Kebahagiaan Orang Berpuasa Oleh Habib K.H. Lukman Hakim

Habib K.H. Lukman Hakim

Selama bulan Ramadhan 1441 H, Salah satu Kyai yang menemani kita semua dalam program Awadah Dakwah Festival 2020 adalah Dr. K.H. Lukman Hakim, MA, Ph.D. Lahir di Madiun pada tanggal 20 April 1962, beliau adalah salah satu pakar tasawuf di Indonesia. Beliau pernah belajar tasawuf kepada Syekh KH Abdul Jalil Mustaqim, Mursyid Tarekat Syadziliyah, Qadiriyah-Naqsyabandiyah, Sammiyah, dan Syattariyah. 

K.H. Lukman Hakim dikenal sebagai sufiolog yang aktif menulis di berbagai media massa seputar analisa keagamaan, khususnya bidang sosial dan tasawuf. Beberapa buku-buku beliau yang telah terbit baik hasil karya sendiri maupun terjemahan antara lain Ar-Risalah Qusyairiyah Induk Ilmu Tasawuf (Al-Qusyairy), Teosofia Al-Qur’an (Al-Ghazali), Raudhah Taman Jiwa Kaum Sufi (Al-Ghazaly) dan lain sebagainya.

Pada kesempatan kali ini, K.H. Lukman Hakim membahas mengenai salah satu tema yang umum, mengenai, “Bagaimana Kita Meraih Kebahagiaan di Bulan Ramadhan”. Kebahagiaan yang dimaksud di sini bukanlah kebahagiaan duniawi, namun lebih merujuk pada kebahagiaan spiritual. Bahwasanya salah satu rukun islam yang menjadi pilar agama Islam adalah berpuasa di bulan suci Ramadhan. Salah satu hal yang menjadi nilai lebih di bulan suci ini adalah momentum yang hadir hanya di bulan suci ini, selain diwajibkan berpuasa, di bulan suci ini Al-Qur’an turun ketika malam Lailatul Qadar. Malam tersebut dinilai sebagai malam spesial dibanding 1000 bulan, artinya malam yang utama dalam mendapatkan keridhaan Allah. 

Yang utama dan paling penting bagi umat Islam adalah bagaimana kita beribadah setiap malam selama bulan Ramadhan laksana hadirnya malam Lailatul Qadar. Setiap malam kita merasakan kedekatan dengan Allah. Ini adalah kunci kebahagiaan manusia, di mana saatnya kita melakukan perubahan besar-besaran dalam diri kita, untuk merekonstruksi diri dan terlahir kembali seperti ketika manusia ada di Alamul Fitrah.

Apa itu Alamul Fitrah? Alamul Fitrah itu kondisi seperti manusia yang tidak memiliki dosa seperti bayi yang baru lahir. Alamul Fitrah pertama kali menggambarkan situasi ketika manusia berada di alam yang bahkan manusia belum dilahirkan dan masih dalam balutan fitri. 

Ketika itu Allah bertanya :

أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ

artinya: “”Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (Keesaan Tuhan)” (Q.S. Al-A’raf : 172)

Ayat ini menunjukkan bahwa untuk menuju kebahagiaan yang luar biasa, kita perlu menjadi fitri kembali yang merupakan keutamaan puasa ramadhan untuk melunturkan seluruh aspek hawa nafsu yang menghambat fitrah kita. 

Seperti yang digambarkan pada hadits : 

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَع شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى

artinya: “”Seluruh amalan kebaikan manusia akan dilipat gandakan menjadi sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman, “Kecuali puasa. Sebab pahala puasa adalah untuk-Ku. Dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Ia (orang yang berpuasa) telah meninggalkan syahwat dan makannya karena-Ku.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Selain hadits ini ada sejumlah ayat dalam Al Qur’an dan hadits yang menyebutkan tentang kebahagiaan orang berpuasa menurut K.H. Lukman Hakim.

Penasaran Dengan Kajian Lengkapnya, Yuk Simak Video:
"Keberkahan Bulan Ramadhan"
oleh: Habib K.H. Lukman Hakim

Ikuti Awadah Dakwah Festival secara LIVE, pukul 16.00 WIB dan 21.00 WIB hanya di Cakap, sebuah platform belajar bahasa, mulai dari bahasa Inggris, Jepang, Mandarin dan Indonesia.  Jangan lupa untuk terus tonton video Awadah Dakwah Festival setiap hari selama bulan Ramadhan 1441 H dan nantikan dakwah online menarik lainnya.

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google