10 Tips Memilih Pakaian Interview Kerja yang Rapi dan Profesional

Saat menjalani interview kerja, HRD tidak hanya melihat kecakapanmu dalam menjawab pertanyaan. Lebih dari itu, penampilanmu di hari itu juga menjadi salah satu penilaian. Bukan perkara cantik atau tampan, tetapi bagaimana cara kamu berpakaian. Maka dari itu, saat hendak melakukan interview, penting bagi kamu untuk memperhatikan pakaian interview kerja yang sesuai dan terlihat profesional. Jika kamu berpenampilan rapi, maka HRD akan memiliki first impression yang baik.

Sebaliknya nih, kalau kamu berpenampilan kurang rapi dan tampak tidak profesional, mungkin saja HRD akan meragukan kredibilitas kamu. Tenang saja, tidak harus berpakaian mahal atau baru. Yuk simak tips memilih pakaian interview kerja di bawah ini! 

Tips Menentukan Pakaian Interview Kerja

Freepik

Memilih pakaian interview kerja penting untuk diperhatikan. Meskipun bukan aspek utama yang menjadi penilaian, tapi pakaian sangat berpengaruh dengan first impression HR kepadamu.

Selain itu, berpakaian rapi akan membuatmu terlihat profesional. Berikut beberapa tips memilih baju interview kerja wanita dan pria, termasuk pakaian yang tidak boleh dipakai saat interview.

1. Kenakan Kemeja

Kemeja adalah hal yang paling aman untuk dipakai selama wawancara. Kamu bisa memilih kemeja berbahan katun, sifon, flanel, dan sutra. Pilih kemeja yang membuat Kamu merasa nyaman. 

Buka bagian atas kemeja untuk tampilan sederhana namun bersih dan formal. Hindari mengenakan kemeja yang terlalu ketat atau terbuka untuk menjaga kesan formal.

Tetapi kamu juga bisa sesuaikan dengan tempat kerja. Sebenarnya kemeja adalah alternatif terbaik untuk berpakaian sopan. Namun, bila kamu melamar pekerjaan di sebuah cafe, biasanya pakaian untuk interview di cafe lebih santai.

Pakaian bebas rapi untuk interview wanita bisa menggunakan blouse dipadukan dengan celana panjang, pastikan menata rambut agar rapi. Atau jika kamu berhijab, sesuaikan warna hijab dengan pakaian.

Sementara itu, pakaian bebas rapi untuk interview pria bisa menggunakan kaos dan celana panjang. Dalam suasana lebih santai, kamu juga bisa menggunakan celana jeans. Tapi ingat, biar tetap terkesan rapi, hindari kaos oblong.

2. Hindari Memakai Jeans

Sempat disinggung pada poin sebelumnya, kamu bisa saja memakai jeans saat interview kerja di cafe. Apakah boleh interview memakai jeans?

Kamu bisa lihat-lihat situasinya dulu. Celana jeans memang nyaman dikenakan dalam situasi apa pun, tetapi tidak untuk wawancara kerja formal. Bahkan jika kamu menghadiri interview di industri kreatif atau media, pastikan kamu tidak mengenakan jeans. 

Ini karena interview adalah lingkungan yang formal dan kamu juga akan bertemu dengan petinggi perusahaan, jadi sepertinya jeans kurang layak untuk memberikan kesan pertama yang baik.

Interview pakai celana apa? Sebagai alternatif, kamu dapat menggunakan celana bahan,sedangkan untuk wanita bisa memilih menggunakan rok atau celana bahan juga.

3. Kenakan Jas atau Blazer

Memakai blazer adalah salah satu pilihan pakaian interview untuk wanita berhijab, sedangkan jas cocok untuk pria agar terlihat profesional. Blazer atau jas dapat melengkapi penampilan kamu saat interview kerja, karena akan menambahkan kesan profesional saat digunakan. Jika ingin memakai blazer atau jas, pilihlah warna netral atau gelap seperti hitam, putih, navy atau abu-abu.

4. Perhatikan Gaya Rambut

Gaya rambut tidak kalah penting saat melakukan interview kerja. Pastikan rambut kamu rapi dan terlihat profesional. Agar rambut Kamu tetap rapi dan tidak terlihat lusuh, usahakan datang lebih awal dari jadwal interview kerja. Jadi kamu bisa berkaca dan menyisir rambutmu terlebih dahulu atau bisa menggunakan pomade bagi pria agar terlihat lebih rapi lagi.

5. Pilih Motif Pakaian yang Rapi

Hindari  pakaian yang terlalu meriah. Motif pakaian seperti bunga, binatang dan abstrak dapat mengalihkan perhatian pewawancara. Pilihlah motif pakaian yang lebih sederhana seperti garis-garis atau bahkan tanpa pola sama sekali. Apakah interview boleh pakai kemeja kotak-kotak? Boleh saja, asal tetap terlihat sopan, ya.

Baca juga : Panduan Ukuran Foto untuk Melamar Kerja yang Benar dan Profesional

6. Hindari Warna Pakaian Yang Mencolok

Selain motif, warna pakaian juga perlu diperhatikan. Warna baju yang cocok untuk interview kerja adalah jenis warna netral, seperti putih, hitam, atau abu-abu. Sebenarnya bebas untuk memilih warna apapun, asalkan tidak terlalu mencolok. 

