Kenapa Imlek Pakai Baju Merah dan 6 Pertanyaan Lainnya

2 hari lagi, orang Tionghoa akan merayakan salah satu hari raya besar yaitu Tahun Baru Imlek. Dalam merayakan hari raya ini, ada banyak tradisi dan hal-hal identik yang dilakukan secara khusus oleh orang Tionghoa, misalnya mengenakan pakaian berwarna merah dan makan jeruk.

Tradisi ini dilakukan dari tahun ke tahun, dari generasi ke generasi secara turun temurun. Namun, tradisi ini bukan sekadar tradisi tapi juga memiliki makna di baliknya. Kenapa harus warna merah? Kenapa harus buah jeruk? Kenapa saat Imlek selalu turun hujan?

Berikut 7 pertanyaan seputar Imlek yang mungkin juga kamu pernah kamu tanyakan sebelumnya.

Kenapa Imlek identik dengan warna merah?

Kenapa Imlek identik dengan warna merah? source: giphy.com

Imlek identik dengan warna merah. Mulai dari pakaian, angpao, pernak-pernik di rumah, dan banyak lagi. Kenapa harus warna merah? Hal ini dikarenakan warna merah dianggap sebagai simbol kebahagiaan, keselamatan, dan keberuntungan.

Dengan menggunakan berbagai hal yang serba merah, diharapkan hal baik bisa terjadi di sepanjang tahun itu. Selain itu, dalam literatur Cina juga dikatakan bahwa mengenakan pakaian berwarna merah juga bertujuan untuk mengusir energi negatif di tahun baru.

Kenapa Imlek identik dengan jeruk?

Kenapa Imlek identik dengan jeruk? source: giphy.com

Saat Imlek, salah satu makanan yang wajib disajikan adalah buah jeruk. Kenapa harus buah jeruk? Ternyata, jeruk yang dalam bahasa Mandarin disebut 橘 (Jú) memiliki bunyi yang hampir sama dengan 吉利 (Jílì) yang berarti ‘keberuntungan’.

Dengan makan menyediakan dan makan buah jeruk, dipercaya bisa mendatangkan banyak keberuntungan di tahun itu. Jeruk yang dihidangkan juga disarankan jeruk yang memiliki daun karena daun melambangkan umur yang panjang.

Selain itu, jeruk yang disediakan juga tidak boleh empat buah karena kata ‘empat’ sama bunyinya dengan ‘kematian’.

Kenapa Imlek selalu hujan?

Kenapa Imlek selalu hujan? source: giphy.com

Secara ilmiah, hujan saat hari raya Imlek merupakan hal wajar karena Imlek umumnya dirayakan di bulan Januari atau Februari yang merupakan bulan-bulan musim hujan. Namun, ada penjelasan lain dari sisi tradisi Tionghoa.

Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, Imlek merupakan hari raya pergantian musim dari musim dingin ke musim semi. Leluhur masyarakat Tionghoa yang kebanyakan adalah petani dengan senang menyambut pergantian musim ini karena mereka bis amulai bercocok tanam lagi.

Turunnya hujan menjadi pertanda dari pergantian musim sekaligus membantu proses bercocok tanam mereka. Hal ini kemudian membuat hujan dimaknai sebagai lambang datangnya rejeki. Imlek kali ini bakal hujan juga gak ya? 

Kenapa Imlek tanggalnya berubah-ubah?

Kenapa Imlek tanggalnya berubah-ubah? source: giphy.com

Sulit sekali rasanya tahu kapan Imlek akan dirayakan dari tahun ke tahun. Soalnya, tanggalnya tidak pernah sama! Kenapa ya?

Orang Tionghoa memiliki penanggalan yang berbeda untuk menentukan tanggal tahun baru. Jadi, mereka tidak merayakan tahun baru pada tanggal 1 Januari. Kalender Tiongkok disesuaikan dengan rotasi bulan atau disebut kalender lunar. Dalam kalender internasional, Imlek biasanya jatuh di antara tanggal 21 Januari sampai 20 Februari.

