5 Perbedaan SMA dan SMK, Mana yang Lebih Baik? Coba Tesnya!

Mau masuk SMA atau SMK? Itulah pertanyaan yang pasti akan kamu dengar ketika lulus SMP. Sekolah yang masih dalam satu derajat ini ternyata memiliki sistem yang berbeda. Perbedaan SMA dan SMK tidak hanya pada singkatan dan sistemnya saja. 

Mungkin kamu sudah sedikit tahu mengenai apa itu SMA dan SMK, tetapi belum memahaminya lebih dalam. Sehingga, masih bingung untuk menentukan lebih baik SMA atau SMK untuk melanjutkan pendidikan.

Baik SMA maupun SMK merupakan jenis sekolah menengah yang sederajat. Tetapi, sistem dari kedua sekolah ini  berbeda. Lantas, apa perbedaan SMA dan SMK? Untuk lebih memahaminya, yuk simak penjelasan dalam artikel berikut ini sampai tuntas.

Pengertian SMA dan SMK

SMA adalah singkatan dari Sekolah Menengah Atas, yaitu satuan pendidikan setelah Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajatnya. Umumnya, SMA lebih fokus pada kemampuan teoritis siswa. Karena itulah, lulusan SMA disarankan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Berbeda dengan SMK atau Sekolah Menengah Kejuruan yang lebih mengutamakan praktek kerja, sehingga rata-rata lulusan SMK sudah memiliki keahlian tertentu dan siap untuk langsung terjun dalam dunia kerja atau industri.

Tetapi, apakah bisa daftar SMA dan SMK bersamaan? Jawabannya adalah bisa. Karena, kedua institusi ini masing-masing berdiri sendiri. Kamu bisa mendaftar di keduanya secara bersamaan, tetapi kalau pun diterima dua-duanya, kamu tetap harus memilih salah satu, ya.

Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk mendaftar sekolah akan lebih baik jika kamu sudah menentukan akan masuk ke SMA atau SMK, tentunya dengan pertimbangan yang matang.

Perbedaan SMA dan SMK

Freepik

Sebenarnya perbedaan SMA dan SMK cukup signifikan. Apabila kamu masih belum memahaminya secara mendalam, maka wajar jika kamu bingung untuk memilih SMA atau SMK setelah lulus dari SMP.

Nah, berhubung pilihan sekolahmu saat ini akan menjadi salah satu faktor penentu masa depan kamu, maka diharapkan kamu benar-benar mempertimbangkan pilihan pendidikan. Sebagai referensi, simak penjelasan mengenai beberapa hal yang membedakan SMA dan SMK berikut ini.

1. Tujuan Pendidikan

Perbedaan SMA dan SMK yang pertama terletak pada tujuannya. Ya, pada dasarnya baik SMA maupun SMK memiliki prinsip dasar, yaitu sebagai tempat untuk menimba ilmu bagi siswa. Namun, spesifikasi mengenai tujuannya cukup berbeda.

Pendidikan SMA bertujuan untuk menyiapkan siswanya melanjutkan pendidikan perguruan tinggi atau kuliah. Sedangkan, SMK lebih fokus untuk menyiapkan siswanya terjun ke dunia kerja setelah lulus sekolah menengah.

2. Lamanya Pendidikan

Sebenarnya, terkait dengan berapa lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menempuh pendidikan di SMA dan SMK, keduanya sama yaitu 3 tahun. Tetapi, yang membedakan adalah di tahun kedua atau tahun terakhir, beberapa SMK mengharuskan siswanya untuk melakukan PKL (Praktek Lapangan Kerja).

3. Jurusan yang Tersedia

Perbedaan SMA dan SMK selanjutnya adalah berapa banyak jurusan yang disediakan. Di SMA umumnya jurusan yang tersedia hanya fokus pada tiga keilmuan, antara lain IPA, IPS, dan Bahasa. Ketiganya menekankan pada pelajaran teoritis.

Sedangkan jika di SMK, kamu akan memiliki lebih banyak pilihan jurusan. Mulai dari teknik mesin, tata boga, tata busana, perkantoran, multimedia, dan lain-lainnya. 

Satu siswa hanya bisa masuk dalam satu jurusan sesuai dengan yang diminatinya. Sehingga, kelak ketika sudah lulus, kamu akan memiliki keahlian dalam bidang sesuai jurusan yang kamu pilih.

Baca juga : 10 Jurusan SMK yang Bagus untuk Wanita SMK dengan Gaji Besar

4. Biaya Pendidikan

Untuk biaya pendidikannya sendiri sebenarnya relatif, hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang meliputi fasilitas sekolah, sekolah unggulan/bukan, dan lain hal. Bahkan, setiap jurusan di SMK bisa saja memiliki biaya yang berbeda.

Dan juga, terkadang di SMK akan ada biaya tambahan yang terkait dengan praktek.  Sehingga, baik biaya SMA maupun SMK sifatnya relatif, tidak bisa ditentukan mana yang lebih tinggi.

5. Program Praktek Kerja Lapangan (PKL)

Siswa SMA selama tiga tahun atau enam semester fokus untuk mempelajari mata pelajaran teoritis dan langsung lulus ketika sudah menyelesaikan ujian di akhir tahun. Dalam artian, tidak ada kegiatan lain selain pendidikan di dalam sekolah.

