Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri saat Interview & Cara Menjawab

kelebihan dan kekurangan diri
Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Salah satu pertanyaan umum yang hampir selalu hadir dalam setiap wawancara kerja adalah mengenai kelebihan dan kekurangan diri. Terutama jika kamu adalah fresh graduate, hal ini sering kali jadi pertanyaan yang cukup menjebak dan bikin gelagapan. 

Kamu mungkin bertanya-tanya buat apa sih tepatnya recruiters menanyakan kelebihan dan kekurangan tersebut. Jawabannya, agar recruiter mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai dirimu dan apakah kamu benar-benar cocok bekerja dengan mereka. 

Meski demikian, bukan berarti kamu harus berbohong atau “menipu” apa terlihat baik, lho. Poin penting yang ingin dilihat di sini adalah bagaimana kamu memanfaatkan kelebihanmu serta bagaimana kamu mengatasi kekurangan yang kamu miliki tersebut. 

Nah, dalam artikel ini akan diberikan beberapa contoh kelebihan dan kekurangan serta bagaimana kamu menjelaskannya. Namun sebelum itu, ada beberapa tips yang perlu kamu intip terlebih dahulu. Check it out! 

Tips Menjawab Pertanyaan Kelebihan dan Kekurangan Diri

tips menjawab kelebihan dan kekurangan
Photo by Sora Shimazaki from Pexels


Secara umum, ada lima hal utama yang harus kamu perhatikan dalam menyampaikan kelebihan dan kekurangan diri pada saat interview

1. Jawab dengan yakin dan percaya diri

Kamu akan memberikan kesan baik pada recruiter ketika menyampaikan kelebihan dan kekurangan dengan yakin dan percaya diri. Kamu akan terlihat sebagai pribadi yang memiliki kesadaran individu serta mengenali potensi dan mengetahui apa yang harus diperbaiki. 

2. Utama kejujuran dan hindari memberi jawaban yang tidak sesuai dengan dirimu

Semua orang pasti ingin terlihat baik dan juga memberikan kesan positif saat interview, namun bukan berarti harus tidak jujur. Sadari bahwa interview adalah proses pengenalan di mana kamu dan perusahaan saling melihat kecocokan satu sama lain. 

3. Jangan memberikan jawaban yang klise dan bertele-tele

Memberikan jawaban yang klise akan memberi kesan bahwa kamu terlalu berusaha untuk disukai. Sementara untuk mengatasi penjelasan yang bertele-tele bisa kamu lakukan dengan berlatih untuk bisa menyampaikan kelebihan dan kekurangan dengan baik. 

4. Usahakan tidak memberi kesan membual ataupun merasa rendah diri 

Menyampaikan kelebihan secara berlebihan akan membuatmu terkesan sombong dan membual. Sementara terlalu dalam menjelaskan kekurangan akan membuatmu terlihat sebagai pribadi yang tidak percaya diri. 

5. Sesuaikan dengan posisi dan pekerjaan yang kamu lamar

Perlu disadari bahwa beberapa kelebihan atau kekurangan mungkin menjadi bumerang bagimu dalam posisi tertentu. Oleh karena itu, wajib hukumnya untuk menyampaikan kelebihan yang relevan serta kekurangan yang tidak menjerumuskan. 

Contoh Jawaban Kelebihan Diri Saat Interview

contoh kelebihan diri
Photo by MART PRODUCTION from Pexels


Dalam menyampaikan kelebihan, ingatlah bahwa kamu harus menyesuaikan kelebihan yang akan kamu ceritakan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Selain itu, penting bagimu untuk memberi contoh kasus bagaimana kamu menggunakan kelebihan tersebut, serta bagaimana kelebihan tersebut bermanfaat bagi pekerjaanmu. 

Berikut adalah beberapa contoh kelebihan diri umum yang mungkin sesuai denganmu dan bisa kamu gunakan. 

1. Memiliki passion dalam bidang yang dilamar

Saat ini banyak recruiters lebih menghargai orang-orang yang memiliki passion dalam suatu bidang sehingga ini akan menjadi kelebihan mencolok. Terutama jika kamu menjelaskan bagaimana passion tersebut membantumu membangun karier yang kamu inginkan. 

2. Dapat berkomunikasi dengan baik

Komunikasi merupakan salah satu faktor penting yang sangat menunjang pekerjaan sehari-hari apapun bidang pekerjaannya. Bagi kamu yang bekerja di bidang penjualan, pelayanan, dan humas keterampilan komunikasi yang baik wajib jadi salah satu kelebihanmu. 

3. Nyaman dengan kerjasama tim dan kolaborasi

Saat ini banyak sekali pekerjaan yang membutuhkan kolaborasi dan kerja sama tim. Sebagian besar recruiter cenderung yang memilih orang dengan kemampuan kolaborasi dan kerjasama tim untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

4. Fleksibel dan adaptif 

Pribadi yang fleksibel merupakan nilai tambah, terutama dalam kultur perusahaan yang masih cenderung berubah-ubah seperti di perusahaan startup. Fleksibel dan adaptif adalah hal yang membuatmu lebih disukai karena berarti dapat menyesuaikan diri dalam berbagai situasi. 