Tahun ini, Imlek dirayakan pada tanggal 25 Januari.

Kenapa Imlek dirayakan selama 15 hari?

Kenapa Imlek dirayakan selama 15 hari? source: giphy.com

Hari raya Imlek berlangsung selama 15 hari. Hari ke-15 Imlek atau saat bulan purnama disebut hari Cap Go Meh, dimana orang Tionghoa biasanya melakukan sembahyang atau berkunjung ke makam sanak keluarga.

Cap Go Meh merupakan bahasa Hokkian yang berarti malam ke-15. Cap Go berarti ‘15’ dan ‘Meh’ berarti malam. Ada 3 alasan kenapa Imlek dirayakan selama 15 hari. Kisah pertama bermula pada zaman Dinasti Zhou dimana para petani memasang lampion di sekitar lading untuk mengusir binatang perusak tanaman setiap tanggal 15 malam di bulan pertama Imlek.

Kisah kedua dikatakan bermula pada masa Dinasti Han Barat dimana Kaisar Han Wu naik takhta pada tanggal 15 bulan pertama. Kisah ketiga, Cap Go Meh dipercaya merupakan tradisi penghormatan kepada Dewa Thai-yi yang dilakukan setiap tanggal 15 bulan pertama oleh Dinasti Xie Han.

Setelah Cap Go Meh, warga etnis Tionghoa tidak lagi memberi ucapan selamat tahun baru kepada keluarga dan teman-teman terdekat.

Kenapa selalu ada barongsai saat perayaan Imlek?

Kenapa selalu ada barongsai saat perayaan Imlek? source: giphy.com

Betul sekali. Kebanyakan perayaan Imlek di mal, festival, kuil, atau pasar malam kemungkinan besar akan diramaikan dengan pertunjukkan barongsai. Barongsai merupakan singa dengan tubuh bersisik seperti naga, umumnya dimainkan oleh dua orang.

Kebanyakan perayaan Imlek identik dengan barongsai karena menurut kepercayaan tradisional Cina, awal tahun baru merupakan saat dimana para dewa dewi kembali ke khayangan untuk melapor ke Kaisar Langit.

Karena para dewa dewi sedang kembali ke khayangan, roh-roh jahat memanfaatkan situasi ini untuk membuat kacau di dunia. Maka itu, orang Cina di masa itu membuat tarian barongsai untuk mengusir setan.

Barongsai sendiri merupakan istilah bahasa Indonesia yang berasal dari kata ‘barong’ yang merupakan kesenian di Bali dan ‘sai’ yang berarti singa dalam bahasa Hokkian. Dalam bahasa Mandarin, barongsai disebut ‘wu shi’.

Bagaimana cara mengucapkan selamat Imlek?

Bagaimana cara mengucapkan selamat Imlek? source: giphy.com

Dalam bahasa Mandarin, biasanya ucapan yang umumnya diucapkan saat Imlek adalah:

恭喜发财,万事如意

Gōngxǐ fācái, wànshì rúyì

新年进步, 身体健康

Xīnnián jìnbù, shēntǐ jiànkāng

新年快樂!

Xīnnián kuàilè!

Artinya?

恭喜发财 (Gōngxǐ fācái) berarti “semoga rezekinya melimpah” atau “selamat sejahtera”.

万事如意 (wànshì rúyì) berarti “semoga sukses atau beruntung”.

新年进步 (Xīnnián jìnbù) berarti “semoga terjadi kemajuan yang lebih baik di tahun baru”

身体健康 (shēntǐ jiànkāng) berarti “semoga diberi kesehatan yang baik”

新年快樂 (Xīnnián kuàilè) berarti “Selamat tahun baru!”

Ingin lebih fasih berbahasa Mandarin? Belajar bahasa Mandarin di Cakap aja. Bisa berlatih sama guru profesional dengan materi yang disesuaikan dengan kemampuanmu! Yuk, daftar disini

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google