Grammar 101: Yuk, Belajar Tata Bahasa Mandarin Dasar!

Camera and Book

Belajar bahasa tentunya tidak lepas dari tata bahasanya. Tiap bahasa memiliki aturan tata bahasa yang berbeda-beda. Pada artikel ini, tata bahasa yang akan dibahas adalah tata bahasa Mandarin dasar. Tata bahasa dalam bahasa Mandarin disebut 语法 (Yǔfǎ).

Bahasa Mandarin sebenarnya tidak banyak memiliki aturan tata bahasa yang terstruktur seperti bahasa Inggris. Bahasa Mandarin tidak memiliki bentuk kata jamak atau keterangan waktu seperti tenses pada bahasa Inggris.  Oleh karena itu, kalimat bahasa Mandarin sangat bergantung pada konteks dan urutan logis. Inilah mengapa bagi sebagian orang struktur bahasa Mandarin malah jadi membingungkan.

Supaya bisa memahami kalimat bahasa Mandarin dengan jelas, kamu perlu tahu dulu tata bahasa Mandarin yang benar. Yuk simak penjelasannya biar gak bingung!

 

Kalimat sederhana

Kalimat bahasa Mandarin memiliki urutan yang sama dengan bahasa Indonesia yaitu:

Subjek + Predikat + Objek

Predikat di sini bisa berupa kata kerja atau kata “是” (shì) yang dapat diterjemahkan menajdi “adalah”.

Contoh kalimat:

S   –     V    –    O

  • 我         是        学生 (Wǒ shì xuéshēng)

            Saya adalah seorang murid.

  • 我          是        老师 (Wǒ shì lǎoshī)

            Saya adalah seorang guru.

  • 我          买        书 (Wǒ mǎishū)

            Saya membeli buku.

  • 我           吃        米饭 (Wǒ chī mǐfàn)

            Saya makan nasi.

Mau Jago Berbahasa Mandarin? Yuk, Belajar di Aplikasi Cakap

Membicarakan tempat menggunakan “(zài)

“在”(Zài) bisa diartikan sebagai “di”. 在”(zài) termasuk kata kerja, jadi tidak perlu ditambahkan imbuhan kata kerja lainnya. Jadi struktur kalimat yang benar adalah:

Subjek + “在”(zài) + keterangan tempat

Contoh:

  • 我    在      这里 (Wǒ zài zhèlǐ)

            Saya di sini.

  • 你     在      那里 (Nǐ zài nàlǐ)

            Kamu di sana.

  • 大卫     在     哪里?(Dà wèi zài nǎlǐ?)

            David di mana?

Kalimat negatif menggunakan “不” (bù)

Selain itu kata “有” (yǒu), “不” (bù) digunakan untuk membentuk kalimat negatif. “不” (bù) berarti “tidak” / “bukan” atau “not” / “don’t” dalam bahasa Inggris. “不” (bù) diletakkan sebelum kata kerja, kata sifat, atau preposisi.

Contoh:

  • 我   不   喜欢   苹果 (Wǒ bù xǐhuān píngguǒ)

            Saya tidak suka apel.

  • 我    不    是    医生 (Wǒ bùshì yīshēng)

Saya bukan seorang dokter.

  • 他们    不     累 (Tāmen bù lèi)

            Mereka tidak lelah.

  • 我们    不    在     家 (Wǒmen bù zàijiā)

            Kami tidak di rumah.

Kalimat negatif menggunakan “没” (méi)

“没” (Méi) dipasangkan dengan kata “有” (yǒu). “没” (Méi) berarti tidak sedangkan “有” (yǒu) berarti punya.  “没有” digunakan untuk menunjukkan ketidakpunyaan atas sesuatu. Contoh:

  • 我    有     钱 (Wǒ yǒu qián)

Saya punya uang.

  • 我    没有   钱 (Wǒ méiyǒu qián)

            Saya tidak punya uang.

Kata “有” (yǒu) terkadang tidak digunakan untuk mempersingkat kalimat sehingga kalimat di atas bisa juga ditulis menjadi “我没钱”(Wǒ méi qián).

Kalimat tanya menggunakan “吗” (ma)

Dalam bahasa Mandarin, ada berbagai cara dan struktur kalimat untuk menyusun kalimat tanya. Untuk pertanyaan dengan jawaban ya/tidak, partikel “吗” (ma) yang bisa berarti “apakah” dapat digunakan. Kata “吗” (ma) diletakkan di akhir kalimat.

Contoh:

  • 你要去学校吗? (Nǐ yào qù xuéxiào ma?)

            Apakah kamu mau berangkat sekolah?

  • 那是李老师吗?(Nà shì lǐ lǎoshī ma?)

Apakah itu guru Li?

Nah, itu dia struktur bahasa Mandarin dasar. Gimana, sudah mulai paham belum? Kamu bisa mempelajari tata bahasa Mandarin lebih dalam dengan mengambil Kelas Bahasa Mandarin di Cakap. Gak cuma tata bahasa aja, kamu juga bisa memperkaya kosakatamu dan melatih pelafalan serta percakapan dalam bahasa Mandarin. Yuk!

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google