5. Senang mempelajari hal yang baru

Dalam pekerjaan, kita tidak dapat menghindari perubahan serta perkembangan teknologi serta transformasi digital. Jika kamu senang mempelajari hal yang baru, tentunya kamu akan lebih cepat beradaptasi dengan segala perubahan dalam melakukan pekerjaan. 

Jika kamu masih bingung bagaimana menyampaikannya, coba sesuaikan dengan pola umum jawaban kelebihan berikut ini: 

“Saya merupakan orang yang [sebutkan kelebihan]. Dalam bekerja, saya cenderung [jelaskan penerapan kelebihan dalam pekerjaan]. Hal tersebut sangat membantu saya dalam [jelaskan manfaat langsung kelebihan tersebut dalam pekerjaan].

Buat Dirimu Semakin Terampil Bersama Cakap Upskill

Contoh Jawaban Kekurangan Diri Saat Interview

contoh kekurangan diri
Photo by Kindel Media from Pexels


Dalam menyampaikan kekurangan, hindari memasukkan kekurangan yang umum namun fatal seperti sulit untuk tepat waktu atau sulit beradaptasi. Selain itu, sebaiknya kamu juga menghindari kekurangan yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang kamu lamar.  

Agar kamu lebih mengerti, berikut beberapa contoh kekurangan yang umumnya dapat diterima karena tidak begitu fatal. 

1. Terlalu berfokus pada detail

Ketika kamu terlalu berfokus pada detail, kamu cenderung menghabiskan banyak waktu untuk hal-hal yang mungkin tidak begitu penting. Meski demikian, beberapa pekerjaan tertentu justru sangat membutuhkan hal ini.

2. Sulit untuk mengatakan tidak 

Seseorang yang nggak enakan dan sulit mengatakan “tidak” sering kali terkesan tidak tegas dan mudah dimanfaatkan. Meski demikian, hal ini akan cocok untuk lingkungan pekerjaan dan kultur perusahaan tertentu. 

3. Stres jika pekerjaan melampaui deadline

Kelemahan yang satu ini akan membuat recruiter merasa bahwa kamu sangat menghargai deadline dan cenderung tepat waktu. Kamu harus pandai menjelaskan bagaimana kamu mengatasi kelemahan yang satu ini.  

4. Kurang berpengalaman dalam bidang tertentu

Buat kamu para fresh graduate, hal ini bisa kamu sampaikan sebagai kelemahan. Recruiters akan terkesan dengan kejujuran ini, apa lagi jika kamu jelaskan bahwa kamu senang mencari tahu serta mempelajari hal tersebut. 

5. Kadang merasa sulit untuk minta tolong

Masih termasuk dalam sifat nggak enakan, sulit minta tolong seringkali membuat seseorang rentan stress dan overworked. Hal ini masih bisa kamu atasi dengan mengkomunikasikan dengan atasan atau rekan kerja. 

Kamu perlu menjelaskan bagaimana kelemahanmu mengganggumu dalam bekerja, bagaimana caramu mengatasinya, serta keberhasilan solusi tersebut. Contohnya: 

“Saya merupakan orang yang [sebutkan kelemahan]. Dalam situasi [sebutkan situasi] saya cenderung [jelaskan kelemahan berdasarkan kasus/pengalaman]. Meski demikian, saya menyadari bahwa hal tersebut dapat mengganggu pekerjaan, sehingga saya [jelaskan caramu mengatasi kekurangan tersebut]. Saat ini saya sudah lebih baik dalam hal tersebut karena saya [jelaskan keberhasilan solusimu].”

Nah, sekarang kamu sudah mendapatkan penjelasan lengkap tentang bagaimana menjawab pertanyaan interview terkait kelebihan dan kekurangan diri. Interview adalah proses mencari kecocokan, sehingga penting bagimu untuk mengedepankan kejujuran. Semoga bermanfaat, ya! 

Bagi kamu fresh graduate atau yang ingin lebih luwes dalam wawancara kerja, kamu juga bisa mengambil kursusnya di Cakap Upskill, lho. Apalagi jika ada kebutuhan khusus seperti interview bahasa Inggris yang sering bikin deg-degan. Yuk, daftar sekarang! #SiapaCakapDiaDapat

Baca juga: 

Hilda
Lulusan Sastra Jepang dengan 4 tahun pengalaman menulis kreatif, terutama di bidang edukasi. Senang mencari tahu dan menjelaskannya kembali lewat tulisan.

Pelajari Sales & Marketing, Leadership, Hingga Customer Service Untuk Tingkatkan Potensi Penjualan

Subcribe untuk Dapatkan Artikel Upskill lengkap.

    Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap

      Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap