Yuk Peringati Hari Anak Sedunia dengan Hal Ini!

Hari Anak Sedunia

Hari Anak Sedunia diperingati tiap tanggal 20 November. Hari Anak Sedunia telah diperingati sejak tahun 1954, namun awalnya dikenal sebagai Hari Anak Universal. Kemudian berganti menjadi Hari Anak Sedunia sejak tahun 1990.

Nah, Hari Anak Sedunia diperingati untuk mempromosikan kebersamaan internasional, kesadaran di antara anak-anak di seluruh dunia, dan meningkatkan kesejahteraan anak. Lalu, apa yang bisa dilakukan di Hari Anak Sedunia?

Kegiatan di Hari Anak Sedunia

Dilansir dari situs Unicef, anak muda dan orang tua dapat terlibat di Hari Anak Sedunia. Kira-kira apa yang bisa mereka lakukan?

Anak Muda

source: giphy.com

Pada tahun ini, Unicef mengajak anak muda yang berusia 13-24 tahun dan hobi menggambar untuk ikut berpartisipasi di kegiatan Voice of Youth. Kegiatannya yaitu membuat ilustrasi mengenai masa depan dunia setelah dunia bebas dari pandemi Covid-19.

Cara berpartisipasinya tergolong mudah. Pertama, tentukan tujuan yang penting bagimu. Kedua, buat ilustrasi yang menunjukkan dunia yang ingin kamu bangun. Ketiga, posting melalui Instagram. Terakhir, jelaskan mengapa ilustrasi yang kamu buat itu penting.

Ilustrasi terbaik akan dipajang di akun Instragram Unicef dan beberapa channel lain yang dimiliki oleh Unicef pada tanggal 20 November. Kalau kamu tertarik, jangan sungkan buat unjukin talentamu di kegiatan ini. Kunjungi situs Unicef buat dapet informasi lengkapnya, ya!

Orang Tua

source: giphy.com

Selain anak muda, orang tua juga bisa turut berpartisipasi di Hari Anak Sedunia dengan mengedukasi anak mengenai haknya. Dilansir dari Unicef, hak anak tertuang dalam Konvensi Hak Anak. Berikut ini adalah beberapa poin dalam Konvensi Hak Anak:

No Discrimination

Semua anak memiliki semua hak ini, siapa pun mereka, di mana mereka tinggal, bahasa apa yang mereka gunakan. Tidak ada anak yang harus diperlakukan tidak adil untuk alasan apa pun.

Kebebasan Berpikir dan Beragama

Anak-anak memiliki hak untuk memilih pemikiran, pendapat, dan agama mereka sendiri. Orang tua perlu membimbing anak agar suatu hari nanti anak dapat menggunakan hak ini dengan benar.

Menghormati Pandangan Anak

Anak memiliki hak untuk memberikan pendapatnya secara bebas tentang masalah yang mempengaruhi dirinya. Orang dewasa harus mendengarkan dan menganggap serius anak-anak.

Akses Pendidikan

Setiap anak berhak atas pendidikan. Anak-anak harus didorong untuk mengejar pendidikan sampai tingkat tertinggi. Disiplin di sekolah harus menghormati hak anak dan tidak menggunakan kekerasan.

Itu dia beberapa poin yang tertuang dalam Konvensi Hak Anak. Selain mengedukasi anak, parents juga perlu mengedukasi dirinya sendiri mengenai cara yang tepat dalam membimbing anak selama pandemi.

Berdasarkan survei dari CNN, 42% orang tua mengungkapkan bahwa performa belajar anak menurun selama pandemi. Oleh karena itu, andil orang tua perlu agar anak tetap semangat belajar.

Lalu, cara yang tepat itu seperti apa? Untuk mengetahuinya, parents bisa bergabung di Webinar Hari Anak Sedunia bersama Cakap. Parents bisa dapat solusi langsung dari konselor anak sehingga mudah untuk diterapkan. Yuk daftar sekarang!

Baca Juga:
Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google