Hangat dan Menyegarkan, Ini Sejarah Ini Balik Teh Inggris

Hangat dan Menyegarkan, Ini Sejarah Ini Balik Teh Inggris

Saat ini hari sering hujan, suhu udara pun sedikit lebih dingin. Nah, di saat seperti itu, paling menyenangkan untuk minum teh. Apalagi untuk menemani kamu yang sedang kursus bahasa Inggris online di Cakap. Jika kamu perhatikan di budaya pop saat ini, Inggris terkenal dengan hobi meminum teh.

Sejarah Teh Inggris

Hangat dan Menyegarkan, Ini Sejarah Ini Balik Teh Inggris
sumber: giphy

Peningkatan popularitas teh antara abad ke-17 dan ke-19 memiliki implikasi sosial, politik, dan ekonomi yang besar bagi Inggris. Teh mendefinisikan kehormatan dan ritual domestik, mendukung kebangkitan dan dominasi Kerajaan Inggris, dan berkontribusi pada kebangkitan Revolusi Industri dengan memasok modal untuk pabrik dan kalori untuk buruh.

Teh juga menunjukkan kekuatan globalisasi dan imperialisme untuk mengubah suatu negara dan membentuknya menjadi masyarakat modern yang dikenal sebagai hari ini. Teh tetap menjadi minuman populer di Inggris di zaman modern dan masih dianggap sebagai bagian penting dari identitas Inggris.

Sejak abad ke-18, Inggris telah menjadi salah satu konsumen teh terbesar di dunia. Kerajaan Inggris berperan dalam menyebarkan teh dari Tiongkok ke India sebagai bagian dari kepentingan Inggris mengendalikan produksi teh di Asia. Teh, yang merupakan minuman kelas atas di benua Eropa, menjadi pemasukan setiap kelas sosial di Inggris sepanjang abad ke-18.

Baik di Britania Raya dan Republik Irlandia, minuman teh sangat bervariasi sehingga cukup sulit untuk digeneralisasi. Walaupun biasanya disajikan dengan susu, tidak jarang juga yang meminumnya polos, dengan lemon, atau dengan gula. Teh kental, disajikan dalam cangkir dengan susu dan gula, adalah kombinasi populer yang dikenal sebagai builder’s tea.

Baca Juga

Cara Menyeduh Teh Inggris

Hangat dan Menyegarkan, Ini Sejarah Ini Balik Teh Inggris
sumber: giphy
  1. Letakan ketel berisi air di atas kompor. Gunakan air bersih yang bening agar rasa teh tidak terkontaminasi dengan rasa yang lain.
  2. Kriteria air mendidih untuk teh Inggris adalah yang berbuih dan di sekitar teko terasa hangat
  3. Tambahkan daun teh yang lepas (biasanya teh hitam) atau kantong teh ke dalam teko sebelum diseduh.
  4. Tuangkan air mendidih ke dalam teko berisi teh dan biarkan selama 2-5 menit. Teko dapat diletakkan di atas kompor dengan api kecil agar tetap hangat
  5. Saringan teh ditempatkan di atas cangkir dan teh dituangkan, kecuali jika kamu menggunakan kantong teh.
  6. Gula putih dan susu dapat ditambahkan, biasanya oleh tamu, jadi kamu hanya menyiapkannya di wadah terpisah jika teh disajikan sebagai suguhan.

Etiket Minum Teh Inggris

Hangat dan Menyegarkan, Ini Sejarah Ini Balik Teh Inggris
sumber: giphy

Ada pendapat tentang cara yang tepat untuk minum teh saat menggunakan cangkir dan cawan. Secara historis, selama era 1770-an dan 1780-an, gaya untuk minum teh biasanya disajikan dengan cangkir dan piring kecil. Piring lebih cekung daripada mode saat ini dan lebih mirip dengan mangkuk seperti pendahulunya dari Tiongkok.

Jika posisi cawan dan cangkir ada di atas meja, cara yang tepat untuk minum teh adalah dengan menaikkan cangkir teh saja, menempatkannya kembali ke dalam piring di sela-sela minum. Saat berdiri atau duduk di kursi tanpa meja, orang memegang piring teh dengan tangan kosong dan cangkir teh di tangan yang dominan. Ketika tidak digunakan, cangkir teh ditempatkan kembali di piring teh dan dipegang di pangkuan seseorang atau setinggi pinggang.

Dalam kedua acara tersebut, cangkir teh tidak boleh dipegang atau dilambaikan di udara. Jari-jari harus dilengkungkan ke dalam; meskipun ada kepercayaan yang populer di Amerika Serikat, tidak ada jari yang bisa keluar dari pegangan cawan.

Itu dia serba-serbi dari teh Inggris. Saking populernya, bahkan banyak yang percaya bahwa teh ini berasal dari Inggris, bukan Tiongkok. Minum teh ala Inggris sambil kursus bahasa Inggris online dapat menyegarkan hari dan pikiranmu.

Baca Juga

Related Post

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google