Cerita Sangkuriang dalam Bahasa Inggris Lengkap & Singkat

cerita-sangkuriang-dalam-bahasa-inggris

Legenda Sangkuriang dan Gunung Tangkuban Perahu merupakan legenda termasyhur di Nusantara. Bahkan, legenda ini juga sudah dikenal dalam versi budaya populer hingga pernah dijadikan sebuah film atau FTV. Kamu mungkin sudah membaca legenda Sangkuriang versi bahasa daerah atau pun versi bahasa Indonesia, tapi apakah kamu sudah pernah membaca cerita sangkuriang dalam bahasa Inggris? Kalau belum, pas banget nih kamu mampir di artikel ini! Happy reading!

Table of Contents

Mengenal Legenda Sangkuriang

Sebelum membaca cerita sangkuriang dalam bahasa Inggris, spoiler-in dulu yuk asal mula dan garis yang membentuk cerita cinta rumit ini!

Sangkuriang adalah sebuah cerita legenda yang berkembang di daerah Jawa Barat. Kalau berbicara tentang Sangkuriang, pasti ada satu nama yang melekat padanya, yaitu Dayang Sumbi. Seorang kekasih yang ternyata menjelang akhir kisah dijelaskan bahwa ia adalah ibu kandung Sangkuriang.

Lalu, selain menceritakan sebuah kisah cinta “terlarang” dan “rumit”, legenda Sangkuriang juga erat kaitannya dengan satu nama tempat di daerah Jawa Barat, yaitu Gunung Tangkuban Perahu. Gunung ini menjadi salah satu icon penting dalam cerita Sangkuriang yang akhirnya digunakan oleh Dayang Sumbi untuk memutuskan hubungan dengan Sangkuriang? Lho, kok bisa ya? Penasaran dengan versi cerita lengkapnya? Yuk, lanjut baca section di bawah ini!

Cerita Sangkuriang dalam Bahasa Inggris Singkat dan Artinya

The legend tells that, long ago, there lived a beautiful woman named Dayang Sumbi, the daughter of the king of Sumbing Perbangkara. Her beautiful face made Dayang Sumbi contested by the princes.

As a princess from the kingdom, Dayang Sumbi has a weaving hobby. One time, when she was busy weaving cloth, suddenly her loom fell. Instead of taking it herself, Dayang Sumbi said an oath: if the one who took the loom were a man, then she would take him as her husband, but if the one who took the loom were a woman, she would make her a sister.

Unexpectedly, sometime later, there came a male dog named Si Tumang, which brought Dayang Sumbi’s loom. Finally, to fulfill her oath, Dayang Sumbi married Tumang (long story short, Tumang was a god who was expelled from heaven). From that marriage, a son named Sangkuriang was born.

Time went on until Sangkuriang grew into a handsome boy. One day, Sangkuriang found out that his mother wanted to eat a deer’s liver. Sangkuriang also hunted into the forest with Tumang. While hunting, Sangkuriang felt upset because he hadn’t successfully hunted any animals. Then, he decided to kill Tumang and gave Tumang’s heart to his mother.

Moments later, Dayang Sumbi found out that Sangkuriang had killed Tumang. Furiously, Dayang Sumbi hit Sangkuriang’s head and threw him out of the house.

Years later, Sangkuriang, who was kicked out of the house, had grown into a handsome man. While Dayang Sumbi remained young, this was because at that time Dayang Sumbi ate Tumang’s liver. One day, Sangkuriang met Dayang Sumbi again, and they fell in love with each other.

Dayang Sumbi, who finally found out that the young man was her biological son who had been expelled for years, insisted on refusing and decided on Sangkuriang to do an impossible assignment.

Dayang Sumbi said that if Sangkuriang wanted to marry her, he had to build a big boat in just one night. Sangkuriang also agreed. With the help of the spirits, Sangkuriang almost succeeded in the task before dawn.

However, Dayang Sumbi did not remain silent. She and the women around her pounded the mortar and made it look like the dawn had come. The spirits fled, so Sangkuriang failed to finish his boat. This made Sangkuriang furious and kicked the boat upside down. The overturned boat is now known as Mount Tangkuban Perahu.

Sudah Tahu Level Bahasa Inggrismu? Ikuti Placement Test Cakap untuk Mengetahuinya!

(TERJEMAHAN)

Legenda mengisahkan, dahulu kala, hiduplah seorang wanita cantik jelita bernama Dayang Sumbi, putri dari raja Sumbing Perbangkara. Parasnya yang cantik membuat Dayang Sumbing diperebutkan oleh para pangeran. 

Sebagai seorang putri dari kerajaan, Dayang Sumbing memiliki hobi menenun. Suatu ketika, saat ia sedang asyik menenun kain, tiba-tiba alat tenunnya jatuh. Alih-alih mengambilnya sendiri, Dayang Sumbi justru mengatakan sebuah sumpah, jika yang mengambil alat tenunnya seorang pria, maka ia akan menjadikannya sebagai suami, jika yang mengambil alat tenunya seorang wanita, ia akan menjadikannya saudara. 

