Reporter Sama dengan Wartawan? Simak Tugas & Gajinya!

reporter adalah
© freepik

Profesi reporter bukanlah profesi yang terdengar asing bagi kita, bukan? Hanya saja, tidak sedikit yang ragu apakah reporter itu orang yang membawakan berita, melakukan liputan, atau orang yang menulis berita. Ada pula yang bingung apakah reporter dan wartawan itu merupakan profesi yang sama. Apakah kamu salah satunya?

Nah, kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai profesi reporter, mulai dari pengertian, gaji, tugas, hingga cara menjadi reporter. Simak sampai habis, ya!

Apa Itu Reporter? 

Menurut KBBI, reporter adalah orang yang pekerjaannya melaporkan (berita, peristiwa, dan sebagainya). Biasanya reporter bekerja pada sebuah media dan secara khusus mencari dan melaporkan berita untuk media tersebut. 

Puluhan tahun lalu profesi reporter mungkin identik dengan media seperti surat kabar, majalah, radio, dan televisi. Seiring berkembangnya teknologi, saat ini profesi reporter juga dapat menuliskan dan melaporkan berita untuk media online bahkan kanal media sosial.  

Tugas Reporter

tugas reporter
© freepik

Secara umum, reporter memiliki dua tugas utama yaitu: 

  • Mengumpulkan informasi dan mendokumentasikannya

Dalam melakukan tugas ini, tidak heran jika reporter identik dengan alat rekaman, kamera, serta catatan kecil. Tidak jarang reporter juga harus melakukan wawancara terhadap beberapa narasumber untuk mendapatkan informasi lebih rinci tentang suatu peristiwa. 

  • Melaporkan berita dalam bentuk lisan atau tulisan

Sesuai dengan namanya, tugas reporter selanjutnya adalah melaporkan sebuah informasi atau berita yang didapatkan kepada publik. Laporan ini tidak terbatas dalam bentuk tulisan, namun juga bisa disampaikan langsung secara lisan lewat tayang berita seperti di radio atau televisi. 

Reporter, Wartawan, dan Jurnalis

istilah reporter sama dengan wartawan
cookie_studio © freepik

Setelah mengetahui apa itu reporter dan juga tugas-tugasnya, sekarang kamu pasti bertanya-tanya apakah reporter sama dengan wartawan. Selain itu, ada pula istilah jurnalis yang juga sepertinya berkaitan dengan keduanya. 

Dalam KBBI sendiri, kata “wartawan” termasuk ke dalam salah satu definisi dari kata “reporter” dan kata “jurnalis” termasuk dalam definisi kata “wartawan”. Dengan kata lain, ketika istilah ini sebenarnya memiliki makna yang sama dan dapat menjadi sinonim satu sama lain. 

Selain itu, dalam buku Panduan Lengkap Menulis Artikel, Feature, dan Esai (2006) karya F. Rahardi disebutkan bahwa definisi pekerjaan ketiganya adalah sama. Jadi, perbedaannya hanya terletak pada penggunaan istilah untuk merujuk pekerjaan yang sama. 

Kembangkan Bakatmu dan Kejar Karier Impian Bersama Cakap Upskill

Gaji Reporter

gaji reporter
© freepik

Hal menarik lainnya yang perlu diketahui mengenai profesi reporter adalah penghasilan atau gaji yang akan didapatkan. 

Perlu diketahui, masalah gaji biasanya akan sangat relatif tergantung lokasi tempat kerja, pengalaman, serta besar kecilnya perusahaan tempat bekerja. Meski demikian, rata-rata reporter di Indonesia minimal sudah mendapatkan gaji setara UMR masing-masing daerah. 

Berdasarkan Salary Survey Report 2022 oleh HRDBacot, rata-rata gaji reporter di daerah Jakarta adalah Rp5.550.000 per bulan. Sementara itu, data gaji untuk profesi jurnalis dicantumkan terpisah yaitu Rp5.000.000 per bulan. 

Cara Menjadi Reporter

cara menjadi reporter
standret © freepik

Setidaknya ada dua cara utama yang bisa kamu lakukan jika ingin berkarier sebagai reporter di mana depan, yaitu: 

1. Pendidikan di bidang Jurnalistik atau ilmu terkait

Agar dapat menjadi seorang Reporter, kamu harus menempuh pendidikan S1 di bidang Jurnalistik atau yang berkaitan. Misalnya seperti Broadcasting, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ilmu Komunikasi, dan sebagainya. 

Dalam jurusan-jurusan tersebut biasanya akan ada mata kuliah yang berkaitan dengan peliputan berita, penulisan, dan penyampaian berita. Ini lah yang nantinya akan menjadi bekal dasar bagimu dalam menjalani profesi reporter. 

2. Mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) & Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ)

Hal selanjutnya yang tidak kalah penting adalah mengikuti UKW dan UKJ untuk mendapatkan sertifikasi yang menunjukkan bahwa kamu berkompetensi. Ujian ini memiliki tiga tingkatan yaitu Level Muda, Level Madya, dan Level Utama. 

Ujian ini diadakan langsung dibawah Dewan Pers sehingga akan mengukuhkan kredibilitas dan profesionalisme reporter/wartawan/jurnalis yang mengikuti. Wartawan sudah mengikuti ujian ini akan terdaftar namanya di database Dewan Pers. 

Nah, demikianlah beberapa hal yang perlu kamu ketahui seputar profesi reporter dan seluk-beluknya. Semoga memberikan gambaran bagi kamu yang tertarik untuk berkarier secara profesional sebagai reporter, wartawan, atau jurnalis, ya. 

Saat ini, kesempatan tersebut terbuka sangat lebar dan kamu perlu untuk mempersiapkan diri untuk itu. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti Pelatihan Menulis dan Melaporkan Berita untuk Calon Reporter Berita dari Cakap Upskill. Yuk, segera daftar kursusnya! #SiapaCakapDiaDapat

Baca juga: 

Hilda
Lulusan Sastra Jepang dengan 4 tahun pengalaman menulis kreatif, terutama di bidang edukasi. Senang mencari tahu dan menjelaskannya kembali lewat tulisan.