Mau Skor Tes IELTS Writing Tinggi? Ingat Tips Penting Ini!

Salah satu tes yang paling sering digunakan untuk menguji kemampuan bahasa Inggris  adalah IELTS. Banyak kampus di luar negeri menggunakan tes ini sebagai standar seleksi masuk mahasiswa internasional, khususnya di Inggris dan negara-negara persemakmuran. Rata-rata skor band IELTS yang dibutuhkan untuk masuk ke universitas di Australia atau Inggris adalah sekitar 6.5 – 7.

Tes IELTS sendiri terbagi menjadi 4 bagian yaitu listening, reading, writing, dan speaking. Di artikel kali ini, Cakap akan memberikan kamu tips untuk mengerjakan tes IELTS khusus bagian writing.

Bagaimana kriteria penilaian writing test IELTS? Writing test pada IELTS terbagi menjadi dua yaitu Writing Task 1 dan Task 2. Keduanya memiliki empat kategori penilaian, yaitu task achievement, coherence & cohesion, lexical resource, dan grammatical range and accuracy.

KategoriPenjelasan
Task Achievement

– Dapat mengikuti instruksi yang diberikan secara menyeluruh

– Membahas diagram (Task 1) dan topik (Task 2) yang diberikan

Coherence & Cohesion

– Mempresentasikan topik utama dengan alur yang logis

– Menuliskan paragraf dengan struktur yang jelas sehingga mudah dibaca dan dimengerti

Lexical Resource

– Menggunakan kosakata yang beragam secara tepat

– Tidak terlalu banyak melakukan pengulangan kata-kata atau frasa

grammatical Range and Accuracy– Menggunakan berbagai struktur tata bahasa yang fleksibel dan akurat

Belajar Bahasa Inggris Dimana dan Kapan Saja, Mudah, Hanya Dengan Aplikasi Cakap

Writing Task 1 menguji kemampuan menulis laporan berdasarkan diagram data, sementara Task 2 menguji kemampuan menuliskan esai argumentatif berdasarkan topik yang sudah ditentukan. Minimal penggunaan kata untuk Task 1 adalah 150 kata, sementara untuk Task 2 250 kata.

Pastikan tulisanmu tidak kurang dari syarat yang diminta, tapi juga jangan berlebihan. Jika terlalu panjang, bisa jadi tulisanmu berisi informasi yang kurang relevan. Untuk Task 1, peserta disarankan untuk menulis sekitar 170-190 kata, sementara untuk Task 2 270-290 kata.

Task 1

Pada bagian ini, kamu hanya diminta untuk menggambarkan data yang sudah ada. Jadi pastikan tulisanmu tidak mengandung opini. Waktu yang direkomendasikan untuk mengerjakan Task 1 adalah 20 menit walaupun waktu pengerjaannya sendiri tidak dibatasi. Selain itu, skor Task 1 hanya 33% dari total skor writing. Karena itu, sangat disarankan untuk mengerjakan Task 2 terlebih dahulu.

Pelajari jenis-jenisnya

Ada 6 tipe gambar yang bisa muncul dalam Task 1. Ada peta, diagram, diagram batang, tabel, grafik garis, dan diagram lingkaran. Ada pula soal yang mengkombinasikan dua tipe, misalnya diagram batang dengan diagram lingkaran.

Pelajari fituf-fitur utama semua jenis diagram dan berlatih dengan keenamnya sehingga kamu siap mendapatkan berbagai tipe soal. Fitur utama yang biasanya diutamakan adalah kategori terendah dan tertinggi serta perbedaan paling signifikan antar kategori.

Mulai dengan kalimat pembuka

Introductory sentence atau kalimat pembuka biasanya memberikan gambaran umum dari diagram yang diberikan. Kalimat ini biasanya tidak terlalu kompeks dan memiliki gaya penulisan yang standar. Contohnya:

The two graphs illustrate the number of online shopping sales of the two companies in 2018 and 2019.

Kosakata yang umum digunakan

Untuk menggambarkan tren peningkatan

  • Rise / a rise
  • Climb / a climb
  • Grow / a growth
  • Increase / an increase
  • Go up

Untuk menggambarkan tren penurunan

  • Fall / a fall
  • Decline / a decline
  • Drop / a drop
  • Decrease / a decrease

Kosakata lainnya

  • Fluctuate
  • Remain unchanged
  • Steady
  • Stable
  • Reach a peak of / peak at
  • Plateau
  • Hit a high/low of
  • Level off

Kata kerja (adjectives) & keterangan (adverbs)

  • Steady / steadiily
  • Steep / steeply
  • Significant / significantly
  • Gradual / gradually
  • Rapid / rapidly

Waktu

  • In the following … days/months/years
  • … days/months/years later
  • over the next … days/months/years
  • over the period
  • from … to … / between … and …
  • the first/final year
  • at the beginning/ end of the period

Kalimat penutup

Task 1 sebenarnya tidak membutuhkan kalimat penutup. Namun, kalimat penutup bisa menjadi pengganti kalimat pembuka. Tutup tulisanmu dengan kalimat yang memberikan gambaran umum yang bisa didapat dari diagram yang belum kamu sebutkan. Hindari menutup paragraf dengan informasi yang repetitif. Contoh:

Overall, the two charts show similar food consumption trends except in the use of onions and carrots which were significantly lower in Australia and Singapore. 