Tak disangka, beberapa waktu kemudian, datanglah seekor anjing jantan yang diberi nama si Tumang, ia membawa alat tenun Dayang Sumbi. Akhirnya, untuk memenuhi sumpahnya, Dayang Sumbi pun menikahi si Tumang (singkat cerita, Tumang adalah seorang dewa yang diusir dari kayangan). Dari pernikahan itu, lahirlah seorang putra bernama Sangkuriang.

Waktu terus berjalan, hingga Sangkuriang tumbuh menjadi anak yang tampan. Suatu hari, Sangkuriang mengetahui bahwa ibunya ingin sekali memakan hati rusa. Sangkuriang pun berburu ke hutan bersama Tumang. Di tengah perburuan, Sangkuriang merasa kesal dan marah karena tidak ada satu pun hewan yang berhasil diburu. Hingga pada akhirnya, ia memutuskan untuk membunuh Tumang dan memberikan hati Tumang kepada ibunya.

Beberapa saat kemudian, Dayang Sumbi mengetahui bahwa Sangkuriang telah membunuh si Tumang. Karena murka, Dayang Sumbi pun memukul kepala Sangkuriang dan mengusirnya dari rumah.

Tahun demi tahun berlalu. Sangkuriang yang diusir dari rumah kini sudah tumbuh menjadi laki-laki dewasa yang rupawan. Sedangkan Dayang Sumbi, ia tetap awet muda, hal tersebut dikarenakan pada waktu itu Dayang Sumbi memakan hati si Tumang. Suatu ketika, Sangkuriang bertemu kembali dengan Dayang Sumbi, mereka pun saling jatuh cinta. 

Dayang Sumbi yang pada akhirnya mengetahui bahwa pemuda itu adalah anak kandungnya yang telah diusir bertahun-tahun, ia pun bersikeras menolak dan memutuskan Sangkuriang. Hingga mengajukan persyaratan yang mustahil dilakukan.

Dayang Sumbi mengatakan, jika Sangkuriang ingin menikahinya, maka ia harus membangun perahu besar hanya dalam waktu semalam. Sangkuriang pun menyanggupinya. Dengan bantuan para mahluk halus, Sangkuriang hampir berhasil membangun sebuah perahu besar sebelum terbitnya fajar. 

Namun, Dayang Sumbi tidak tinggal diam. Ia dan para wanita di sekitarnya menumbuk lesung dan membuat seakan-akan waktu fajar sudah datang. Para makhluk halus pun kabur, sehingga Sangkuriang gagal menyelesaikan perahunya. Hal tersebut membuat sangkuriang marah besar dan menendang perahu tersebut hingga terbalik. Perahu terbalik itulah yang kini dikenal dengan nama Gunung Tangkuban Perahu.

Pesan Moral dari Cerita Sangkuriang

Berikut pesan moral dari cerita Sangkuriang dalam bahasa Inggris dan artinya:

  • Never lie and fool parents.
    (Jangan pernah berbohong dan mengelabui orang tua).
  • Love someone reasonably. Don’t be blinded by love and too obsessed with someone.
    (Mencintai seseorang dengan sewajarnya dan secukupnya. Jangan sampai dibutakan oleh cinta dan terlalu terobsesi dengan seseorang).
  • Mind your words as they might hurt you.
    (Hati-hati saat berbicara dan membuat sumpah serapah karena bisa jadi hal tersebut akan merugikanmu).
  • Maintain the relationship between children and parents to avoid any misunderstanding.
    (Jaga hubungan antara anak dan orang tua agar tidak terlibat dalam sebuah kesalahpahaman).

     

     

Itulah cerita Sangkuriang dalam bahasa Inggris lengkap dengan pesan moralnya. Yuk, coba belajar membuat cerita narasi dalam bahasa Inggris agar kemampuan bahasa Inggrismu semakin meningkat! Nah, biar belajarnya lebih semangat dan terarah, kamu bisa coba kelas bahasa Inggris online di Cakap! Belajar bahasa Inggris di Cakap dijamin seru dan nggak bikin bosen! Cobain kelasnya sekarang, yuk!

Referensi:
-histori.id
-grammarly.com

Baca Lagi:

Lely
Saya adalah pencinta sastra dan gemar menyelami tulisan-tulisan lama. Saya percaya bahwa “Menulis, menciptakan ide/gagasan, dan berbagi pengetahuan adalah cara untuk tetap ada dalam pusaran sejarah”.

Tips & Trik E-Book

Lancar Bahasa Inggris Tanpa Buang Waktu Bertahun-tahun

Karyawan yang menguasai bahasa asing dapat potensi 10 – 20% gaji lebih besar.

      #SiapaCakapDiaDapat