Rangkuman Materi Pelajaran Bahasa Jepang SMA Kelas 12

materi bahasa jepang kelas 12
Photo by Milatas from iStock

Ketika Sobat Cakap memasuki kelas XII SMA, pelajaran bahasa Jepang yang akan dipelajari pun akan semakin sulit. Kamu akan diminta lebih terbiasa dengan penggunaan huruf hiragana dan katakana dalam setiap materinya. Nah, kira-kira apa saja materi bahasa Jepang kelas 12 yang akan kamu pelajari? Yuk, cari tahu dalam artikel berikut ini!

Table of Contents

Menggunakan Bentuk Ajakan

1. KK (bentuk -masu) ませんか

Pola kalimat ini digunakan untuk mengajak melakukan kegiatan. Contoh: 

ゆうえんちへいきませんか?
Yuuenchi e ikimasenka?
Apakah kamu ingin pergi ke taman hiburan?

2. KK (bentuk -masu) ましょう

  • Pola kalimat ini digunakan untuk menanggapi dan menerima ajakan lawan bicara.
  • Untuk menyatakan persetujuan terhadap ajakan lawan bicara digunakan [いいですね, KK (bentuk -masu) ましょう] Contoh:

いいですね、いましょう。
Ii desu ne, imashou.
Baiklah, ayo pergi. 

  • Untuk menolak ajakan lawan bicara digunakan, [すみません、ちょっと…]

3. KB (waktu) はどうですか

Pola kalimat ini digunakan untuk mengajukan atau mengusulkan waktu untuk melakukan kegiatan, contoh: 

A: どようびはどうですか?
Doyoubi wa dou desuka?
Bagaimana dengan hari Sabtu? 

B: いいですね。そうしましょう。
Ii desu ne. Soushimasyou.
Baiklah. Setuju. 

Cara Menelepon Orang Jepang

1. もしもし, [Nama orang] さんのおたくですか 

  • Pola kalimat ini digunakan untuk membuka pembicaraan di telepon untuk memastikan nomor yang dituju benar, “Apakah ini rumah [nama orang]?”
  • Jawabannya jika benar [はい、そうです]. Jika salah sambung [いいえ、ちがいます].

Contoh:

Q: もしもし、二ナさんのおたくですか?
Moshi moshi, nina san no otaku desu ka
Halo, apakah ini rumah nina?

A: はい、そうです。 / いいえ、ちがいます。
Hai, sou desu / Iie, chigaimasu.
Ya, benar / Bukan, salah.

2. KB (nama sendiri)ですが , KB (nama orang) さんをおねがいします

  • Pola kalimat ini digunakan untuk menyebutkan nama sendiri dan meminta “Tolong panggilkan/sambungkan dengan orang yang dituju.”
  • Dalam tata krama menelepon di Jepang, penelepon harus menyebutkan namanya terlebih dahulu sebelum disambungkan/dipanggilkan orang yang ingin dicari.

Contoh: 

トノですが、みきさんをおねがいします。
Tono desuga, Miki-san wo onegaishimasu.
Saya Tono, tolong disambungkan dengan Miki. 

Menyatakan Keinginan

KK (bentuk -masu) たいです

Pola kalimat ini digunakan untuk mengungkapkan keinginan diri sendiri, tidak untuk menyatakan keinginan orang lain. Contoh: 

わたしは ダイビングをしたいです。
Watashi wa daibinggu wo shitai desu.
Saya ingin pergi menyelam. 

Musim dalam Bahasa Jepang

Menyebutkan berbagai musim, cuaca yang ada di suatu negara, agar dapat menjelaskan keadaan musim, cuaca dan suhu di suatu tempat. Pola kalimat:

1. KB (tempat) は いま  KS (musim) です

Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan musim, contoh: 

にほんはいまはるです。
Nihon wa ima haru desu.
Sekarang musim semi di Jepang.

2. KB (tempat) は KS (keadaan) です

  • Pola ini digunakan untuk menyatakan kondisi udara: さむい (dingin), あつい (panas), あたたかい (hangat), すずしい (dingin). 
  • Juga bisa untuk menyatakan keadaan cuaca suatu kota: はれています (cerah), くもっています(berawan) あめ / ゆきがふっています (turun hujan/salju).

Contoh: 

メダンはあついです。
Medan wa atsui desu.
Medan panas. 

Tempat Wisata

1. KB (tempat) に KB1 (tempat wisata) や KB2 (tempat wisata) などがあります

Pola kalimat ini digunakan menjelaskan objek wisata yang ada di suatu daerah/kota. Contoh: 

ボゴルにしょくぶつえんやサファリパークなどがあります。
Bogoru ni shokubutsu-en ya safaripaaku nado ga arimasu.
Bogor memiliki kebun raya dan taman safari.