Task 2

Task 2 source: giphy.com

Pada Task 2, peserta diminta untuk menuliskan argumennya atau suatu topik. Di bagian ini, kamu dapat menuliskan opinimu. Jangan lupa berikan argumen yang mendukung sudut pandangmu. Bisa juga menambahkan contoh yang relevan agar lebih komprehensif.

Task 2 biasanya terdiri dari 4 atau 5 paragraf. Paragraf pertama merupakan paragraf pembuka dan paragraf terakhir merupakan paragraf penutup. Tiap paragraf harus memiliki ide utama dengan poin-poin pendukung.

Analisis pertanyaan atau pernyataan yang diberikan

Sebelum menjawab, baca dulu pertanyaan dengan baik. Contohnya:

Professional athletes in popular sports like football (soccer) and basketball are overpaid.

To what extent do you agree or disagree?

Pernyataan di kalimat pertama menyatakan bahwa atlet olahraga-olahraga populer seperti sepakbola dan basket dibayar terlalu tinggi. Kemudian pernyataan dilanjutkan dengan pertanyaan “to what extent”. “To what extent” berarti sejauh mana kamu setuju atau tidak setuju. Artinya, kamu tidak harus sepenuhnya setuju atau tidak setuju.

Kamu perlu memikirkan pertanyaan ini baik-baik. Apakah kamu setuju dengan pernyataan tersebut atau adakah bagian dari pernyataan tersebut yang tidak kamu setujui? Setelah menganalisis soalnya, barulah kamu mulai menyusun argumenmu.

Merencanakan tulisan

Ambil waktu untuk merencanakan apa yang akan kamu tulis. Task 2 merupakan task terakhir setelah listening, reading, dan writing task 1 sehingga konsentrasi dan energimu kemungkinan sudah tidak maksimal. Akibatnya, kamu bisa hilang fokus, menyajikan argumen yang tidak terstruktur, serta melakukan kesalahan-kesalahan sepele.

Oleh karena itu, penting untuk membuat strategi yang jelas dengan ide yang juga konkrit. Kamu bisa mengambil waktu sekitar 5 menit untuk menyusun ide. Buatlah poin-poin pro atau kontra yang dapat mendukung jawabanmu. Berlatih merencanakan tulisan membuat kamu bisa memperkirakan berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk membuat rencana penulisan yang matang.

Bahasa formal

Karena ini merupakan esai, gunakan bahasa formal. Agar terlihat lebih formal, kamu bisa menggunakan kalimat pasif. Ini juga membuat kalimatmu terlihat lebih objektif. Gunakan kata penghubung yang juga formal seperti however, therefore, nevertheless, dan lain-lain.

Paragraf awal dan akhir

Paragraf pembuka biasanya berisi hook, pernyataan latar belakang, dan pernyataan tesis. Dalam writing test IELTS, hook sebenarnya tidak jadi penilaian sehingga tidak benar-benar dibutuhkan. Namun kamu bisa menambahkan satu dua kalimat hook dalam tulisanmu. Hook bisa berupa kutipan, ilustrasi, atau pernyataan sehingga orang yang membaca akan tertarik untuk lebih lanjut membaca tulisanmu.

Selanjutnya ada pernyataan latar belakang. Kalimat ini bertujuan untuk menyajikan isu yang diangkat pada pertanyaan. Untuk ini, kamu bisa memparafrasekan pernyataan yang diberikan.

Setelahnya, lanjutkan dengan pernyataan tesis yang menggambarkan sudut pandangmu secara umum. Kalimat ini merupakan kalimat yang paling penting. Kamu bisa mempelajari berbagai cara menulis pernyataan tesis berdasarkan tipe esai yang kamu dapat.

Paragraf pembuka tidak perlu ditulis terlalu panjang. 45-60 kata saja sudah cukup karena fungsinya hanya memperkenalkan ide utama. Proprosi nilaimu lebih banyak berasal dari paragraf-paragraf selanjutnya yang menjabarkan argumenmu.

Ringkas seluruh poin yang sudah kamu sampaikan dalam paragraf penutup. Di sini, kamu juga bisa memberikan sejumlah saran atau ide.

Setelah membaca tips di atas, dapat disimpulkan bahwa dibutuhkan kosakata yang luas untuk mendapatkan skor writing yang tinggi. Kamu bisa memperkaya kosakata dan mendapatkan tips-tips tes kemampuan bahasa Inggris lainnya dengan belajar bahasa Inggris di Cakap. Selain IELTS, ada pula tes kemampuan bahasa Inggris lainnya yaitu TOEFL. Cakap juga menyediakan kelas persiapan TOEFL lho. Yuk tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu!

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google