Fadhilah Puasa dan Membaca Al-Quran Oleh Ustadz Masruhin

Fadhilah Puasa dan Membaca Al-Quran Oleh Ustadz Masruhin

Ramadhan adalah bulan penuh hikmah. Begitulah ucap Ustadz Masruhin membuka dakwahnya melalui program Awadah Dakwah Festival 2020 yang tayang di aplikasi Cakap. Ustadz Masruhin membahas mengenai, “Fadhilah Puasa dan Membaca Al-Quran”, dengan membacakan salah satu  hadits dari Rasulullah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wa Sallam :

مَنْ فَرِحَ بِدُخُوْلِ رَمَضَانَ حَرَّمَ اللهُ جَسَدَهُ عَلَى النِّيْرَانِ

Artinya : “Siapa yang berbahagia atas datangnya bulan Ramadhan, maka Allah mengharamkan jasadnya masuk neraka”

Manusia tidak dapat membayangkan betapa besar hikmah yang dimilikinya, selain kewajiban puasa. Bahkan rasa senang atas kehadirannya saja telah menjadi perhatian serius nabi atas keutamaannya, apa lagi yang lainnya. Walaupun pada hakikatnya rasa senang tidak akan berarti apa-apa jika tidak ada proses kelanjutan bagi peningkatan ibadah, yang berujung terciptanya peningkatan ketaqwaan. 

Bulan Ramadhan, bulan Allah (syahr Allah). Penyebutan ini sesuai dengan ragamnya ibadah dan hikmahnya, dengan Allah sebagai penentu bagi lipatan hikmahnya (ganjaran). Hal ini tidak ditemukan pada bulan-bulan lainnya, sehingga sebagai bulan Allah, maka peneguhan diri menyambutnya menjadi keharusan bagi setiap individu, yaitu merespon anjuran-anjuran yang diajarkan agama baik dari al Qur’an, hadits maupun perilaku orang-orang shalih terdahulu (salaf al shalihîn).

Ganjaran pahala di bulan Ramadhan juga dijelaskan dalam hadits berikut :

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَفِي حَدِيثِ قُتَيْبَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ شَهْرَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya : “Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah dan Muhammad bin ‘Abdullah bin Yazid mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Az Zuhri dari Abu Salamah dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan -dalam suatu lafazh yang “Barangsiapa yang melakukan qiyamullail di bulan Ramadhan”- dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dari dosanya yang telah berlalu. Dan, barangsiapa yang melakukan qiyamullail pada malam lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dari dosanya yang telah berlalu.” (Hadits Sunan An-Nasa’i No. 2173)

Ustadz Masruhin juga turut menjelaskan bahwa arti dari qoma merujuk pada waktu malam. Jadi kalau shoma merujuk pada waktu siang dimana orang-orang berpuasa dan qoma merujuk pada waktu malam dimana orang-orang melaksanakan ibadah malam yaitu sholat tarawih. Ketika seseorang melaksanakan tarawih kemudian di setiap raka’atnya ia melakukan muhasabah dan memohon ampunan kepada Allah SWT maka ampunan akan diberikan pada orang tersebut.

Di samping itu, Allah memberikan keistimewaan kepada hambanya yang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Keistimewaan tersebut berupa doa-doa hambanya yang menjadi mustajab. Jika umat Islam tidak memanfaatkan Ramadhan untuk mencari ridho Allah maka akan sangat merugi. “Di dalam banyak hadist disebutkan, orang yang melakukan ibadah pada bulan Ramadhan, kalau dia minta ampunan akan diampuni,” jelasnya.

Membaca Al-Quran juga menjadi satu ibadah yang utama selama bulan Ramadhan. Bahkan satu huruf Al-Qur’an akan memperoleh sepuluh kebaikan

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Artinya : “Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah, baginya satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatgandakan sepuluh. Aku tidak mengatakan ‘alif laam miim’ itu satu huruf, akan tetapi, Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” (HR. Tirmidzi no. 2915).

Ustadz Masruhin menjelaskan lebih dalam mengenai, “Fadhilah Puasa dan Membaca Al-Quran” pada kajian Awadah Dakwah Festival 2020 melalui tayangan video berikut ini.

"Fadhilah Puasa dan Membaca Al-Quran"

Oleh: Ustadz Masruhin

Ikuti Awadah Dakwah Festival secara LIVE, pukul 16.00 WIB dan 21.00 WIB setiap hari selama bulan Ramadhan hanya di aplikasi Cakap, sebuah platform belajar bahasa, mulai dari bahasa Inggris, Jepang, Mandarin dan Indonesia.  

Jangan lupa untuk download aplikasi Cakap untuk dapat terus tonton video Awadah Dakwah Festival setiap hari selama bulan Ramadhan 1441 H. Cari tau di sini untuk jadwal lengkap  Awadah Dakwah Festival 2020.

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google