Sementara, SMK mengharuskan siswanya untuk melakukan PKL (Praktek Kerja Lapangan) yang sifatnya wajib, sekaligus sebagai syarat kelulusan. Kelebihannya, program PKL ini bisa menjadi bekal yang menjanjikan bagi kamu saat memasuki dunia kerja.

6. Peluang di Masa Depan

Baik lulusan SMA maupun SMK memiliki peluang kesuksesan di masa depan yang sama. Keduanya sama-sama berhak memilih untuk melanjutkan kuliah atau langsung bekerja. Hanya saja, siswa SMK lebih disiapkan untuk masuk ke dunia kerja dengan keahlian yang sudah dimiliki semasa menempuh pendidikan di SMK.

Lebih Baik SMA atau SMK, Mana yang Harus Kamu Pilih?

Setelah memahami perbedaan SMA dan SMK di atas, mungkin kamu bertanya-tanya, lantas manakah yang lebih baik dipilih? Kedua jenis sekolah menengah ini memiliki visi yang berbeda. Jadi, pertimbangan dari pilihan tersebut ada pada masing-masing dari kamu.

Bila kamu ingin langsung bekerja, maka kamu bisa memilih SMK. Seperti alasan yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa saat lulus dari SMK kamu akan dibekali dengan kemampuan pada bidang tertentu sesuai jurusan yang kamu pilih.

Namun, bila kamu memiliki rencana untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan tidak langsung terjun ke dunia kerja, maka SMA bisa menjadi pilihan yang tepat. Keunggulan SMA dibanding SMK adalah kamu akan memiliki pilihan jurusan yang lebih beragam saat akan melanjutkan kuliah.

Sementara, bila kamu lulusan SMK dan ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, maka umumnya kamu akan disarankan memilih jurusan kuliah yang selinier dengan jurusan SMK. Namun, hal ini juga tidak wajib, ya.

Tips Memilih SMA atau SMK

Freepik

Pilihan kamu saat ini berpengaruh terhadap tujuanmu kedepannya, jadi usahakan untuk tidak salah dalam memutuskannya. Sebagai pertimbangan, beberapa hal ini mungkin bisa kamu lakukan:

Mengenali Bakat dan Minatmu Sejak Awal

Minat dan bakat memegang peranan penting dalam pilihanmu, lho. usahakan untuk memilih sesuatu berdasarkan apa yang kamu sukai,  tak terkecuali dalam hal menentukan sekolah. 

Banyak orang yang merasa salah sekolah,atau salah jurusan karena merasa tidak sesuai dengan minat dan bakatnya. So, hindari hal ini sejak awal dan kenali minatmu dari sekarang.

Berdiskusi dengan Keluarga dan Teman

Jika kamu masih merasa bingung, maka tidak ada salahnya untuk mendiskusikan hal ini kepada keluarga atau temanmu, lho. Ya, dengan bertukar pikiran bersama mereka, kamu mungkin akan menemukan sudut pandang baru.

Konsultasi dengan Guru di Sekolah

Tips terakhir untuk menentukan lebih baik masuk SMA dan SMK adalah dengan berkonsultasi dengan guru di sekolah kamu. Biasanya, guru akan melihat bagaimana perkembangan belajarmu selama ini, melalui riwayat nilai belajarmu.

Melalui hal ini, kamu bisa mendapatkan saran terbaik untuk memilih SMA atau SMK berdasarkan data-data riwayat belajarmu selama di sekolah.Jadi, mungkin akan lebih sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minatmu.

Nah, itu dia penjelasan mengenai perbedaan SMA dan SMK yang perlu kamu pahami sebelum memilih di antara keduanya. Jadi, kesimpulan pilih SMK atau SMA bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu masing-masing, ya. Namun, pastikan kamu sudah memperhatikan hal-hal di atas sebelum memilihnya.

Selain dari pendidikan formal, kamu juga bisa lho mengembangkan kemampuan di tempat lain, salah satunya mengambil kursus online untuk anak muda melalui Cakap Upskill. terdapat berbagai skill baru yang dapat kamu pelajari di sini sesuai dengan minat dan bakatmu. Yuk #SiapaCakapDiaDapat.

IPA, IPS, atau Bahasa? Tes Jurusan Mana yang Lebih Cocok denganmu!

Ketika memasuki SMA, kamu akan dihadapkan dengan pilihan jurusan IPA, IPS, atau Bahasa. Seringkali para siswa dibuat galau akan ketiga pilihan jurusan. Namun, semua jurusan itu sama bagusnya dan memiliki prospek yang baik asal kamu belajar dengan tekun dan rajin.

Kalau kamu lebih cocok di jurusan apa ya? Coba jawab pertanyaan di bawah ini untuk cari tahu jawabannya!


Name
Email
Phone
Hilda
Lulusan Sastra Jepang dengan 4 tahun pengalaman menulis kreatif, terutama di bidang edukasi. Senang mencari tahu dan menjelaskannya kembali lewat tulisan.

Pelajari Sales & Marketing, Leadership, Hingga Customer Service Untuk Tingkatkan Potensi Penjualan

Subcribe untuk Dapatkan Artikel Upskill lengkap.

    Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap

      Saya bersedia menerima informasi & promosi seputar Cakap