Cakap Upskill Bersama Empathy: “How to Know Yourself Better?”

cakap x empathy
Cakap X Empathy: “How to Know Yourself Better?”

Pernahkah kamu merasa bingung ketika dihadapkan dengan salah satu keputusan besar dalam hidup? Misalnya, jurusan apa yang harus diambil setelah lulus SMA, atau pekerjaan apa yang akan dilakukan setelah lulus kuliah. 

Tahukah kamu bahwa salah satu hal agar kamu bisa mengambil keputusan adalah dengan mengenal dirimu sendiri. Mengetahui kelebihan dan kekurangan serta berbagai kecenderungan pribadi akan membantumu menjalani hidup dengan lebih baik. 

Dalam Upskill kali ini, Cakap menggandeng Biro Konsultasi Psikologi Empathy yang merupakan salah satu lembaga layanan jasa psikologi. Webinar kali ini membahas bagaimana cara mengenali diri sendiri dengan lebih baik dengan menghadirkan Indah Kusuma Wardhani, S.Psi. sebagai pembicara. 

1. Identifikasi diri

Masing-masing individu memiliki sisi terbuka, sisi tersembunyi, sisi buta, dan sisi yang tidak diketahui. Untuk dapat mengenal diri dengan baik, kamu perlu untuk mengidentifikasi atau mengenali sisi-sisi tersebut dari dirimu. 

Pertama, sisi terbuka, yaitu sisi yang biasanya diketahui oleh semua orang yang berada di sekitar kita, termasuk diri sendiri. Kedua, sisi tersembunyi, yaitu sisi yang hanya diketahui orang kita dan beberapa orang terdekat saja. 

Ketiga, sisi buta, yaitu sisi yang tidak kita sadari, namun disadari oleh orang lain. Keempat adalah sisi tidak diketahui yaitu bagian dari diri kita yang butuh waktu untuk menemukannya, seperti bakat atau passion

2. Eksplorasi diri

Eksplorasi adalah salah satu bagian yang harus dilakukan dalam rangka “menemukan sesuatu”. Agar mengenal dirimu dengan lebih baik, kamu bisa mulai dengan mengeksplorasi hal-hal yang disukai sehingga memiliki preferensi dalam segala sesuatu. 

Hal tersebut akan membantumu untuk mengetahui kemampuan-kemampuan yang kamu miliki sehingga lebih mudah dalam segala sesuatu. Eksplorasi di sini termasuk mengikuti keingintahuan terhadap sesuatu. 

Hal-hal seperti mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, mencoba magang, belajar hal baru, hingga menjadi hubungan pun termasuk eksplorasi diri. Dengan demikian, kamu diharapkan bisa menemukan sesuatu yang baru tentang dirimu yang belum diketahui. 

Siapkan Dirimu Jadi Makin Terampil Bersama Cakap Upskill

3. Umpan balik

Hal selanjutnya yang perlu dilakukan untuk mengenali dirimu secara lebih dalam adalah dengan meminta umpan balik. Idealnya umpan balik ini dilakukan oleh profesional yang terlatih untuk mengenali perilaku manusia seperti mentor atau konselor. 

Namun, kamu juga dapat meminta umpan balik dari orang-orang terdekat seperti orang tua, saudara, dan teman-teman baik. Meski demikian, pastikan orang yang kamu mintai feedback adalah orang-orang yang dapat dipercaya serta objektif dalam memberi penilaian, ya! 

Selain itu, untuk dapat memproses umpan balik, kamu juga harus dalam keadaan stabil sehingga tidak terbawa perasaan. Dengan demikian, kamu pun akan lebih terbuka jika umpan balik yang disampaikan mengandung nasihat atau saran. 

4. Refleksi diri

Bagian terakhir adalah refleksi diri yaitu di mana kamu bisa berkaca dari pengalaman-pengalaman yang terjadi dan juga masukan dari orang lain. Kamu bisa melakukan kilas balik, misalnya apa yang terjadi pada dirimu dalam beberapa tahun terakhir

Salah satu bagian penting yang jangan sampai kamu lewatkan adalah bagaimana berbagai kejadian mempengaruhi dirimu. Pengalaman tentunya menjadikanmu berkembang sehingga perkembangannya perlu kamu perhatikan. 

Misalnya, ketika merefleksikan tentang dirimu sebagai anggota organisasi, kamu perlu mencari tahu apa yang berubah dari dirimu. Mencari tahu apakah ada hal yang sudah berkembang, dan hal apa saja yang masih perlu kamu kembangkan. 

Bahasan yang sangat menarik, bukan? Cakap Upskill bekerjasama dengan banyak lembaga untuk menghadirkan webinar insightful. Kamu bisa belajar banyak hal, mulai dari self-development hingga berbagai keterampilan yang bermanfaat di dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari. Download aplikasi Cakap dan pantau upcoming webinarnya, ya!

Baca juga: