6 Tahap Perkembangan Anak yang Parents Wajib Tahu

tahap perkembangan anak

Parents, tumbuh kembang si kecil merupakan hal terpenting di awal hidup mereka. Parents dituntut untuk jeli dan selalu memperhatikan si kecil di tiap tahap perkembangannya. Sebab, setiap tahap perkembangan anak memiliki keunikannya masing-masing.

Agar parents dapat menghadapinya dengan baik, parents perlu mengetahui apa saja tahap perkembangan anak. Ada 6 tahap perkembangan anak yang parents wajib ketahui, ayo cek penjelasannya di bawah ini!

Tahap Perkembangan Anak

Berikut 6 tahap perkembangan anak yang wajib parents ketahui:

1. Tahap Perkembangan Anak Baru Lahir (0 – 3 Bulan)

source: giphy.com

Pada tahap perkembangan anak di usia dini, mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk terlelap. Pada tahap awal ini, si kecil dapat menunjukkan respon terhadap rangsangan eksternal yang diberikan oleh lingkungan sekitarnya, seperti misalnya diberikan rangsangan oleh parents.

Si kecil dapat memberikan respon dengan gerakan reflek yang sederhana, seperti misalnya saat parents menyentuhkan jari ke bibir atau dagu si kecil, mereka akan reflek menjulurkan lidah seperti ingin menyusu.

Pada tahap perkembangan anak baru lahir, si kecil baru mulai mengenal wajah parents dari jarak yang dekat, mereka juga akan mengenali bau tertentu, dan akan tersenyum atau menangis saat menginginkan sesuatu.

Ajak Si Kecil Belajar Bahasa Asing dari Sekarang, Buka Pintu Kesempatan di Masa Mendatang

2. Tahap Perkembangan Anak Bayi (3 – 12 bulan)

source: giphy.com

Tahap perkembangan anak bayi dimulai pada usia 3 hingga 12 bulan. Pada tahap ini, biasanya si kecil sudah mulai menunjukkan perkembangan dan kemampuan barunya dengan cepat. Mereka akan mulai melihat warna disekitarnya dan mulai mengembanngkan suara-suara.

Pada usia 3-6 bulan, si kecil akan secara perlahan dapat mengontrol kepala mereka dan dapat bermain dengan tangan mereka. Pada usia 6 hingga 9 bulan, si kecil mulai mengenali nama mereka serta semakin aktif berceloteh dan sudah dapat duduk tanpa penyangga.

Saat si kecil berusia 9 hingga 12 bulan, umumnya mereka sudah dapat merangkak dan berjalan menggunakan sanggahan. Mereka juga sudah dapat mengambil atau menggenggam benda yang berada pada jangkauannya dan menunjuk objek yang diinginkan menggunakan telunjuk.

3. Tahap Perkembangan Anak Balita (18 Bulan – 3 Tahun)

source: giphy.com

Balita merupakan anak yang berusia di bawah 3 tahun. Pada tahap perkembangan anak balita, si kecil si kecil sudah mulai meningkatkan motoriknya dengan cepat, seperti memulai langkah pertamanya tanpa sanggahan atau belajar melompat pada suatu tempat.

Perbendaharaan kata yang dimiliki si kecil pun sudah berkembang banyak sehingga mereka dapat mengenali benda-benda yang disukai dan tidak disukainya. Si kecil juga sudah mengenali yang mana orang terdekatnya dan yang mana orang asing.

Tahapan ini merupakan tahapan yang sangat penting untuk pengembangan intelektual si kecil. Penting bagi parents untuk memberikan banyak pelajaran-pelajaran dasar bagi si kecil seperti belajar menulis, membacakannya cerita cerita fabel, dsb.

4. Tahap Perkembangan Anak Pra-sekolah (3 – 6 Tahun)

source: giphy.com

Tahap pra-sekolah merupakan tahap di mana si kecil mulai untuk belajar angka, huruf, membaca, serta matematika dasar. Umumnya, pada tahap ini si kecil akan menunjukkan peningkatan motorik mereka secara pesat.

