Mengenal Apa itu CEO, Jabatan Tertinggi di Kantor & Tugasnya

ceo-adalah

Setelah sebelumnya pernah membahas tuntas profesi supervisor di kantor, sekarang saatnya membahas pemegang jabatan dan tahta tertinggi di jajaran eksekutif dalam sebuah perusahaan, apalagi kalau bukan CEO. Meskipun istilah CEO sudah sangat familiar dan banyak digunakan, namun masih banyak orang yang belum mengerti betul apa itu CEO, lho.

Nah untuk itu, kamu perlu menambah informasi tentang apa itu CEO, tanggung jawab, dan perbedaannya dengan direktur. So, let’s check this article out!

Apa itu CEO dan Tugasnya

apa-itu-ceo
Photo from Pixabay

CEO adalah seorang yang berwenang untuk membuat keputusan manajerial paling tinggi yang menentukan langkah dan kebijakan perusahaan ke depannya. Kepanjangan CEO sendiri adalah Chief Executive Officer.

Beberapa para ahli, salah satunya Mahbubi (2016) mengatakan bahwa CEO adalah tertinggi dalam manajemen suatu perusahaan yang bertanggung jawab secara penuh terhadap perusahaan secara keseluruhan.

Sebagai orang paling penting di perusahaan, tugas CEO tidak hanya membuat keputusan penting, tetapi juga menangani operasional perusahaan, memimpin perkembangan strategi bisnis, dan mampu melihat potensi kerja sama dengan perusahaan lain.

Dengan tanggung jawab dan tugas CEO yang begitu besar, maka tak heran jika seorang CEO haruslah merupakan pribadi yang profesional dan berkualitas tinggi.

Skill yang Harus Dimiliki CEO

Photo from Pexels

Untuk menjadi CEO, kamu harus memiliki beberapa skill berikut ini:

1. Kreatif dan Inovatif

Skill pertama yang harus dimiliki seorang CEO adalah kreatif dan inovatif. Seorang CEO harus memiliki pemikiran dan ide-ide kreatif yang mampu menciptakan peluang berkembangnya bisnis dalam jangka panjang. Inovasi-inovasi baru yang muncul akan membantu perusahaan berkembang secara progresif.

2. Kemampuan dalam Mengambil Keputusan

Seorang CEO harus memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan. Saat ada keputusan sulit yang harus diambil oleh perusahaan, maka di sanalah CEO mengambil peran dan memperlihatkan kemampuannya dalam mengambil keputusan yang paling tepat bagi perusahaan.

3. Mampu Bekerja Sama, Baik Secara Tim Maupun Kolaborasi

Melakukan kerja sama dengan tim merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa dihindari. Menjadi seorang CEO, berarti kamu tidak bekerja secara mandiri. Terkadang kamu akan bekerja sama dan berkolaborasi dengan pemilik bisnis lain atau C-level lain. Hal tersebut tentu sangat berguna sebagai cara tukar pikir dalam mengembangkan bisnis.

4. Skill Komunikasi Bahasa Inggris yang Kuat

Dengan skill komunikasi bahasa Inggris yang kuat, seorang CEO dapat dengan mudah menjalin kerja sama multinasional dengan perusahaan luar negeri. Oleh karena itu, sebelum kamu bermimpi untuk menduduki jabatan sebagai CEO, pastikan kamu sudah fasih berbahasa Inggris.

Jika masih dalam proses memperlancar bahasa Inggris, kamu juga bisa lho mengikuti kursus bahasa Inggris yang bisa membantu meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggrismu.

Cara Menjadi CEO

cara-menjadi-ceo
Photo from Pixabay

Untuk menapaki jejak karier sebagai seorang CEO mungkin bukanlah hal yang mudah, namun bukan juga tidak mungkin. Berikut ini ada beberapa hal dan cara yang bisa kamu lakukan untuk menaiki tangga karier sebagai seorang CEO.

Pendidikan yang Mumpuni

Pendidikan yang mumpuni menjadi salah satu pintu masuk utama bagi seorang CEO. Karena, sebagai seorang CEO sudah pasti harus memiliki pengetahuan yang luas dan mendalam tentang banyak hal, terutama di bidang bisnis yang digeluti.

Rekam Jejak Perjalanan Karier

Selain pendidikan, perjalanan karier juga menjadi hal yang bisa membawa kamu menjadi seorang CEO. Pengalaman kerja yang baik dan kemampuan menyelesaikan masalah harus dimiliki para CEO. Jika perjalanan kariermu terbukti berjalan dengan memuaskan, maka akan ada kemungkinan besar bahwa kamu akan mendapatkan jabatan yang lebih tinggi, yaitu CEO. 

Karakter dan Kepribadian

Menjadi CEO berarti harus memiliki karakter dan kepribadian yang matang. Tidak perlu menjadi orang lain untuk disukai karyawan dan bawahan di kantor, cukup jadi diri sendiri dan berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Mengapa demikian? Karena menjadi CEO berarti menjadi tumpuan bagi para karyawan sehingga kamu harus memiliki karakter yang kuat dan tidak merugikan orang lain.

Perbedaan CEO dan Direktur

perbedaan-ceo-dan-direktur
Photo from Pexels

Kamu pasti bertanya-tanya, apa perbedaan CEO dan direktur? Istilah CEO biasanya lebih sering digunakan di perusahaan start-up atau perusahaan rintisan.

CEO adalah pemimpin tertinggi dalam suatu perusahaan, sedangkan direktur merupakan orang kedua setelah CEO. Namun, kerap kali dua jabatan ini, CEO dan direktur diemban oleh orang yang sama. Maka dapat dikatakan bahwa sebenarnya CEO adalah istilah untuk menyebut direktur utama atau presiden direktur dalam suatu perusahaan.

Jabatan sebagai CEO tentu menyilaukan mata banyak orang, namun terlepas dari itu ada tanggung jawab besar yang diemban. Nah, buat kamu yang ingin memperlancar perjalanan karier, terus asah skill dan kemampuanmu, ya!

Kamu bisa ikutan webinar-webinar bermanfaat yang bisa menambah ilmu dan pengalamanmu. Cakap Upskill adalah channel terbaik untuk kamu yang sedang mencari webinar dan kelas-kelas pengembangan diri. Yuk, cek jadwal Cakap Upskill terdekat!

Baca Juga:

Lely
Saya adalah pencinta sastra dan gemar menyelami tulisan-tulisan lama. Saya percaya bahwa “Menulis, menciptakan ide/gagasan, dan berbagi pengetahuan adalah cara untuk tetap ada dalam pusaran sejarah”.