Merasa Sulit Belajar Bahasa Asing? Mungkin Ini Alasannya

Apple on Book

berbahasa asing kini menjadi salah satu skill yang dibutuhkan untuk mampu berkompetisi di era global ini. Dari duduk di bangku sekolah dasar pun atua bahkan sebelumnya, kita sudah mulai belajar bahasa asing yaitu bahasa Inggris. Namun tetap saja, terkadang sulit rasanya untuk bisa benar-benar mempelajari bahasa asing.

mungkin suka berpikir, ‘Kok aku gak bisa-bisa atau gak lancar-lancar ya? Padahal sudah belajar dengan tekun tapi masih saja susah rasanya. Apakah aku memang tidak memiliki kemampuan belajar bahasa yang baik?’

berpikir negatif duluan! Berpikir negatif hanya akan membuatmu semakin sulit belajar dan mencapai tujuan belajar bahasamu. Dan jika kamu terus berfokus pada rintangan ini, yang ada kamu merasa terbebani dan pengalaman belajarmu jadi gak seru lagi.

Meragukan diri sendiri memang normal. Semua orang pernah mengalaminya. Tapi jangan sampai itu menghalangi kemajuan belajar atau malah membuat kamu menyerah ya.

Ini kabar baiknya. Setiap orang bisa belajar bahasa, dan dengan kamu memiliki niat untuk mencoba, ini sudah menjadi langkah awal yang baik. Jika kamu merasa kesulitan belajar bahasa asing, kemungkinan besar kamu hanya sedang menghadapi suatu kendala. Dengan metode yang tepat, kamu bisa menghadapi kendala tersebut.

Tapi pertama-tama, kamu harus tahu terlebih dahulu kendala seperti apa yang kamu hadapi. Berikut masalah paling umum yang dihadapi oleh pembelajar abhasa dan solusinya.

Takut Gagal

Ketakutan belajar bahasa bisa menjadi salah satu hambatan yang menghalangimu. Jika kamu merasa takut menerapkan kemampuan bahasamu, bisa-bisa kamu kehilangan kesempatan latihan yang berharga.

Jika kamu melewatkan kesempatan tersebut, otomatis kamu tiadk bisa mengalami kemajuan dengan lebih cepat. Akhirnya yang terjadi adalah sebuah lingkaran setan yang menjebakmu. Gak mau kan?

Nah, supaya tidak terjebak, pertama-tama kamu harus bisa mengenali perasaanmu sendiri dan berupaya untuk membangun kepercayaan diri.

Tidak apa-apa jika kamu merasa cemas, tapi coba untuk gali lebih dalam alasan rasa cemasmu itu. Kesadaran ini tidak hanya mengurangi stres, tapi juga membantu kamu menemukan cara untuk mengatasinya.

Misalnya, untuk mengatasi rasa takutmu, kamu bisa menggunakan sumber-sumber interaktif yang bisa melatih kemampuan berbicaramu. Dengan demikian, kamu bisa mendapatkan latihan yang kamu butuhkan untuk membangun rasa percaya diri sebelum berbicara langsung dengan native speakers.

Yuk Download Cakap. Kamu Bisa Belajar Bahasa Asing Kapan Saja

Tidak Menggunakan Metode yang Tepat

Tidak menggunakan metode yang tepat source: giphy.com

Apakah metode belajar ini penting? Tentu! Tiap orang memiliki metode belajarnya masing-masing. Riset menyatakan, faktor-faktor seperti gaya belajar, kebutuhan, dan objektif merupakan kunci penting bagi pembelajar bahasa.

Jadi jika kamu tiba-tiba mulai belajar bahasa tanpa mempertimbangkan strategi, kamu bisa jadi memilih metode yang kurang tepat yang akhirnya malah menghambat proses belajar. Untuk mengetahui metode mana yang tepat untukmu, kamu bisa mencoba berbagai metode dan menilai mana yang paling cocok untukmu.

Catat hal-hal yang kamu suka dan tidak suka dari tiap metode dan bagaimana masing-masing metode tersebut bisa membantumu mencapai target belajarmu. Dengan demikian, kamu memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang harus kamu lakukan.

