8 Cara Meningkatkan Konsentrasi Anak agar Fokus Belajar

cara meningkatkan konsentrasi

Parents, si kecil suka susah fokus belajar kalau sudah lebih dari 15 menit? Tenang aja, itu normal kok. Dilansir dari theschoolrun, anak dibawah 5 tahun hanya bisa fokus sekitar 15 menit. 

Nah biar anak lebih fokus, parents bisa coba beberapa cara untuk meningkatkan konsentrasi.

Engga hanya belajar, konsentrasi merupakan hal paling esensial dalam melaksanakan berbagai kegiatan. So parents, take a pen and write this down!

Cara Meningkatkan Konsentrasi Anak

Mendengarkan Lagu Klasik

source: giphy.com

Mendengarkan lagu klasik sambil belajar kini udah menjadi tren di kalangan anak muda. Tren ini disebut dengan “Mozart Effect” yang diambil dari nama musisi klasik legendaris, Wolfgang Amadeus Mozart. Tapi sebenernya ngaruh gak sih?

Sebuah studi dari University of Windsor di Kanada mengungkapkan bahwa mendengarkan lagu dapat memberikan efek positif pada performa kerja. Riset ini dilakukan pada 56 software developers dari berbagai perusahaan software di Kanada dan para responden mengatakan bahwa mendengarkan lagu sambil bekerja memberikan mood yang positif.

Jadi parents, coba putar lagu klasik ketika anak sedang belajar agar konsentrasi anak meningkat. Engga perlu pusing karena sekarang udah banyak playlist lagu klasik yang cocok untuk didengarkan saat belajar seperti di Youtube dan Spotify.

Baca Juga: 5 Lagu Anak Bahasa Inggris yang Baik untuk Pertumbuhan

Bermain Game

source: giphy.com

Engga sedikit orang yang beranggapan bahwa game bisa kasih pengaruh buruk untuk si kecil. Padahal sekarang udah banyak lho game yang bermanfaat untuk perkembangan si kecil, salah satunya game belajar bahasa Inggris.

Selain itu game juga bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi anak. Sebuah studi dari University of Arkansas mengungkapkan bahwa bermain video game selama satu jam bisa meningkatkan konsentrasi.

Video game seperti apa ya? Nah si kecil bisa diajak bermain video game dengan format mobile online battle arenas (MOBA) seperti League of Legends. Tapi kalau waktunya habis untuk bermain game yang ada malah engga belajar game, jadi tetap dibatasi ya!

Lagi Cari Uang Tambahan? Yuk Gabung CakapMom!

Olahraga

source: giphy.com

Dilansir dari Journal of Adolescence Health, Nadeem KALAK of Universitäre Psychiatrische Kliniken Basel meneliti 51 orang dalam grup lari. Penelitan itu menemukan bahwa anggota grup lari tersebut memiliki kualitas tidur yang baik dan konsentrasi meningkat selama menjalani hari.

Nah selagi olahraga sedang menjadi tren, parents bisa mengajak si kecil untuk berolahraga sehingga si kecil terbiasa berolahraga dari kecil.

Nutrisi yang Cukup

source: giphy.com

Nutrisi yang kita serap ke dalam tubuh juga berpengaruh bagi konsentrasi diri. Dilansir dari PsychologyCompass ada beberapa makanan yang bisa parents kasih guna meningkatkan konsentrasi si buah hati, yaitu blueberi, alpukat, dan sayur-sayuran.

Nah ada juga makanan yang perlu dihindari agar dapat menjaga konsentrasi anak. Makanannya seperti muffin, jus buah, dan daging olahan.

Hindari Dehidrasi

source: giphy.com

Parents, pernah dengar anjuran sehari delapan gelas air putih? Nah anjuran itu maksudnya agar kita dehidrasi sepanjang hari. 

Sebuah studi baru-baru ini dari University of East London mengatakan bahwa meminum air sebanyak 300 ml bisa menambah tingkat konsentrasi kita sebanyak 25%. Kebayang kan kalau si kecil minum lebih dari 300 ml?

Nah oleh karena itu, parents wajib membiasakan anak meminum air putih sejak dini. Ketika anak mulai tidak fokus saat belajar, parents bisa memberikan air putih untuk si kecil agar ia kembali fokus. 

Jangan Biasakan Multitask

source: giphy.com

Dilansir dari Psychology Today, daya pikir seseorang bisa jadi dangkal jika melakukan multitasking secara terus menerus. Jadi terlalu sering multitasking bisa berbahaya bagi kemampuan kita untuk berpikir kritis.

Nah oleh karena itu, parents jangan membiasakan si kecil ya untuk melakukan kegiatan secara bersamaan. 

Ajak Anak Meditasi

source: giphy.com

Kini meditasi udah jadi kebiasaan baru terutama bagi orang-orang yang tinggal di Ibukota. Meditasi dapat membantu untuk menenangkan diri dan melepas stress akibat hiruk pikuk Ibukota.

Parents bisa mengajak si kecil ikut meditasi. Dilansir dari Psychology Today, meditasi melatih kita untuk fokus dan hal tersebut berguna untuk meningkatkan konsentrasi kita dalam melaksanakan suatu kegiatan.

Belum pernah meditasi sebelumnya? Tenang aja, sekarang ada platform yang bisa bantu parents melaksanakan meditasi. Yuk ajak si kecil meditasi!

Belajar Bahasa Asing

source: giphy.com

Banyak manfaat dari belajar bahasa asing salah satunya meningkatkan konsentrasi. Hal ini telah dibuktikan oleh Dr. Thomas Bak. Dalam penelitiannya ia menemukan bahwa anak muda yang menguasai dua bahasa memiliki tingkat konsentrasi yang lebih tinggi dari yang hanya bisa satu bahasa.

Bahasa asing apa yang kira-kira bisa diajarkan untuk si kecil? Parents bisa mulai dengan bahasa Inggris karena memiliki huruf yang sama dengan bahasa Indonesia. Jangan nunggu anak beranjak remaja karena memori anak jauh lebih tajam sehingga akan lebih cepat fasih.

Baca Juga: Seberapa Penting Belajar Bahasa Inggris untuk Anak?

Parents bisa mendaftarkan si kecil ikut les bahasa Inggris agar ia lebih cepat fasih. Nah parents bisa ajak si kecil untuk gabung kelas bahasa Inggris Cakap. Belajarnya engga ribet karena langsung dari smartphone jadi engga perlu keluar rumah deh.

Takut mahal? Tenang aja, parents bisa gabung CakapMom dan bakal dapet potongan harga hingga 2.4 juta. Selain itu, parents juga bisa lho dapet uang tambahan dengan gabung CakapMom. Yuk gabung sekarang juga!

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google