Panduan Exit Interview: Daftar Pertanyaan, Cara, dan Manfaatnya

exit interview adalah
Image by DCStudio on Freepik

Exit interview adalah salah satu tahapan yang akan kamu lalui setelah mengajukan resign atau mengundurkan diri dari sebuah perusahan. Biasanya exit interview diadakan setelah kamu melakukan handover pekerjaan kepada penerus dan mengembalikan semua atribut dan fasilitas perusahaan. 

Kali ini Cakap akan membahas segala hal yang perlu kamu ketahui mengenai exit interview, seperti manfaat, cara melakukannya, hingga contoh pertanyaan. Bagi Sobat Cakap yang baru akan pertama kali melakukan exit interview, silakan simak artikel ini sampai akhir, ya! 

Table of Contents

Apa Itu Exit Interview

Exit interview adalah wawancara yang diadakan oleh perusahaan ketika seseorang mengundurkan diri dari suatu posisi di perusahaan tersebut. Sama dengan interview saat rekrutmen, exit interview juga dilakukan oleh bagian HRD di sebuah perusahaan. 

Tujuan dilakukannya exit interview adalah agar perusahaan mendapatkan sudut pandangan baru dari karyawan mengenai pengalaman bekerja mereka. Meski demikian, exit interview tidak berpengaruh pada diterima atau tidaknya keputusan pengunduran dirimu. 

Lantas, kapan exit interview dilakukan? Umumnya exit interview dilakukan dalam hari-hari terakhir bekerja di perusahaan. Ada yang tepat pada hari terakhir bekerja, ada pula yang beberapa hari sebelumnya selama sudah memenuhi ketentuan yang berlaku. 

Sebagian perusahaan memiliki ketentuan khusus untuk exit interview, misalnya dilakukan setelah karyawan menyelesaikan semua urusan administrasi terkait pengunduran diri. Ada pula yang baru bisa dilakukan setelah handover pekerjaan dan pengembalian atribut perusahaan.

cara melakukan exit interview
Photo by MART PRODUCTION

Manfaat Exit Interview

Exit interview adalah hal yang dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak, baik karyawan maupun perusahaan. Adanya exit interview juga dapat membantu memelihara hubungan yang positif antara karyawan dan perusahaan, bahkan setelah mereka mengundurkan diri. 

Manfaat Exit Interview bagi karyawan

Exit interview memberikan karyawan kesempatan untuk mengekspresikan pendapat dan umpan balik yang jujur tentang pengalaman bekerja di perusahaan. Kamu dapat memberikan kritik, saran, dan masukan, untuk perusahaan, maupun rekan kerja, dan tim terkait. 

Selain itu, dengan adanya exit interview, kamu pun dapat merefleksikan pengalaman dan mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditingkatkan untuk pengembangan diri pribadi. Hal tersebut tentunya untuk dijadikan pembelajaran untuk pekerjaanmu selanjutnya. 

Manfaat Exit Interview bagi Perusahaan

Bagi perusahaan, exit interview dapat memberikan masukan yang berharga tentang lingkungan kerja, budaya, dan kebijakan perusahaan. Perusahaan juga dapat melihat ketiga hal tersebut dari posisi karyawan yang secara langsung mengalami dan terdampak oleh hal-hal tersebut. 

Dengan demikian, perusahaan pun dapat mengidentifikasi hal-hal yang perlu dipertahankan, ditingkatkan, atau diperbaiki untuk mempertahankan talenta terbaik di masa depan. Saran dan masukan yang diterima dalam exit interview adalah bahan evaluasi bagi perusahaan. 

Mau Next Level dalam Karier? Upgrade Profesionalitasmu di Cakap Upskill!

Macam-macam Exit Interview

Dalam pelaksanaannya, ada beberapa macam exit interview yang dapat dilakukan. Setiap perusahaan menerapkan format dan jenis exit interview yang berbeda sesuai dengan kebutuhan masing-masing. 

1. Wawancara tatap muka  

Exit interview yang dilakukan secara langsung antara pihak perusahaan dan karyawan yang akan meninggalkan perusahaan. Wawancara ini bersifat terbuka dan dapat dilakukan dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan yang telah disusun sebelumnya atau dengan mengikuti alur pembicaraan yang terjadi secara alami.

2. Wawancara tertulis

Beberapa perusahaan memilih untuk mengirimkan pertanyaan-pertanyaan tertulis kepada karyawan yang akan meninggalkan perusahaan, untuk kemudian dijawab secara tertulis. Exit interview ini bersifat lebih terstruktur dan dapat dilakukan dengan menggunakan kuesioner atau formulir yang telah disiapkan sebelumnya.

3. Wawancara kombinasi 

Wawancara kombinasi adalah exit interview yang paling banyak digunakan karena merupakan gabungan dari exit interview langsung dan exit interview tertulis. Biasanya karyawan akan diminta untuk mengisi kuesioner yang berisi pertanyaan seputar pengalaman kerja. Nantinya dalam pertemukan langsung hal tersebut akan dibahas dan secara lebih detail. 

4. Wawancara fokus grup

Wawancara ini dilakukan dengan cara mengumpulkan beberapa karyawan yang akan resign dalam satu grup, kemudian meminta mereka menjawab pertanyaan bergiliran. Penerapan fokus grup untuk exit interview adalah cara yang memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan banyak masukan dalam waktu yang singkat. 