Bolehkah interview pakai baju warna hitam? Warna hitam memiliki makna kepemimpinan dan kekuatan. Berikut beberapa makna warna lain yang mungkin perlu kamu ketahui. 

  •  Biru: Memberi kesan kepercayaan, kejujuran, loyalitas, kestabilan dan kehandalan. 
  •  Abu-abu: Memberi kesan profesionalisme, tidak seintimidasi hitam. 
  •  Cokelat: Memberi kesan kepercayaan diri, kehandalan dan fleksibilitas.

7. Memilih Sepatu yang Sesuai

Meski sepatu jarang menjadi perhatian, namun aspek yang satu ini tidak kalah penting. Usahakan untuk memilih jenis sepatu yang formal. Lantas, bolehkah interview pakai sepatu kets? Boleh saja, tapi kalau bisa usahakan warna yang gelap.

Interview pakai sepatu apa?

Untuk wanita, misalnya, Kamu dapat menggunakan sepatu tertutup. Jari kaki yang terlihat di bagian atas sepatu menciptakan kesan tidak formal. Bagi laki-laki, pastikan untuk tidak memakai sandal dan sepatu yang terlalu kotor. Ingatlah bahwa kebersihan adalah salah satu kunci untuk tampil terbaik.

8. Jangan Menyemprot Parfum Berlebihan

Sangat wajar untuk memakai parfum atau cologne sebelum wawancara hanya untuk menyegarkan tubuh dan meningkatkan kepercayaan diri kamu. Namun,  Kamu juga harus memperhatikan jenis parfum yang digunakan.

Hindari memakai parfum yang berbau kuat dan menyengat karena justru dapat merusak suasana wawancara kerja. Selain itu, perekrut mungkin alergi terhadap wewangian tertentu. Jadi sebaiknya pilihlah parfum dengan aroma yang lembut.

9. Jangan Memakai Aksesoris Berlebihan

Aksesoris memang bisa melengkapi dan mempermanis penampilanmu saat melakukan interview. Namun, hindari  aksesoris yang berlebihan, terutama  yang berukuran besar, mencolok, dan mengganggu. 

Memakai sesuatu yang berlebihan dapat mengalihkan perhatian perekrut dan bisa saja terganggu oleh aksesoris. Kamu bisa mengenakan jam tangan atau ikat pinggang, memilih sesuatu yang sederhana, namun tetap tampil elegan.

10. Utamakan Kenyamanan

Hal terakhir yang perlu kamu perhatikan adalah kenyamanan dan kesederhanaan dalam mengenakan pakaian tersebut. Karena jika kamu tidak nyaman saat menggunakan pakaianmu, Kamu tidak bisa fokus dan berkonsentrasi menjawab pertanyaan interview.

Pakaian yang tidak boleh dipakai saat interview

Sebagai kesimpulan, berikut beberapa pakaian yang tidak boleh dipakai saat interview kerja: 

  1. Kaos dan jaket yang terlalu santai
  2. Celana training, celana berbahan kaos dan celana pendek
  3. Aksesoris pakaian yang berlebihan 
  4. Hindari baju dengan warna yang sangat kontras atau mencolok
  5. Tidak disarankan memakai sandal
  6. Aksesoris rambut atau jilbab yang berlebihan
  7. Riasan yang terlalu tebal
  8. Pakaian (baik atasan maupun bawahan) yang terlalu ketat

Baca juga : 20 Contoh Pertanyaan Interview Kerja Terbaru & Cara Jawabnya

Contoh Pakaian Interview Kerja

Berikut adalah gambar beberapa contoh pakaian interview kerja yang sesuai untuk pria dan wanita.

Contoh Pakaian Interview Kerja Pria

contoh pakaian interview kerja untuk laki-laki yang simple
Freepik

Contoh Pakaian Interview Kerja Wanita

contoh pakaian interview kerja untuk perempuan yang sopan dan rapi
Freepik

Contoh Pakaian Interview Kerja Wanita Berhijab

contoh pakaian interview untuk wanita berjilbab
Freepik

Itu dia beberapa tips memilih pakaian interview kerja yang perlu kamu perhatikan. Pakaian mungkin bukan satu-satunya aspek yang menjadi penilaian, bahkan mungkin pengaruhnya tidak begitu besar. 

Akan tetapi, dengan penampilan yang rapi akan menunjukkan bahwa kamu menghargai kesempatan yang diberikan. Selain penampilan, jangan lupa juga datang tepat waktu dan memperhatikan bahasa tubuh, ya.

Agar lebih siap menghadapi interview, terlebih dengan perusahaan multinasional yang biasanya menggunakan bahasa Inggris, kamu bisa mengikuti kelas Cepat Cakap Inggris Khusus Job Interview di Cakap Upskill.

Referensi

  • the balance money

Baca juga : 

Hilda
Lulusan Sastra Jepang dengan 4 tahun pengalaman menulis kreatif, terutama di bidang edukasi. Senang mencari tahu dan menjelaskannya kembali lewat tulisan.

Pelajari Sales & Marketing, Leadership, Hingga Customer Service Untuk Tingkatkan Potensi Penjualan

Subcribe untuk Dapatkan Artikel Upskill lengkap.

    Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap

      Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap