Kerja Sambil Liburan di Australia? Bisa! Ini Caranya

Kerja di Australia

Liburan tapi digaji? Mau dong! Eh, tapi memangnya bisa? Jelas bisa! Jalan-jalan ke luar negeri itu sebenarnya tidak sulit lho! Asal kalian tahu kiat-kiatnya.

Kalau kalian mendambakan hidup penuh petualangan ke berbagai sudut dunia tapi ingin tetap produktif, work and holiday visa bisa jadi jawaban atas cita-citamu.

Apa itu working holiday visa (WHV)? WHV atau program visa Bekerja dan Berlibur merupakan program visa khusus yang menawarkan izin tinggal bagi para pelancong yang ingin berlibur sembari bekerja. Visa ini memungkinkan kalian para generasi muda untuk mendapatkan pengalaman berharga hidup dan bekerja di luar negeri tanpa perlu mengeluarkan biaya yang mahal.

Selain itu, pengalaman bekerja di luar negeri juga memberikan nilai tambah pada CV dan juga memperluas koneksi kamu. Seru sekali, bukan?

Saat ini, baru Australia dan Selandia Baru saja yang menawarkan WHV untuk warga Indonesia. Pada periode 2019-2020, Australia memberikan kuota tahunan WHV sejumlah 2.500 untuk WNI dan kuota ini akan ditambah 500 orang per tahunnya hingga mencapai 5.000 orang di periode 2024-2025.

Dengan adanya kesempatan ini, kita harus bisa memanfaatkan peluang sebaik-baiknya. Berikut panduan untuk mengajukan aplikasi WHV ke Australia.

WHV Australia Subclass 462

WHV Australia Subclass 462
source: giphy.com

Australia sendiri sebenarnya memiliki dua jenis WHV, yaitu subclass 417 dan 462. Namun, turis Indonesia hanya dapat mengajukan aplikasi untuk visa subclass 462.

Dengan visa ini, kamu tidak hanya bisa bekerja, tapi juga bisa mengikuti kursus selama maksimal 4 bulan! Selain itu, kamu juga bebas untuk keluar masuk Australia. Visa khusus ini berlaku selama 1 tahun dan bisa diperpanjang dengan mengikuti syarat dan ketentuannya.

Beberapa Hal Perlu Kamu Tahu Sebelum Mengurus Visa ke Australia

Persyaratan

Persyaratan
source: giphy.com

Sebelum mengajukan aplikasi, pastikan kamu memenuhi syarat-syaratnya terlebih dahulu ya. Berikut syarat-syaratnya:

  • Berusia 18-30 tahun
  • Tidak membawa anak selama masa tinggal di Australia
  • Memiliki kualifikasi pendidikan tinggi minimal tingkat diploma atau telah menempuh 2 tahun studi di tingkat sarjana
  • Memiliki kemampuan bahasa Inggris, dibuktikan dengan sertifikat IELTS, TOEFL iBT, PTE Academic, atau CAE dengan minimum skor sebagai berikut:
  • IELTS: skor rata-rata minimum 4.5
  • TOEFL iBT: total skor minimum 32
  • PTE Academic: total skor minimum 30
  • CAE: total skor minimum 147
  • Memiliki surat rekomendasi dari pemerintah yang didapat dari Direktorat Jenderal Imigrasi
  • Memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk mendukung kehidupan di Australia dan kembali ke negara asal, ditunjukkan dengan tabungan minimum 5000 AUD (sekitar Rp 48 juta)
  • Memenuhi standar kesehatan  

Baca Juga:

Prosedur Pengajuan Aplikasi

Prosedur Pengajuan Aplikasi
source: giphy.com

Sudah memenuhi syarat-syarat yang dibutuhkan? Satu langkah lagi menuju liburan sambil bekerja di Australia! Tata cara pengajuan aplikasi WHV adalah sebagai berikut:

  1. Menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan, seperti paspor, fotokopi akta lahir, serta dokumen-dokumen yang telah disebutkan di atas. Jangan lupa untuk menerjemahkan seluruh dokumen berbahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah.
  2. Mengisi formulir pengajuan secara online melalui ImmiAccount.
  3. Membayar biaya aplikasi sebesar 485 AUD (sekitar Rp 4,6 juta).

Visamu akan diproses dalam waktu 21-24 hari. Perlu diingat, pemerintah Australia tidak bertanggung jawab untuk memberikan pekerjaan. Jadi, kamu harus berinisiatif untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman yang ingin kamu dapatkan.

Oh ya, program WHV ini bisa diikuti selama beberapa kali lho! Artinya, sepulangnya kamu dari Australia setelah mengikuti WHV, kamu bisa balik lagi dengan mengajukan aplikasi untuk second work and holiday visa. Tentunya dengan mengikuti syarat dan kondisi yang telah ditentukan.

Gimana, tertarik untuk ikut program WHV? Semoga ini bisa menjadi motivasi kalian ya. Sebelum mengajukan aplikasi, kamu bisa ikut kelas Persiapan TOEFL dulu nih di Cakap! Supaya kamu bisa tahu tips dan trik mengerjakan soal TOEFL dan mendapat skor yang memenuhi syarat. Terus semangat belajar, Sobat Cakap!

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google