5. Wawancara daring

Wawancara ini dilakukan dengan menggunakan teknologi internet, seperti melalui video call atau chat online. Wawancara ini memungkinkan perusahaan untuk melakukan exit interview dengan karyawan yang berada di tempat yang jauh atau yang tidak dapat dijangkau secara langsung.

contoh pertanyaan exit interview
Image by pressfoto on Freepik

Cara Melakukan Exit Interview

Bagi Sobat Cakap yang baru pertama kali melakukan exit interview, berikut adalah cara melakukan exit interview yang sebaiknya kamu persiapkan:

1. Persiapkan dirimu dengan baik

Sebelum exit interview, kamu harus mempersiapkan diri dengan baik. Misalnya seperti membaca ulang perjanjian kerja, mempersiapkan data-data yang diperlukan, dan menyusun pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan. Hal ini akan membantu karyawan untuk tampil lebih siap dan percaya diri dalam exit interview.

2. Jawab dengan jujur dan bijaksana

Dalam exit interview, sangat disarankan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dengan jujur, namun tetap memperlihatkan sikap bijaksana dan profesional. Kamu harus menyampaikan pendapat dan umpan balik yang sesuai dengan fakta, tanpa menyebabkan konflik atau menyinggung perasaan pihak lain. 

3. Berikan saran dan usul yang membangun 

Exit interview adalah kesempatan bagi karyawan dapat memberikan saran dan usul yang membangun, seperti ide-ide perbaikan atau inovasi yang dapat dilakukan. Meskipun menyampaikan ketidakpuasan, kekecewaan, atau kritik, akan lebih baik kamu menyertakan solusi agar dapat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan. 

4. Ajukan pertanyaan yang tepat

Biasanya pihak perusahaan akan memberikan kesempatan bagi karyawan yang akan meninggalkan perusahaan untuk bertanya dalam exit interview. Dalam kesempatan ini, kamu bisa bertanya tentang kebijakan perusahaan, peluang karir, dan sebagainya yang ingin kamu ketahui lebih lanjut. 

5. Pertahankan hubungan yang positif

Setelah exit interview selesai, karyawan sebaiknya tetap mempertahankan hubungan yang positif dengan perusahaan serta para karyawannya. Kamu dapat melakukannya dengan menjaga komunikasi yang baik, menjadi referensi yang baik, dan tidak menyebarkan informasi yang tidak benar atau negatif.

Contoh Pertanyaan Exit Interview

Nah, selanjutnya adalah beberapa contoh pertanyaan exit interview yang umum ditanyakan oleh HRD. Perlu diketahui, pertanyaan ini tidak ada hubungannya dengan keputusan boleh atau tidaknya kamu mengundurkan diri, jadi silakan jawab sejujurnya. 

  1. Mengapa Anda memutuskan untuk meninggalkan perusahaan ini?
  2. Apakah ada hal yang tidak Anda sukai dari pekerjaan Anda atau lingkungan kerja di perusahaan ini?
  3. Bagaimana Anda menilai manajemen di perusahaan ini?
  4. Apakah ada hal yang Anda rasakan kurang diperhatikan atau dihargai di perusahaan ini?
  5. Apakah Anda memiliki saran atau usul untuk peningkatan di perusahaan ini?
  6. Bagaimana Anda menilai kebijakan-kebijakan perusahaan dalam menangani karyawan?
  7. Apakah Anda akan merekomendasikan perusahaan ini kepada teman atau rekan Anda sebagai tempat bekerja yang baik?
  8. Apakah Anda memiliki komentar atau tanggapan lain tentang perusahaan ini?
  9. Apakah Anda memiliki pertanyaan lain yang ingin Anda sampaikan sebelum meninggalkan perusahaan ini?
  10. Terima kasih atas waktu dan kesediaan Anda untuk memberikan tanggapan dan saran. Kami menghargai masukan Anda dan berharap Anda akan terus sukses di masa depan. Apakah Anda memiliki pertanyaan lain sebelum kami mengakhiri wawancara ini?

Demikianlah pembahasan mengenai exit interview, mulai dari pengertian, manfaat, macam-macam, cara melakukan, dan contoh pertanyaan yang biasa ditanyakan. Semoga memberi Sobat Cakap pencerahan untuk melakukan exit interview-nya, ya! Good luck! 

Hal selanjutnya setelah exit interview adalah memulai langkah untuk meningkatkan skill agar makin kompetitif dan cemerlang di tempat kerja yang baru. Pilih beragam kursus dari berbagai bidang pekerjaan di Cakap Upskill, yuk! #SiapaCakapDiaDapat

Referensi: 

  • personio.com
  • jobstreet.co.id
  • talenta.co
  • forbes.com

Baca juga:

Hilda
Lulusan Sastra Jepang dengan 4 tahun pengalaman menulis kreatif, terutama di bidang edukasi. Senang mencari tahu dan menjelaskannya kembali lewat tulisan.

Pelajari Sales & Marketing, Leadership, Hingga Customer Service Untuk Tingkatkan Potensi Penjualan

Subcribe untuk Dapatkan Artikel Upskill lengkap.

    Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap

      Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap