Belajar Berpikir Kritis? Bisa Banget!

Berpikir Kritis

Menurut World Economic Forum, critical thinking atau berpikir kritis merupakan salah satu dari Top 10 Skills di tahun 2020. Berpikir kritis dapat meningkatkan kemampuan kita dalam menganalisis dan mengekspresikan ide-ide yang kita miliki. 

Untuk menjadi seseorang yang berpikir kritis, skill yang satu ini bisa kamu asah kok! Gimana caranya? Brace yourself, yuk simak dulu!

Apa itu Berpikir Kritis?

source: giphy.com

Seseorang yang berpikir kritis merupakan seseorang yang active learner dibanding hanya menerima informasi secara pasif. Berpikir kritis berarti mempertanyakan ide-ide dan asumsi yang ada dibanding hanya menelannya mentah-mentah. Berpikir kritis juga berarti kamu akan selalu mencari tahu ide, fakta, atau argumen akan suatu hal untuk menemukan solusinya.

Bisa dibilang, berpikir kritis adalah kemampuan untuk berpikir secara rasional dan jelas dalam memahami koneksi logis antar berbagai ide. Ketika kamu berpikir kritis, kamu memikirkan solusi terbaik dalam suatu permasalahan secara terorganisir.

Cara Berpikir Kritis

source: giphy.com

Untuk mendalami kemampuan yang satu ini, yuk cobain langkah-langkah berikut!

Ada Pertanyaan? Identifikasikan!

Break down pertanyaan atau informasi yang kamu dapatkan. Misal, kamu diberi tahu bahwa kebanyakan tidur itu nggak baik buat kesehatan. Padahal, tidur merupakan kegiatan istirahat bukan? Apalagi kalau sudah weekend, wah, enak banget pasti tidur lama.

Dengan berpikir kritis, kita akan mencari tahu fakta lebih dalam mengenai dampak kebanyakan tidur. Semakin detail fakta yang kamu dapat, semakin mudah juga untuk menemukan jawabannya.

Analisis dan Evaluasi Fakta yang Kamu Dapat

Pastikan ya, fakta yang kamu dapat itu bisa dipercaya. Misal, hipotesis awalnya adalah tidur terlalu lama itu nggak baik untuk kesehatan. Ternyata, menurut Health Line, hypersomnia atau kebanyakan tidur masalah kesehatan seperti anxiety, permasalahan ingatan, pusing, hingga sakit punggung. 

Di sisi lain, menurut Harvard Health, kebanyakan tidur bukannya bikin kamu makin semangat dan segar, tapi kamu malah jadi lemas dan nggak bermotivasi. Cari banyak fakta dari berbagai sumber juga dapat menjadi pertimbangan kamu dalam berpikir kritis.

Identifikasi Asumsi

Kalau kamu berasumsi banyak tidur adalah kegiatan yang baik, make sure pandangan kamu ini nggak menjadi bias ketika mencari jawaban sebenarnya ya! Pastikan sumber-sumber yang kamu dapatkan nggak bias juga.

Saring Informasi yang Sesuai

Yup, jangan sampai semua informasi kamu telan mentah-mentah. Apakah informasi tersebut sesuai dengan masalah yang sedang kamu coba cari solusinya? Atau malah melenceng jauh dari solusi yang seharusnya kamu simpulkan?

Buat Kesimpulan

Kesimpulan adalah bagian akhir dari berpikir kritis dimana kamu menarik benang merah dari fakta yang kamu sudah dapatkan. Kamu dapat menyimpulkan bahwa ternyata memang benar kebanyakan tidur itu nggak sehat. Tapi, kenapa kamu bisa mengalaminya? 

Misalkan, ternyata berdasarkan identifikasimu, kamu oversleep karena  terlalu lelah, nggak punya jadwal tidur yang sehat, dan keseringan main handphone. Dengan kamu telah mengetahui hal tersebut, kamu bisa susun solusinya, seperti disiplin dengan jadwal tidur, mematikan HP sebelum tidur, dan pay attention dengan kegiatan kita sehingga nggak overwork.

Gak Cuman Critical Thinking,

Kamu Bisa Asah Skill Lain di Cakap Upskill!

Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis? Bisa!

source: giphy.com

Strateginya gampang banget. Ketika kamu dihadapi dengan suatu hal, coba tanya pertanyaan-pertanyaan seperti:

“Kenapa ini bisa terjadi?”

“Apa yang mau aku lakukan dengan hal ini?”

“Apa yang akan aku dapatkan dari ini?”

Selain itu, gunakan juga akal sehat atau common sense ya. Pertimbangkan jika kamu dihadapi dengan hal A, apa yang akan sekiranya terjadi, dan kira-kira apa solusi yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi hal A tersebut.

Jangan sampai kamu bias dalam berpikir kritis. Hindari pikiran bahwa kamu selalu benar dan langsung jump into action tanpa berpikir secara detail. Terakhir, perbanyaklah membaca informasi, bisa dari buku, berita, atau media sosial. Memiliki kemampuan berpikir kritis berarti kamu juga harus menjadi orang yang open minded.

Berpikir kritis berhubungan banget dengan problem solving. Dengan berpikir kritis, kamu bisa menemukan solusi terbaik dari suatu permasalahan. Kemampuan berpikir kritis akan membantu kamu banget, nggak cuma di dunia kerja, tapi juga dalam menghadapi tantangan dalam hidup yang akan datang.

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google