Si kecil pada tahap ini sudah dapat melakukan kegiatan yang mengasah kreativitas serta hobi mereka. Mereka mulai tertarik pada kerajinan tangan, seni, menggambar, bermain bola, atau permainan mendidik lainnya.

Pada tahap ini, si kecil sedang berada pada titik di mana mereka sangat menyukai bermain permainan apapun. Maka dari itu, parents dapat membantu mereka bermain dengan permainan edukasi sehingga ia mendapatkan manfaat dari permainan tersebut.

Baca Juga:7 Mainan Edukasi Anak untuk Tambah Kecerdasannya

Sukses Didik Si Kecil dengan Tambah Ilmu Parenting di Aplikasi Cakap, Gratis!

5. Tahap Perkembangan Anak Usia Sekolah (6 – 12 Tahun)

source: giphy.com

Pada tahap perkembangan anak usia sekolah, si kecil sedang mendapatkan pemahaman dan perkembangan yang lebih baik mengenai mental. Mereka mulai memiliki rasa percaya diri, mandiri, dan mampu bertanggung jawab atas apa yang dilakukan.

Tahap ini adalah tahap yang penting untuk si kecil dalam mengembangkan hubungan pertemanan sebayanya. Karena, pada tahap ini si kecil mulai mengurangi sifat egosentris mereka dan melihat suatu kejadian dari sudut pandang orang lain. 

Tahap ini juga tahap yang penting bagi parents untuk menanamkan nilai-nilai moral secara bertahap pada si kecil. Parents dapat mulai melatih sikap disiplin si kecil karena pada tahap ini si kecil sudah mulai mengenal perkembangan mental.

Oleh karena itu, parents perlu memberikannya dukungan saat mereka mengalami kesulitan dan penghargaan saat ia berhasil mencapai sesuatu.

6. Tahap Perkembangan Anak Remaja (13 – 18 Tahun)

source: giphy.com

Dengan beranjaknya si kecil pada tahap ini, mereka mulai menunjukkan perkembangan fisik, pemikiran, serta emosi. Pada tahap ini, si kecil mulai mengembangkan keterampilan, seperti pemikiran logis dan penalaran deduktif.

Pada tahap ini juga si kecil akan memunculkan perilaku pasif-agresif mereka dan memunculkan rasa percaya diri mereka dengan lebih baik lagi. Pada saat si kecil menginjak usia remaja, parents pasti akan merasa kewalahan dengan sikap di kecil yang sulit ditebak.

Namun, pada tahap ini lah peran parents sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang mental si kecil. Mereka sedang berada di masa peralihan dari remaja menuju fase dewasa dan pencarian jati diri.

Parents perlu untuk menciptakan lingkungan keluarga yang positif, mengingat keluarga merupakan agen utama si kecil dalam mengenal dan mempelajari lingkungan sekitarnya. 

Itu dia 6 tahap perkembangan anak yang wajib diketahui oleh parents. Walaupun parents sudah memastikan si kecil tumbuh dan berkembang di lingkungan yang terbaik, parents juga perlu untuk memastikan bahwa si kecil mendapatkan ilmu pengetahuan yang terbaik.

Maka dari itu, parents perlu untuk mendaftarkan si kecil ke kursus bahasa asing anak di Cakap. Selain dapat menguasai berbagai bahasa asing dengan kurikulum berstandar internasional, kepercayaan diri si kecil juga meningkat. Yuk, ajak si kecil belajar bahasa asing di Cakap!

Baca Juga:

Bagikan Artikel Ini

Related Posts

Aplikasi Daring Pertama Belajar Bahasa Dengan Interaksi Dua Arah

#MakinCakap Sekarang!

Download Cakap on Google Play
Download Cakap on The App Store

Kategori

Top Picks