Problem Solving: Soft Skill Paling Penting di Dunia Kerja

problem solving

Guys, aware gak sama suatu masalah dan cara penanganannya? Jangan kalau ada masalah terus kabur. Kamu perlu berpikir logis dan realistis untuk menyelesaikannya kan. Nah, kemampuan itu dinamakan problem solving.

Jadi salah satu soft skill yang penting banget, problem solving menuntut kamu untuk berpikir luas terhadap sudut pandang suatu masalah. Lalu, sebisa mungkin kamu menyelesaikannya dengan adil. Kenapa penting?

Misalnya kamu mau kerja dan bikin contoh portofolio, terus ada sertifikat organisasi. Pasti perusahaan yang dituju mempertimbangkan potensimu. Mereka akan paham kalau kamu pernah ikut organisasi yang membutuhkan kerja sama tim. Dan ketika ada masalah, kamu juga sudah terbiasa menyelesaikannya bersama.

Begitupun saat interview online atau langsung. Kemungkinan kamu diterima bekerja jadi besar kalau bilang kamu menguasai skill problem solving. Cobain aja deh. Dunia kerja itu butuh banget orang-orang yang mampu berpikir kritis seperti itu. Makanya, dari sekarang asah kemampuan yang satu itu yuk. First, you have to

Create a good mindset

source: giphy.com

Mulai sekarang, kalau nemuin masalah jangan pernah mikir sulit. Ataupun gak ingin menyelesaikannya dengan pikiran tenang. Tapi, ubah mindset kamu. Yakinlah bahwa kamu itu mampu menghadapi tantangan apapun. Go for challenges, jangan mundur.

Look from different angles

source: giphy.com

Jangan hanya satu pikiran, tapi gabungkan semuanya. Ajak teman-temanmu untuk diskusi dan minta mereka menyatakan keluhan masing-masing terhadap suatu masalah. Demi mendapat banyak informasi, kamu harus banyak bertanya nih. Usahakan dapat akar masalahnya.

Find the ideas

source: giphy.com

Lalu, lihat dari sudut pandang mereka. Di sinilah seharusnya kamu berpikir kritis dan luas. Lakukan brainstorming dan mind-mapping supaya mempermudah penyelesaian. Dari tiap orang, tanyakan solusi yang menurut mereka cocok. Jangan lupa tiap ide itu dicatat ya.

Are you the one?

source: giphy.com

Setelah menampung seluruh ide dari seluruh pihak, carilah satu yang terbaik. Emang kedengeran sulit, tapi ada tipsnya. Pertama-tama, kamu pikirkan dulu tentang ide tersebut. Apakah bisa menyelesaikan masalah hingga ke akar? Apakah semua pihak setuju untuk merealisasikannya? Berikutnya, pikirkan juga tentang dampaknya. Baik dari budget yang sesuai, waktu, hingga sumber daya. Apakah bisa masalahnya selesai dalam waktu sekian dan sesuai dengan budget sekian? Hal apa yang akan mendukung ide itu? Orang-orangnya siap gak? Seperti itu, guys.

Time to schedule

source: giphy.com

Kalau semua ide udah rapi dipikirkan matang-matang hingga dampak yang ditimbulkan, saatnya kamu diskusi tentang jadwal. Buatlah deadline, misalnya. Supaya pekerjaan selesai pada waktunya dan masalah pun kelar. Jangan lupa untuk memantau kinerjamu beserta teman-temanmu pada saat mengimplementasikan ide.

Focus dan be positive

source: giphy.com

Setelah satu masalah selesai dengan segala hal yang telah dilakukan bersama tim-mu, jangan tinggal diam ya. Teruslah kembangkan ide baru sebagai cadangan. Jadi, ketika ada masalah lain, kamu akan cepat tanggap menyelesaikannya. Intinya, jangan berhenti untuk fokus serta berpikiran positif terhadap adanya tantangan. Everything’s going to be okay asal ada usaha dan semangat!

Kelihatan ribet ya? Tapi padahal nggak kok. Semua itu tergantung cara berpikirmu terhadap suatu masalah. Jangan egois, jangan mau ambil alih sendiri. Pikirkan tentang ide teman-temanmu supaya bisa mencari solusi dengan mudah.

Ternyata memang kemampuan problem solving penting banget, khususnya buat kamu yang berkecimpung di dunia kerja. Dengan berpikir kritis, jadi gak takut terhadap challenge.

Selain soft skill itu, tingkatkan juga yuk skill berbahasa Inggris. Siapa tahu tim kamu bule semua, kan jadi enak kalau lancar ngomong. Belajarnya sama Cakap aja. Gak cuma belajar  bicara, tapi teknik-teknik menulis seperti menulis contoh motivation letter atau teks lainnya dalam istilah bahasa Inggris. Bakalan kamu pelajari dengan seru, percaya deh.

Merasa Kurang Dalam Problem Solving? Asah dengan Cakap Upskill

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google