2. KB (tempat) で  KK (bentuk kamus) ことができます

Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan “di tempat tersebut memiliki kondisi yang memungkinkan untuk melakukan kegiatan kegiatan yang mungkin dapat dilakukan di tempat tersebut.” Contoh:

どうぶつえんでぞうにのることができます。
Dou butsu en de zou ni noru koto ga dekimasu.
Di kebun binatang bisa menaiki gajah. 

Menyatakan Keinginan dan Meminta Informasi

1. KK (bentuk -masu) たいんですが…

Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan keinginan, dan sekaligus meminta informasi/saran dari lawan bicara tersebut. Contoh: 

インドネシアごのほんをかいたいんですが…
Indonesia go no hon wo kaitain desu ga…
Saya ingin membeli buku bahasa Indonesia…

2. KB (bentuk) なら, KB (tempat) がいいですよ

Pola kalimat ini digunakan untuk memberikan saran atas pertanyaan lawan bicara. Pola kalimat 1 dan pola kalimat 2 ini umumnya digunakan secara berpasangan.

[~よ] digunakan untuk memberitahukan kepada seseorang yang belum tahu tentang sesuatu, Misalnya: rasa, harga, waktu dll. Contoh:

A: インドネシアごのほんをかいたいんですが…
Indonesia go no hon wo kaitain desuga…
Saya ingin beli buku bahasa Indonesia…

B: インドネシアごのほんなら, [GRAMEDIA] がいいですよ
Indonesia go no hon nara, GRAMEDIA ga ii desu yo.
Kalau buku bahasa Indonesia, GRAMEDIA bagus. 

Sudah Tahu Level Bahasa Jepangmu? Ikuti Placement Test Cakap untuk Mengetahuinya!

Menyatakan Larangan

KK (bentuk -nai) ないでください

Pola kalimat ini digunakan untuk memohon  lawan bicara untuk tidak melakukan suatu tindakan atau menyatakan larangan. Contoh: 

たばこをすわないでください。
Tabako o suwanaide kudasai.
Tolong jangan merokok. 

Menyatakan Pengalaman

KK (bentuk -ta) たことがあります

Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan pengalaman atau perbuatan yang pernah dilakukan di masa lampau. Tidak digunakan untuk menyatakan “sudah melakukan suatu hal.”

Kata kerja harus diubah ke bentuk -ta, aturan perubahan sama dengan bentuk-te

Contoh: 

さくらをみたことがあります。
Sakura wo mita koto ga arimasu.
Saya sudah pernah melihat bunga sakura. 

Menyatakan Bentuk Lampau Kata Sifat

KB ha KS (-i) かったです / くなかったです。

KB ha KS(-na) でした / ではありませんでした。

Pola kalimat ini adalah bentuk lampau dari kata sifat, digunakan untuk menyatakan kesan/pengalaman yang sudah lampau atau keadaan yang sudah lampau, misalnya kesan terhadap tempat yang dikunjungi, setelah ujian dll. 

Dalam bahasa Jepang, kata sifat juga mengalami perubahan bentuk sesuai dengan waktu kejadian seperti halnya kata kerja. Pada pola kalimat [KS desu], untuk KS (-i) yang mengalami perubahan adalah kata sifat itu sendiri, sementara untuk KS (-na), perubahan hanya terjadi pada desu. Pola perubahan adalah sebagai berikut. 

Contoh: 

  • メダンはあつかったです / あつくなかったです。
    Medan wa atsukatta desu / atsunakatta desu.
    Medan panas/ tidak panas.
  • ボゴルはしずかでした / しずかではありませんでした。
    Bogor wa shizuka deshita / shizuka de wa arimasen deshita.
    Bogor tenang/tidak tenang.

Menyatakan Kondisi/Keadaan

KK (bentuk kamus/-ta) / KSn です

Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan atau menjelaskan suatu keadaan. 

Untuk menyatakan masuk angin/flu dan terluka, lazimnya dalam bentuk lampau (bentuk -ta), sehingga menjadi かぜをひきました (kaze wo hikimashita) dan けがをしました (kega wo shimashita) Pola ini lazimnya digunakan sebagai jawaban atas pertanyaan どうしたんですか.

Pertanyaan どうしたんですか (dou shitandesuka) hanya dapat digunakan untuk menanyakan keadaan jika tampak perubahan pada lawan bicara, seperti pucat, lemas, kesakitan, tidak masuk sekolah, dll. 

Contoh: 

A: どうしたんですか。
Dou shitan desuka?
Kamu kenapa? (ketika lawan bicara terus memegangi kepala/berjalan terseok seok). 

B: あたまがいたいんです / けがをしたんです。
Atama ga itain desu/kega wo shitandesu.
Kepala saya sakit/Saya terluka. 

