Materi Stand-Up Comedy Ter-PECAH dan Tips Menulisnya

materi stand up comedy
Photo by Pierre Rosa from Pixabay

Stand-up comedy atau lawakan tunggal adalah salah satu jenis pertunjukkan komedi yang sederhana, tetapi selalu berhasil membuat orang tertawa. Apakah ada sobat cakap yang berencana untuk menjadi stand-up comedian atau yang di Indonesia biasa disebut komika? 

Perlu diketahui bahwa meskipun pertunjukannya sederhana, materi stand-up comedy haruslah dipikirkan dan ditulis dengan penuh rencana. Nah, kali ini kita akan mengintip beberapa materi stand-up comedy yang pernah dibawakan oleh beberapa komika terkenal di Indonesia. 

Materi Stand-Up Comedy Populer Komika Indonesia

materi stand up comedy lucu
Photo by KamranAydinov from Freepik

Dalam menyusun materi untuk stand-up comedy, para komika seringkali terinspirasi dari kejadian-kejadian atau hal-hal yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Hal inilah yang membuat tawa penonton pecah, karena punch-line yang tidak terduga. Berikut adalah beberapa contohnya: 

Dodit – Gelar Bangsawan 

Orang jawa punya gelar bangsawan. Gelar bangsawan Jawa untuk perempuan ini ada banyak, yang pertama itu R.A, Raden Ajeng untuk perempuan Jawa yang belum menikah. Raden Ayu untuk perempuan pesan Jawa yang sudah menikah. R.Aditya, Raditya itu orang biasa yang belum menikah. 

 

Kemal Pahlevi – Stand Up Absurd

Gua itu lebih memilih jomblo daripada punya pacar, soalnya pacar gua itu suka marah-marah. “Sayang, kalau aku marah-marah sama kamu itu artinya aku sayang banget sama kamu.” PRREEETT! Di mana-mana marah identik dengan rasa benci! 

Orang tua kita juga suka gitu, suka marah-marah karena katanya perhatian dan sayang banget sama kita. Berarti mulai besok kalau misalnya ada polisi lagi marah-marah, “Woy! Kamu nggak lihat itu lampu merah? Kenapa jalan terus?”, “Pak polisi sayang ya sama saya? Terima kasih loh pak sudah perhatian”. 

Apalagi kalau ada preman, “Serahin uang lo atau lo mati di sini!”, “Wih, men, santai men. Gila itu udah kaya nembak gue men. Aduh, sayang banget gua nggak bisa nerima lo. Nih uang ambil deh. Gua nggak gay men, gabisa, sorry.” 

Apalagi kalau ada orang tawuran, “Mati lo! Mati! Mati!”, “Nikahi gua!”

Temukan Bakat Terpendammu dan Kembangkan Bersama Cakap Upskill

Wira Nagara – Jomblo Sok Kuat

Bulan Februari bulan yang sangat identik dengan cinta, semua orang merayakan terutama yang punya pasangan. Yang nggak punya, kayak saya, ini biasanya paling cepat itu hubungin mantan. Aku punya mantan, bukan mantan pacar, mantan calon pacar, tahu nggak sih? Yang udah putus sebelum jadian, yang sudah nolak sebelum nembak. Yang kita cuma bisa bilang “Aku suka kamu”, dia diam. “Aku sayang sama kamu”, dia diam. “Aku tuh cinta sama kamu,” dia diam. Diam. Diam. Diam-diam nikah sama orang lain. 

Sumpah aku nggak terima banget. Terus aku hubunginnya gini, “Kamu jangan lupa makan ya”. “Emang kenapa kalau aku nggak makan?”, “Ya, nanti kamu sakit”, “Kalau aku sakit kenapa emang?”, “Ya kalau kamu sakit, yang nyakitin aku siapa?”

Itu aku keluar saking nggak terimanya, trus nyalain rokok. Aku tempelin aja ke dada. Sorry, aku menyalakannya dengan api cemburu. Itu yang keluar bukan asap, tapi kepulan-kepulan penyesalan. 

 

Ridwan Remin – Mobil Goyang

Gua kalau juara nggak bakal lupa sama temen-temen, gua kalau terkenal pasti ngajak mereka. Gue pengen nyontoh Bang Panji, bikin tur ajak teman-teman komika yang lain. Atau kayak Cak Lontong, bikin program TV ngajak teman-teman pelawak yang lain. Jangan kayak Om Indro, kerja kok sendirian. Teman-teman WARKOP nggak diajak, Om? Eh, apa Om Indro yang nggak diajak, ya? 

 

Egi Hauw – ABG (Anak Bantar Gebang)

Kenalin gue Egi Hauw, gue ini ABG, Anak Bantar Gebang. Bantar Gebang itu adalah daerah tempat pembuangan sampah terbesar di Indonesia. Nah, gara-gara itu, hal yang sering gue dapatkan sebagai Anak Bantar Gebang adalah dicengin. Kayak, “Eh Gi, lu anak mana?”, “Anak Bantar Gebang”, “Ih pantesan bau sampah lu”, “Lu kalau main sama belatung nggak?”, “Lu kalau mati di daur ulang ya?”. 

Tutorial Menulis Materi Stand-Up Comedy ala Raditya Dika

tutorial menulis materi stand up comedy
Photo captured from Raditya Dika on Youtube

Pada tahun 2016, komika senior Indonesia Raditya Dika pernah membagikan tutorial cara menulis materi stand-up comedy di kanal Youtube-nya. Secara sederhana, ia membaginya menjadi tiga tahap, yaitu

1. Berangkat dari kegelisahan yang sedang dirasakan sehingga ditemukan premis (perasaan negatif atas sebuah subjek)

2. Buat mind-map tentang ide-ide yang bisa dikembangan menjadi materi

3. Rumus menulis materi: set-up atau pengantar (bagian yang nggak lucu), dilanjutkan dengan punchline (bagian lucu yang harusnya bisa membuat orang tertawa)

Bagi kamu yang ingin lebih jago dan mendalami teknik lawanan tunggal alias stand-up comedy, kamu bisa ambil kelasnya di Cakap Upskill, lho. Cari tahu lebih banyak mulai dari melakukan riset materi, hingga teknik-teknik yang dapat digunakan. 

Cakap Upskill adalah platform kursus vokasional yang memungkinkan kamu untuk meng-upgrade skill dan wawasan pun tentang topik tertentu. Kamu bisa mengikuti webinar gratis, atau membeli kelas kursus self-paced untuk materi yang lebih terpadu. Intip kelas Cakap Upskill sekarang, yuk! #SiapaCakapDiaDapat

Baca juga: 

Hilda
Lulusan Sastra Jepang dengan 4 tahun pengalaman menulis kreatif, terutama di bidang edukasi. Senang mencari tahu dan menjelaskannya kembali lewat tulisan.