Kemenparekraf & Cakap Melangsungkan Prosesi Wisuda bagi 150 Peserta Digital English Program

Digital English Program

Setelah menjalani program belajar selama 3 bulan, hari ini (Senin, 28/06/21) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melangsungkan seremoni penutupan sekaligus prosesi wisuda bagi 150 peserta Digital English Program secara daring melalui aplikasi teleconference, Zoom.

Digital English Program adalah program pelatihan Bahasa Inggris untuk pelaku ekonomi kreatif yang diselenggarakan secara daring oleh Kemenparekraf bersama Cakap, aplikasi belajar online interaktif.

Sejumlah 150 orang peserta dinyatakan lulus dari program ini. Para peserta datang dari berbagai Destinasi Super Prioritas (DSP), diantaranya Danau Toba, Labuan Bajo, Belitung, Kupang, Borobudur, dan Mandalika.

Kemampuan Peserta Meningkat 60%

Dalam prosesi wisuda ini, Reza Rahmana Kaloka selaku PLT Direktur Pengembangan SDM Pariwisata menjelaskan bahwa kemampuan diri peserta meningkat 60%.

“Berdasarkan hasil final test, secara umum peserta mengalami kenaikan kemampuan atau keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Inggris sebesar kurang lebih 60% dibandingkan hasil pre-test pada awal sebelum pelatihan (dimulai)”, jelas Reza Rahmana.

Meningkatnya kemampuan berbahasa Inggris para peserta berdampak pada kepercayaan diri mereka. Mayoritas peserta kini lebih percaya diri untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris seperti yang dijelaskan oleh Reza, “(sejumlah) 118 peserta merasa lebih percaya diri dalam berbicara dan berkomunikasi dalam bahasa Inggris”.

Kemampuan dan kepercayaan diri yang meningkat ini tak ayal lagi karena jadwal belajar peserta yang relatif rutin. Setiap dua kali dalam seminggu, peserta mengikuti kursus Bahasa Inggris yang disediakan oleh Cakap. Kemudian diikuti dengan kuis mingguan atau weekly quiz selama dua minggu sekali serta post-test pada akhir kursus.

Metode Belajar yang Memudahkan Peserta

Semua peserta Digital English Program  telah mengikuti kegiatan ini dengan sangat baik. Dari 150 peserta yang berpartisipasi, terpilih enam peserta terbaik yang berasal dari berbagai daerah di penjuru Indonesia. 

Enam peserta terbaik dalam program ini yaitu Lucia Pasaribu, Candra Frans, I Made A, Hendri Jaya P, Parmanto, dan Lili Suryanti.

Lucia Pasaribu, salah satu peserta Digital English program dari Sumatera Utara, menjadi perwakilan dari enam peserta terbaik untuk memberikan sambutan sekaligus testimoni untuk acara ini. 

Menurutnya, Digital English Program merupakan program yang luar biasa dan sangat berguna bagi para warrior tourism. Ia juga turut memuji kecakapan metode pembelajaran teacher Cakap yang membuat ia dan teman-teman warrior tourism mudah memahami materi bahasa Inggris.

Adanya program dan kesempatan ini sangat membantu Indonesian tourism untuk melayani para turis dengan baik. Dalam program ini, selain belajar Bahasa Inggris, kami juga mempelajari attitude dan budaya. Imbuhnya dengan lugas.

Di tengah-tengah narasinya, ia juga mengucapkan sebuah kalimat manis yang berbunyi “Learning has no limit.”

Sebagai penutup, ia berbagi cerita mengenai suasana pembelajaran serta harapan pribadinya tentang program ini. “Suasana pembelajaran yang menyenangkan namun tidak lepas dari kompetisi, terutama saat mengerjakan quiz dari teacher. Saya berharap program seperti ini akan terus berkelanjutan.”, pungkasnya.

Di akhir prosesi wisuda, Deputi Bidang Sumber Daya Kelembagaan, Wisnu Bawa Taruna Jaya, memberikan pesan kepada para peserta untuk meluangkan waktu sekitar 10-15 menit untuk melatih kemampuan Bahasa Inggris. 

Happy graduation, tourism warriors! Semoga terus berkembang dan berjuang untuk masa depan yang lebih cemerlang. #MakinCakap

Yuk, Saksikan Ulang Prosesi Wisuda Digital English Program

Bagikan Artikel Ini

Related Posts

Aplikasi Daring Pertama Belajar Bahasa Dengan Interaksi Dua Arah

#MakinCakap Sekarang!

Download Cakap on Google Play
Download Cakap on The App Store

Kategori

Top Picks