Tidak Memiliki Target

Tidak memiliki target source: giphy.com

Tanpa target, kamu tidak memiliki arah. Tanpa arah, akan sulit untuk mengalami kemajuan. Tanpa target, kamu mungkin bisa menambah sejumlah kosakata tapi akan sulit untuk benar-benar menguasainya.

Maka itu, kamu harus membuat target jangka pendek dan panjang. Apabila target tersebut tercapai, beri ‘penghargaan’ pada dirimu sendiri agar kamu semakin termotivasi. Contohnya, target jangka panjang kamu adalah agar bisa berinteraksi dengan penutur asli dalam waktu 1 tahun. Dari sini, tentukan target-target jangka pendek yang bisa membantu kamu mencapai target jangka panjang.

Misalnya, mempelajari dan berlatih 15 kosakata baru setiap harinya menggunakan metode yang tepat. Kemudian mempelajari tata bahasanya selama 20 menit setiap harinya. Apapun langkah dan targetmu, coba untuk sespesifik mungkin agar kamu bisa menilai kemajuanmu sendiri.

Kemudian, pantau target tersebut. Bisa di kalender smartphone, di buku catatan, atau di kertas karton yang kamu tempel di dinding kamar. Setelah tercapai, kamu bisa menghadiahi diri sendiri deh!

Stagnan di Satu Level

Stagnan di satu level source: giphy.com

Tidak berkembang setelah mencapai satu level saat belajar bahasa sangat mungkin terjadi. Di awal pembelajaran, orang cenderung belajar lebih cepat karena banyak hal-hal baru dan menarik yang bisa diserap.

Tetapi setelah beberapa saat, pembelajaran cenderung lebih stabil dan akhirnya menjadi stagnan. Kamu sudah tahu semua syarat dan aturan tata bahasa yang penting, sehingga rasanya sulit untuk bergerak lebih maju. Kamu mungkin saja merasa bahwa dulu kamu lebih jago belajar bahasa dibanding sekarang.

Namun, orang-orang yang merasakan ini cenderung menghadapi masalah yang sama: kosakata yang terbatas, kesulitan berbicara, kesalahan yang berulang, dan kata-kata yang terlalu sederhana.

Solusinya: berinteraksi dengan penutur asli atau native speakers. Kosakatamu secara alami akan berkembang berdasarkan topik pembicaraannya. Selain itu, semakin kamu sering berbincang, semakin kamu bisa mengikuti gaya bicara penutur asli sehingga keterampilan berbicaramu akan terdengar lebih alami. Native speakers juga bisa membantumu mengidentifikasi kesalahan-kesalahan yang kamu lakukan.

Metode Belajar yang Tidak Menyenangkan

Metode belajar yang tidak menyenangkan source: giphy.com

Nah ini salah satu alasan yang sangat sangat umum. Ketika belajar serasa seperti sebuah kewajiban, kamu cenderung akan menundanya atau bahkan berhenti sama sekali. Jelas. Siapa sih yang mau bosan!

Beberapa pembelajaran bahasa memang tidak semenarik yang lainnya. Pembelajaran bahasa tidak seperti jalan-jalan di luar negeri yang mengasyikkan. Terkadang, kamu perlu belajar kosakata, bahkan saat kamu sedang tidak mood. Atau mempelajari aturan tata bahasa yang rumit.

Untungnya, metode belajar tidak perlu membosankan agar efektif! Dengan gaya belajar yang menyenangkan, kamu akan lebih termotivasi untuk terus lanjut. Salah satu cara agar belajar lebih menyenangkan adalah dengan menjadikannya permainan, baik yang dimainkan sendiri atau bersama teman-teman.

Kalau kamu tidak punya kenalan yang sedang ingin belajar bahasa asing, kamu bisa mencari teman baru! Ada banyak cara untuk berkenalan dengan teman baru untuk belajar bahasa bersama, salah satunya dengan gabung di Cakap English Club!

Di Cakap English Club, kamu bisa belajar dengan guru profesional dan mendiskusikan topik-topik menarik dengan teman-teman baru. Belajar rame-rame jadi makin semangat deh!

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google