7 Tips dan Trik Agar Lancar Berbicara dengan Bule

tips berbicara dengan bule

Bisa lancar berbicara layaknya native speaker merupakan salah satu tujuan orang belajar bahasa Inggris. Tidak hanya memahami percakapan, tetapi juga bisa membalasnya dengan benar. Namun, kemampuan berbicara atau speaking skills menjadi salah satu kendala yang dihadapi banyak orang yang sedang belajar bahasa Inggris. 

Lalu bagaimana kalau suatu saat kita harus berbicara dalam bahasa Inggris, misalnya saat mendapatkan klien orang bule atau diajak ngobrol dengan turis asing? Nah, supaya gak gagap saat diajak berbicara, berikut beberapa tips dan trik yang bisa kamu terapkan.

Latihan listening lewat berbagai media

Reality-club-alexandra source: giphy.com

Kamu bisa melatih kemampuan mendengarkanmu lewat film, video di Youtube, podcast, musik, audio book, dan banyak lagi. Dengan mengeksplor berbagai media, kamu jadi lebih terbiasa dengan berbagai pengucapan dan logat.

Selain itu, kamu juga jadi bisa lebih mudah mengenali intonasi, kecepatan, serta penekanan yang tepat dalam berbicara bahasa Inggris. Kamu bisa mulai dengan mendengarkan atau menonton konten-konten yang membahas kehidupan sehari-hari. Jadi, kamu semakin mengenali frasa yang biasa digunakan oleh native dan bisa lancar berbicara dengan bule.

Pelajari frasa bukan kata

Reality-club-alexandra source: giphy.com

Nah, seperti udah disebutkan di atas, mempelajari frasa itu penting. Saat mendengarkan, coba perhatikan frasa-frasa yang digunakan alih-alih menejermahkan kata demi kata. Menejermahkan apa yang ingin kamu sampaikan kata per kata akan membuat kalimatmu terdengar kaku dan tidak natural. 

Dengan mempelajari frasa, kamu jadi lebih mudah menangkap maksud pembicaraan dan tidak perlu memakan waktu terlalu lama untuk menerjemahkan kalimat dari orang asing yang menjadi lawan bicaramu.

Mengenal alur pengucapan dalam bahasa Inggris

Reality-club-alexandra source: giphy.com

Kadang kita memahami cara pelafalan suatu kata, tapi kok saat disebutkan masih terdengar kurang ‘mengalir’ ya? Mungkin karena kamu belum sepenuhnya terbiasa dengan alur pengucapan bahasa Inggris.

Maksudnya alur pengucapan? Jadi terkadang karena kamu belum terbiasa berbicara bahasa Inggris, kamu jadi mengucapkan kata demi kata secara putus-putus. Jadi kesannya lagi-lagi tidak natural.

Sama seperti bahasa Indonesia, apabila diucapkan dengan lancar, beberapa kata bisa terdengar seperti menyambung. Contohnya, kamu ingin mengatakan: “I had an apple in my bag.” (Saya punya satu buah apel di dalam tas saya). Dalam mengucapkan kalimat ini, frasa had an apple seharusnya diucapkan seperti ‘he-tene-pel’.

Begitu pula dengan aturan silent letters dalam bahasa Inggris seperti huruf ‘h’ dan ‘k’ yang tidak disebutkan dalam kata ‘honest’ dan ‘knife’, ataupun singkatan-singkatan seperti ‘going to’ menjadi ‘gonna’. Dengan memahami alur dan aturan-aturan ini, kamu jadi akan terdengar lebih fasih.

Menangkap konteks percakapan

Reality-club-alexandra source: giphy.com

Saat berbicara dengan bule, coba untuk tidak terlalu fokus dengan tiap kata yang dia ucapkan. Kalau kamu mendengar salah satu atau beberapa kata yang kamu tidak mengerti dan malah fokus dengan kata tersebut, yang ada kamu jadi tidak bisa menangkap konteks pembicaraan.

Sebaliknya, kalau kamu mendengarkan ide pembicaraan secara menyeluruh atau general, kemungkinan kamu bisa menebak makna kata tersebut dan menangkap maksud pembicaraan. Baru setelahnya, kamu bisa bertanya atau memastikan kembali. Hal ini juga membantu kamu untuk mempelajari kosakata dan konteksnya. 

Pelajari slang dan idioms

Reality-club-alexandra source: giphy.com

Dalam perbincangan sehari-hari, native sering kali menggunakan slang dan idiom. Kamu bisa mempelajari ini lewat film, video, podcast, dan sebagainya. Intinya, cari sumber media dimana kamu bisa mendengarkan langsung percakapan native

Dari sana, kamu akan menemukan beberapa slang dan ungkapan umum. Misalnya, saat mengajak teman nongkrong kamu bisa mengatakan “Do you wanna hang out?” dan bukan “Do you want to go outside together?” Kamu juga bisa mempelajari cara menggunakan slang atau idiom dengan tepat dan sesuai konteks sehingga tidak menimbulkan salah paham. 

Memperhatikan aspek non-verbal

Reality-club-alexandra source: giphy.com

Berbicara juga melibatkan aspek non-verbal lho. Jadi perhatikan juga hal-hal seperti mimik wajah, intonasi, gestur, dan kecepatan bicara. Memperhatikan hal-hal ini bisa membantumu supaya lebih memahami maksud lawan bicara. 

Jadi walaupun kamu tidak sepenuhnya menangkap jelas yang dimaksud lawan bicaramu, kamu gak perlu panik karena kamu juga bisa melihat cara dia mengekspresikan diri. Misalnya, saat dia berbicara, kamu mendengar dia mengucapkan kata ‘worry about’ sembari menunjukkan wajah khawatir. Dari sini, kamu jadi bisa menebak kalau dia sedang cemas akan sesuatu.

Latihan langsung lewat interaksi

Reality-club-alexandra source: giphy.com

Yang terakhir dan terpenting, terus latihan! Walaupun belum lancar, gak perlu malu ataupun gugup. Dengan sering latihan, kamu lama-lama akan terbiasa. Coba cari teman atau komunitas yang bisa membantumu berinteraksi langsung dalam bahasa Inggris, seperti di Cakap English Club. Di sini, kamu bisa mendiskusikan berbagai topik yang beragam dengan pengajar profesional dan Sobat Cakap lainnya. Jadi selain dibimbing, kamu juga akan punya teman latihan!

Cakap Kartu Prakerja

Buat kamu yang udah daftar Kartu Prakerja, kamu bisa memanfaatkan program bahasa Inggris prakerja di Cakap.

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google