Yuk, Kenalan dengan Jenis-Jenis Bela Diri dari Cina!

Jenis-Jenis Bela Diri dari Cina

Bruce Lee, Jackie Chan, Jet Li, dan Donnie Yen. Nama-nama ini tentu tak asing di telinga kalian. Jelas, mereka merupakan aktor dari Cina yang terkenal dengan ketangkasan bela dirinya. Namun, tahukah kalian kalau sebenarnya Cina memiliki beragam jenis ilmu bela diri?

Ilmu bela diri Cina atau yang biasa dikenal dengan sebutan Kung Fu berasal dari kata “Gong Fu”. “Gong” berarti “bekerja” atau “berlatih keras”, sedangkan “Fu” yang berarti “waktu yang dihabiskan”. Apabila digabungkan, Kung Fu memiliki makna pembelajaran, keterampilan, atau praktik yang membutuhkan kesabaran, energi, dan waktu. 

Kini, Kung Fu lebih dipandang sebagai olahraga tradisional. Meskipun sudah ada sejak lama, seni bela diri ini tetap memiliki popularitas yang tinggi, baik di negeri tirai bambu sendiri maupun di berbagai negara lainnya. Mulai dari Fist of Fury hingga Ip Man, ada puluhan film yang berkisah tentang seni bela diri Cina. Bahkan, Kung Fu sudah dianggap sebagai representasi dari budaya Cina.

Terdiri dari berbagai macam jenis, masing-masing bela diri Cina memiliki fokus dan metode pelatihan yang berbeda-beda. Sebagian berfokus pada pernapasan dalam dan sirkulasi tubuh. Ada pula yang berpusat untuk meningkatkan kekuatan otot dan anggota tubuh.

Tai Chi

seni bela diri cina
source: giphy.com

Saat mendengar kata “Tai Chi”, mungkin kalian akan teringat dengan wanita paruh baya di taman yang sedang melakukan gerakan-gerakan lambat. Namun, Tai Chi atau Taiji Quan dilakukan baik untuk meningkatkan kesehatan maupun sebagai latihan pertahanan.

Gerakan-gerakan lambat dalam Tai Chi bukan tanpa alasan. Tai Chi memiliki sebuah filosofi yang bermakna. Kekerasan berbenturan dengan kekerasan lain hanya akan melukai kedua belah pihak.

Tai Chi memiliki karakteristik serangan yang mengakumulasi kekuatan, menaklukkan kekakuan dengan fleksibilitas, dan mengalahkan aksi dengan tidak bertindak. Tidak hanya itu, Tai Chi juga banyak digemari oleh orang yang lebih tua karena dapat meningkatkan keseimbangan dan mengurangi stres.

Wing Chun

source: giphy.com

Seperti Tai Chi, Wing Chun juga memiliki filosofi serangan balik. Kalau kalian pernah nonton Ip Man, pasti tak asing dengan adegan Donnie Yen melakukan pukulan-pukulan pada sebuah boneka kayu. Ya, gerakan tersebut merupakan bagian dari Wing Chun!

Wing Chun melibatkan serangan-serangan jarak dekat dan bergulat, yang seringkali dilatih menggunakan boneka kayu. Relaksasi dan ketenangan merupakan pusat dari gaya bertarung Wing Chun. Ilmu bela diri ini meyakini bahwa orang yang unggul dalam bertarung tidak pernah mudah terpancing amarah.

Baji Quan

baji quan
source: giphy.com

Baji Quan berarti delapan pukulan ekstrim. Dibandingkan dengan kedua seni bela diri sebelumnya, Baji Quan memiliki gaya yang lebih kuat dan bertenaga. Ilmu bela diri yang satu ini memiliki gerakan-gerakan jangka pendek dan meledak-ledak.

Selain itu, Baiji Quan juga terkenal dengan serangan sikunya. Taktiknya meliputi membuka lengan lawan untuk melakukan serangan bertingkat, berfokus pada serangan siku, lutut, bahu, dan pinggul.

Shaolin Kung Fu

source: giphy.com

Siapa yang tidak tahu Shaolin. Filmnya begitu melegenda, kuilnya menjadi salah satu destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi oleh para pelancong. Shaolin dianggap sebagai jenis Kung Fu yang paling penting. Merupakan salah satu ilmu bela diri yang tertua dan terbesar, Shaolin pertama kali berkembang di kuil Shaolin, Henan.

Baik latihan fisik maupun mentalnya didasarkan pada filosofi Buddha, dimana para biksunya tidak hanya mempelajari keterampilan Kung Fu, tetapi juga mengembangkan diri mereka melalui ideologi Buddha.

Jenis Kung Fu ini terkenal karena fungsi bela dirinya, pembentukan tubuh, dan atletik. Berdasarkan rekam jejak sejarah, Shaolin memiiki 708 rangkaian keterampilan dan trik, 552 gaya tinju dan keterampilan senjata, serta 72 aksi stunts. Wah, banyak sekali ya!

Mempelajari budaya, sejarah, dan keterampilan seni bela diri Cina yang begitu beragam dan kaya akan nilai-nilai yang mendalam tentu sangat menarik. Mengenal suatu budaya tentu tak terlepas dari bahasa yang digunakan. Jika kamu tertarik dengan Kung Fu, pastinya akan lebih mudah untuk menggali lebih dalam apabila kamu memahami bahasa Mandarin.

Kamu bisa belajar bahasa Mandarin dengan mudah lewat aplikasi Cakap. Caranya mudah, kamu hanya perlu mengunduh aplikasi Cakap di Play Store atau Google Store.

Belajar Bahasa Mandarin Kapan dan Dimana Saja Dengan Aplikasi Cakap.

Setelah itu, kamu bisa langsung mulai kursus bahasa Mandarin online dengan pengajar bahasa Mandarin profesional. Selain itu, kamu juga bisa bergabung di Cakap Expert untuk berdiskusi topik menarik yang bisa membantu kamu belajar bahasa asing dengan mudah.

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google