

Jangan paksa anak untuk belajar bahasa asing layaknya di sekolah. Buat anak Anda tertarik dengan melibatkan bahasa asing dalam berbagai aktivitas yang ia sukai. Misalnya ia suka menonton film, bercerita, membaca, atau bernyanyi.

Belikan fasilitas yang menunjang aktivitas tersebut. Misalnya jika anak Anda suka membaca, belikan buku cerita dalam bahasa Inggris. Jika anak Anda suka bernyanyi, belikan CD lagu anak-anak berbahasa Inggris. Dengan demikian, kosakatanya juga bisa terus bertambah dan ia pun bisa belajar mengekspresikan dirinya dalam bahasa asing layaknya native

Kuantitas dan kualitas

source: giphy.com

Selain mengajak anak berbicara dan beraktivitas menggunakan bahasa lain, pastikan juga anak terus mendapat tambahan kosakata baru sehingga ia bisa semakin mahir. Selain kosakata, ajak juga anak untuk belajar hal-hal dasar seperti struktur dan tata bahasa. 

Agar tidak kaku, Anda bisa menggunakan berbagai sumber yang berbeda seperti film, buku, lagu, video Youtube, atau sumber interaktif lainnya. Pastikan sumber yang Anda pilih merupakan sumber berkualitas. Maka itu, selama anak beraktivitas, sebisa mungkin pantau mereka. 

Perkenalkan juga budayanya

source: giphy.com

Jangan hanya perkenalkan bahasanya, perkenalkan juga budaya dari bahasa tersebut! Ajak anak mengenal sejarah dan budayanya. Pelajari tentang tradisinya, kisah-kisah legenda, makanan-makanannya dan lain-lain.

Jika memungkinkan, ajak anak makan makanan yang berkaitan dengan bahasa yang sedang ia pelajari. Dari sana, anak jadi bisa lebih mengenal dan tertarik dengan bahasa yang ia pelajari. 

Gunakan teknologi

source: giphy.com

Sekarang ini ada banyak sumber yang bisa Anda eksplor. Manfaatkan teknologi internet. Video-video di Youtube, website permainan untuk anak, dan aplikasi-aplikasi interaktif bisa menjadi sarana yang efektif. Tentu dengan tetap membatasi screentime anak ya. 

Selain itu, cara ini juga melatih anak Anda agar lebih terbiasa mencari informasi melalui teknologi atau gadget sehingga memiliki kemampuan literasi internet maupun teknologi. 

Saat ini, bahasa Inggris menjadi salah satu bahasa yang bisa dibilang wajib untuk dikuasai. Jika Anda ingin anak Anda mahir berbahasa Inggris tetapi tidak punya waktu untuk bolak-balik mengantar anak ke tempat les, Anda bisa mendaftarkan anak Anda di Cakap Kids. Cuma IDR IDR 24.950/Sesi. Yuk, klik banner dibawah ini!

Belajar Bahasa Inggris Anak

Dengan jadwal belajar yang fleksibel dan metode yang menyenangkan, anak Anda bisa terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya termasuk juga conversational skill-nya. 

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google