Pernahkah Kalian Melihat Alat Tulis pada Zaman Dahulu? Ternyata..

Dapakah kalian memiliki alat tulis seperti pulpen dan pensil? Jika kita melihat ke masa lalu, alat yang di sebut pensil dan pulpen tersebut belum lah ada. Akan tetapi ada alat dimana pada saatnya dulu digunakan sebagai alat tulis di berbagai media. Di zaman sejarah dahulu. Manusia menulis di berbagai macam media, ada yang menulis di batu, di daun, dan juga pohon. Akan tetapi di zaman sekarang ini kita sudah memiliki media yang lain yaitu kertas dan buku. Kira kira apa saja alat tulis yang ada di zaman dahulu ya?

Batu Tajam

goingtotehran.com

Alat tulis sudah ada sejak zaman sejarah, berawal dari zaman Batu dimana manusia menulis dengan menggunakan batu yang tajam, batu yang biasa mereka gunakan untuk berburu. Pada zaman itu manusia tidak menulis dengan menggunakan simbol atau alfabet, mereka menggunakan gambar untuk menceritakan keseharian mereka. Pada awalnya mereka menggunakan dinding gua sebagai media untuk menulis. Di tahun 8500 SM, ditemukanlah tanah liat yang mereka gunakan sebagai media baru karena dinding gua tidak dapat dibawa.

Pena Jarum

pinterest.com

Pena jarum ini di temukan pada zaman yunani dulu sekitar 1700 SM. Pena ini berbentuk hampir seperti pena yang kita temui saat ini. Bisa dibilang pena jarum merupakan asal mula bentuk alat tulis yang sering kita temui. Pena jarum ini terbuat dari besi, tulang dan juga gading dan media yang digunakan untuk menilis adalah lempengan kayu dan menggunakan lilin sebagai tintanya. 

Sabak dan Grip

satujam.com

Sabak dan Grip merupakan sepasang alat tulis yang digunakan pada zaman sekolah dahulu. Sabak merupakan media tulis yang sama seperti buku. Sabak terbuat dari batu karbon berbentuk segi empat. Dan Grip merupakan pasangan alat tulisnya. Bentuk dari Grip sangat mirip seperti pensil, akan tetapi Grip hanya dapat digunakan di Sabak saja. Jadi ketika zaman sekolah saat itu seluruh siswa harus membawa batu yang bisa dibilang berat untuk sekolah.

Kapur

todayifoundout.com

Di tahun 90-an, kebanyakan sekolah masih menggunakan blackboard sebagai media untuk ajar mengajar. Pada saat itu, guru masih menggunakan kapur sebagai alat tulis dengan cara digores ke blackboard dan menghasilkan goresan berwarna putih. Kapur ini terkadang membuat kita batuk karena debunya berterbangan ketika digores ke blackboard.

Pena Bulu (Quil)

libbyplummber.com

Pena burung atau yang biasa di sebut Quil adalah pena yang digunakan pada tahun 700-an untuk kegiatan tulis menulis. Jika kita menonton film clasik, kita sering menemukan karakter yang sedang menulis surat menggunakan pena bulu ini. Bulu tersebut diambil dari burung yang hidup di musim semi. Dan biasanya pena ini akan bertahan selama 1000 tahun.

Fontain Pen

Fountain pen ini adalah pena yang berbeda dari pena yang biasanya kita pakai. Pena ini akan mengeluarkan tintanya walau kita tidak menekannya. Oleh karena itu, pena ini menjadi pena yang sulit untuk digunakan karena tintanya bisa saja berserakan di atas kertas di tempat kita nulis. Pena ini diciptakan pada tahun 1700-an, akan tetapi seorang salesman bernama Lewis Waterman yang berkewarganegaraan Amerika Serikat ini memodifikasi pena tersebut dengan menambahkan lubang di tengan mata pena tersebut. Tujuaanya agar tinta yang keluar dari pena tersebut lebih terkontrol.

Nah, tadi itu adalah alat tulis yang digunakan oleh manusia di zaman dahulu. Di zaman sekarang kita telah dimudahkan oleh teknologi. Bahkan pena dan pensil sudah hampir tersingkirkan oleh adanya Smartphone. Hampir seluruh proses pembelajaran di sekolah sudah bersentuhan dengan teknologi. Bahkan kita bisa belajar online tanpa pergi ke sekolah karena adanya teknologi tersebut.

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google