6 Perkara yang Merusak Amal Oleh H. Fatullah Z

perkara yang merusak amal
Dalam kehidupan, tidak jarang kita melakukan kesalahan dan kekhilafan. Namun sadarkah bahwa dosa-dosa yang dilakukan ada beberapa yang dapat menghapus amal-amal kebaikan yang telah kita perbuat. Begitulah Ucap H. Fatullah Z membuka dakwah mengenai, “6 Perkara yang Merusak Amal” melalui program Awadah Dakwah Festival. Berikut adalah 6 perkara yang merusak amal :

Al istghlal bi’uyubil kholqi (sibuk dengan aib orang lain)

Sehingga lupa pada aib sendiri. Semut di seberang kelihatan sedang gajah dipelupuk mata tidak kelihatan. Allah Ta’ala berfirman :

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺟْﺘَﻨِﺒُﻮﺍ ﻛَﺜِﻴﺮًﺍ ﻣِّﻦَ ﺍﻟﻈَّﻦِّ ﺇِﻥَّ ﺑَﻌْﺾَ ﺍﻟﻈَّﻦِّ ﺇِﺛْﻢٌ ۖ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺠَﺴَّﺴُﻮﺍ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain” (QS. Al-Hujurat : 12)

Qaswatul qulub (hati yang keras)

Kerasnya hati terkadang lebih keras dari batu karang. Sulit menerima nasehat. Allah  subhânahu wa ta’âlâ berfirman :

ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻓِﻲ ﻗُﻠُﻮﺑِﻬِﻢْ ﻣَﺮَﺽٌ ﻏَﺮَّ ﻫَﺆُﻟَﺎﺀِ ﺩِﻳﻨُﻬُﻢْ

Artinya : “…Dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata, ‘Mereka itu (orang-orang mu’min) ditipu oleh agamanya.” (QS. Al-Anfâl : 49)

Hubbun dunya (cinta terhadap dunia)

Merasa hidupnya hanya di dunia aja maka segala aktifitasnya tertuju pada kenikmatan dunia sehingga lupa akan hari esok di akhirat. Allah Ta’ala berfirman :

ﻣَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻳُﺮِﻳﺪُ ﺣَﺮْﺙَ ﺍﻵﺧِﺮَﺓِ ﻧﺰﺩْ ﻟَﻪُ ﻓِﻲ ﺣَﺮْﺛِﻪِ ﻭَﻣَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻳُﺮِﻳﺪُ ﺣَﺮْﺙَ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻧُﺆْﺗِﻪِ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﻭَﻣَﺎ ﻟَﻪُ ﻓِﻲ ﺍﻵﺧِﺮَﺓِ ﻣِﻦْ ﻧَﺼِﻴﺐ

Artinya : ”Barang siapa menghendaki pahala akhirat niscaya Kami tambah pahala itu baginya, dan barang siapa menghendaki pahala dunianya niscaya Kami beri pahala baginya, dan tidak ada bagian yang dia peroleh di akhirat”. (Asy-Syura: 20)

Qillatul haya’ (sedikit rasa malunya) 

Jika seseorang telah kehilangan rasa malu maka akan melakukan apa saja tanpa takut dosa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda :

ﺇﻥَّ ﻟِﻜُﻞِّ ﺩِﻳﻦٍ ﺧُﻠُﻘًﺎ ، ﻭَﺇﻥَّ ﺧُﻠُﻖَ ﺍﻹﺳْﻼَﻡِ ﺍﻟﺤَﻴَﺎﺀ

Artinya : “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (HR. Ibnu Majah no. 4181) Thulul amal (panjang angan- angan) Merasa hidupnya masih lama di dunia ini sehingga enggan untuk taubat. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda:

ﻳَﻬْﺮَﻡُ ﺍﺑْﻦُ ﺁﺩَﻡَ ﻭَﻳَﺒْﻘَﻰ ﻣِﻨْﻪُ ﺍﺛْﻨَﺘَﺎﻥِ : ﺍﻟْﺤِﺮْﺹُ ﻭَﺍﻟْﺄَﻣَﻞُ

Artinya : “Anak Adam menjadi tua dan dua perkara masih tetap ada padanya: rakus dan angan-angan.”(QR. Al-Bukhari dan Muslim dari Anas)

Dhulmun la yantahi (kezhaliman yang tak pernah berhenti)

Perbuatan maksiat itu biasanya membuat kecanduan bagi pelakunya, jika tidak segera taubat dan berhenti maka sulit untuk meninggalkan kemaksiatan tersebut. Allah Ta’ala berfirman :

ﻭَﺇِﺫَﺍ ﻋَﻠِﻢَ ﻣِﻦْ ﺁَﻳَﺎﺗِﻨَﺎ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺍﺗَّﺨَﺬَﻫَﺎ ﻫُﺰُﻭًﺍ ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻟَﻬُﻢْ ﻋَﺬَﺍﺏٌ ﻣُﻬِﻴﻦ

Artinya : “Dan apabila dia mengetahui sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok. Merekalah yang memperoleh azab yang menghinakan.” (QS. Al-Jaatsiyah 9) Fatullah Z menjelaskan lebih dalam mengenai, “6 Perkara yang Merusak Amal” pada kajian Awadah Dakwah Festival 2020 melalui tayangan video berikut ini.

6 Perkara yang Merusak Amal

Oleh H. Fatullah Z

 

Ikuti Awadah Dakwah Festival secara LIVE, pukul 16.00 WIB dan 21.00 WIB setiap hari selama bulan Ramadhan hanya di aplikasi Cakap, sebuah platform belajar bahasa, mulai dari bahasa Inggris, Jepang, Mandarin dan Indonesia.  

Jangan lupa untuk download aplikasi Cakap untuk dapat terus tonton video Awadah Dakwah Festival setiap hari selama bulan Ramadhan 1441 H. Cari tau di sini untuk jadwal lengkap  Awadah Dakwah Festival 2020.



Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google