Menyampaikan saran

KK (bentuk -ta) たほうがいいです

Pola kalimat ini digunakan untuk memberikan saran agar lawan bicara melakukan suatu hal.

Partikel yo sering digunakan di akhir kalimat agar saran tidak terkesan memaksa. Contoh: 

あさごはんをたべたほうがいいですよ。
Asa gohan wo tabeta hou ga ii desu yo.
Kamu sebaiknya sarapan pagi. 

Makin Gampang Belajar Bahasa Jepang, Daftar Cakap Sekarang!

Meminta Izin untuk Mengemukakan Alasan/Larangan

1. KK (bentuk -te) てもいいですか

Pola kalimat ini digunakan untuk meminta izin, jawabannya adalah:

  1. はい、いいですよ (Hai, ii desu yo), jika mengijinkan. Akhiran ~yo di sini merupakan penekanan bahwa pemberi izin tidak keberatan/memperbolehkan.
  2. いいえ、いけません (Iie, ikemasen), bentuk penolakan ini hanya digunakan oleh orang yang kedudukan/statusnya lebih tinggi atau digunakan pada saat game atau bergurau saja. Tidak sopan jika digunakan terhadap orang yang lebih tua/statusnya lebih tinggi. Contoh:

A: せんせい、うちへかえってもいいですか。
Sensei, uchi e kaettemo ii desu ka?
Sensei, apakah boleh pulang ke rumah? 

B: はい、いいですよ / いいえ、いけません。
Hai, ii desu yo/ Iie, ikemasen.
Iya, boleh/ Tidak, jangan. 

2. KK/KSので, KK (bentuk -te) てもいいですか

  • [ので] di dalam pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan alasan melakukan suatu hal 
  • KK yang digunakan sebelum [ので] adalah bentuk kamus atau bentuk -ta, contoh:
  • bentuk kamus: ねつがあります → ねつがあるので、うちへかえってもいいですか
  • bentuk -ta: かぜをひきました → かぜをひいたので、うちへかえってもいいですか

Menyatakan Keinginan terhadap Benda

KB がほしいです 

  • Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan keinginan pembicara itu sendiri akan suatu benda.
  • Tidak dapat digunakan untuk menyatakan keinginan lawan bicara atau orang lain.

Contoh: 

わたしはカメラがほしいです。
Watashi wa kamera ga hoshii desu.
Saya ingin kamera. 

Menyatakan Ungkapan Memberi/Menerima

1. KB (pemberi) は KB (penerima) に KB (hadiah) をあげました

  • Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan “memberikan hadiah kepada seseorang.” 
  • Partikel ni berfungsi untuk menunjukkan “penerima.”
  • KB (pemberi) boleh diri sendiri maupun orang lain. Sedangkan KB (penerima) tidak boleh diri sendiri. 

Contoh:

わたしは Aさんにかばんをあげました。 (O)
Watashi wa A-san ni kaban wo agemashita.
Saya memberikan tas kepada A. 

Aさんはわたしにかばんをあげました。 (X)
A-san wa watashi ni kaban wo agemashita.
Asan memberikan tas kepada saya.

2. KB (penerima) は KB (pemberi) に KB (hadiah) をもらいました

  • Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan “menerima hadiah dari seseorang.”
  • Partikel ni menunjukkan pemberi.
  • KB (penerima) boleh diri sendiri maupun orang lain. Sedangkan KB (pemberi) tidak boleh diri sendiri. 

Contoh:

わたしは Aさんに CDをもらいました。 (O)
Watashi wa A-san ni CD wo moraimashita.
Saya menerima CD dari A-san. 

Aさんはわたしに CDをもらいました。 (X)
A-san wa watashi ni CD wo moraimashita.
Asan menerima CD dari saya. 

Mengungkapkan Cita-cita

KB (pekerjaan) になりたいです

Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan cita-cita atau pekerjaan yang ditekuni di masa yang akan datang.

Contoh: 

わたしはせんせいになりたいです。
Watashi wa sensei ni naritai desu.
Saya ingin menjadi guru. 

Nah, demikianlah materi bahasa Jepang kelas 12 SMA, semoga bermanfaat bagimu, ya! Selain belajar di sekolah, kamu juga bisa banget untuk mengambil kursus bahasa Jepang di Cakap, lho. Nggak perlu datang ke lokasi kursus, kamu bisa menentukan sendiri jadwal belajarmu dan belajar dari mana pun. Yuk, daftar kursus bahasa Jepang online di Cakap! 

Referensi: 

  • Buku Pelajaran Bahasa Jepang 3 さくら Japan Foundation

Baca juga: 

Hilda
Passionate about education and crafting captivating content, I am a dedicated Content Writer with 5 years of experience in the education industry. I excel at crafting compelling narratives that educate, inspire, and entertain across various topics and subject matters. With a background in Japanese studies, I bring a unique perspective to writing about Japanese culture and language.