Cakap, Top Choice Learning Platform.   Download Cakap  
Cakap, Top Choice Learning Platform

Berbagai Jenis Pola Asuh dan Dampaknya untuk si Kecil

Pola asuh anak
Image by Freepik

Mendidik anak adalah tugas berat yang harus dijalani oleh orang tua, termasuk menentukan pola asuh yang ingin diterapkan. Tentunya tidak semua pola asuh memiliki dampak yang baik untuk pertumbuhan anak sehingga orang tua perlu belajar banyak hal dan memilih yang terbaik. Oleh karena itu, mari mengenal berbagai jenis pola asuh dan dampaknya untuk si Kecil! Yuk, baca artikel ini selengkapnya!

Table of Contents

Pola Asuh Otoriter

Seperti namanya, pola asuh otoriter adalah pola asuh yang menekankan kepatuhan dengan memberikan aturan dan memegang kendali yang tinggi terhadap anak. Pola komunikasi yang terjadi juga hanya satu arah, yaitu dari orang tua ke anak tanpa memberi ruang untuk diskusi dan memikirkan perasaan anak. Orang tua yang menggunakan pola asuh ini mengharapkan anak-anaknya untuk tunduk dan patuh tanpa bantahan.

Jika dijalankan dalam jangka waktu yang panjang, pola asuh ini akan menimbulkan berbagai dampak buruk saat sang anak tumbuh dewasa. Beberapa di antaranya seperti menumbuhkan sifat kurang mandiri, takut mengambil keputusan, sulit mengontrol emosi, agresif, dan pemalu.

Baca selengkapnya: Kenali Pola Asuh Otoriter dan Dampaknya bagi Anak 

Pola Asuh Permisif

Jika pola asuh otoriter terlihat jelas memiliki kecenderungan ke arah negatif, pola asuh yang satu ini memiliki dampak yang cukup berimbang. Orang tua pastinya ingin mengutamakan hubungan yang hangat dan dekat dengan si Kecil. Akhirnya, hal itu membuat orang tua memberikan kebebasan yang luas dan jarang mendisiplinkan sang anak. Sayangnya, hal ini pun dapat berdampak buruk bila dibiarkan terlalu jauh.

Pola asuh permisif akan memberi dampak negatif yang terlalu banyak dimanja, sering menerima “sogokan” seperti mainan, tidak pernah diberi sanksi, dan lain-lainnya. Akibatnya, anak akan tumbuh menjadi orang yang kurang disiplin, berprestasi rendah di akamedik, sulit berempati, dan masalah keterampilan sosial lainnya.

Baca selengkapnya: Pola Asuh Permisif: Contoh & Dampaknya bagi Pertumbuhan Anak 

Pola Asuh Demokratis

Bila berbagai pola asuh sebelumnya berdampak negatif, kali ini pola asuhnya adalah pola asuh yang positif. Pola asuh yang satu ini menerapkan aturan yang jelas dan disesuaikan dengan kebutuhan emosional serta pertumbuhan anak. Seperti namanya yaitu “demokratis”, pola asuh ini membuka ruang diskusi untuk anak mengekspresikan ide, opini, dan perasaan anak.

Manfaatnya, pola asuh ini dapat menciptakan anak yang mandiri, cerdas secara emosional, saling menghormati, dan sukses secara akademi serta sosial. Selain itu, si Kecil juga akan terlatih dalam problem solving, terbiasa berdiskusi secara terbuka, dan menjadi percaya diri.

Baca selengkapnya: Contoh Pola Asuh Demokratis & Manfaatnya bagi si Kecil 

Pola Asuh Helikopter

Selain 3 jenis pola asuh utama yang telah dibahas sebelumnya, terdapat pola asuh turunan seperti yang satu ini. Pola asuh helikopter memiliki kemiripan dengan pola asuh otoriter. Keduanya tidak memberikan kebebasan dan terlalu banyak mengawasi sang anak. Bedanya,  pola asuh helikopter mengintervensi kehidupan anak secara berlebih karena rasa khawatir yang tinggi.

Bentuk intervensi tersebut dapat berupa tidak memberi kesempatan pada anak untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, menentukan pilihannya sendiri, memiliki ruang privasi, dan bentuk posesif lainnya. Dampaknya, anak dapat menjadi tidak percaya diri, tidak mandiri, merasa stres dan tertekan, serta berpotensi menumbuhkan sifat pembohong.

Baca selengkapnya: Pola Asuh Helicopter Parenting dan Dampaknya untuk si Kecil

Itulah dia berbagai jenis pola asuh untuk mendidik anak. Walau demikian, setiap anak dan keluarga memiliki karakteristik yang unik sehingga tidak ada pola asuh yang pasti dapat diterapkan untuk semua anak. Di situlah tanggung jawab orang tua berada untuk merancang pola asuh yang terbaik untuk anaknya.

Selain pola asuh dalam keluarga, perkembangan si Kecil juga dapat didukung menjadi lebih optimal di luar rumah. Di Cakap Kids Academy, si Kecil akan belajar dengan perpaduan kelas bahasa asing, tematik, dan physical education untuk medukung perkembangan kognitif serta motoriknya. Tak hanya itu, si Kecil juga akan melatih kemampuan sosialnya dengan bermain bersama teman sebayanya. Yuk, ajak si Kecil belajar di Cakap Kids Academy karena #SiapaCakapDiaDapat!

Baca juga:

Cakap
Cakap adalah platform peningkatan keterampilan yang dirancang untuk memberikan pendidikan berkualitas untuk membantumu menguasai keterampilan dan mencapai lebih banyak dalam hidup
Cakap
Cakap adalah platform pembelajaran bahasa asing dan pengembangan keterampilan berbasis digital yang berasal dari Indonesia. Cakap menawarkan kursus Bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Korea melalui kelas online bersama guru profesional lokal maupun internasional. Selain itu, Cakap juga menyediakan pelatihan korporat, pendidikan vokasional, serta program belajar untuk anak-anak (Cakap Kids).