Exclusive E-Book: Tips dan Trik Belajar Dasar Bahasa Korea Untuk Pemula Dengan Mudah

Belajar Bahasa Korea Untuk Pemula

Belajar Bahasa Korea Untuk Pemula: Hangeul, Kosakata, hingga Percakapan Bahasa Korea

Pesatnya pertumbuhan ekonomi Korea Selatan pada abad ke-21 membuatnya menjadi salah satu negara berpengaruh di dunia. Di seluruh dunia, bahasa Korea menjadi salah satu bahasa yang menarik untuk dipelajari, dimana jumlah pengguna bahasa Korea kini mencapai 80 juta orang. 

Pesatnya pertumbuhan ekonomi Korea saat ini khususnya dari segi Korea wave, dimana banyak drama Korea sampai grup musik Korea yang banyak digandrungi anak muda membuat semakin banyak orang yang tertarik belajar bahasa Korea. 

Kini berbahasa Korea tidak lagi cuma sekedar sebagai bahasa tambahan untuk dipelajari. Sekarang bahasa Korea juga bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri, terlebih saat mencari pekerjaan di perusahaan multinasional Korea seperti Samsung, Hyundai, LG dan lain-lain. 

Persaingan masuk ke perusahaan-perusahaan besar sekelas Samsung memang berat. Tapi Sobat Cakap tidak perlu risau atau khawatir karena tidak punya waktu untuk belajar bahasa Korea. Kamu bisa mulai belajar bahasa Korea untuk pemula. Banyak Sobat Cakap lainnya yang juga ingin belajar berbahasa Korea namun tidak punya banyak waktu dan kesempatan.

Di Artikel ini, Sobat Cakap akan mendapatkan informasi lengkap dan insightful seputar bahasa Korea. Dengan cara ini, Sobat Cakap bisa mengetahui dasar-dasar bahasa Korea dan tahu cara belajar bahasa Korea yang paling tepat.

Bagian 1 | Bahasa Korea

Introduksi

Berkenalan dengan Bahasa Korea

Bahasa Korea atau Hangeul Korea merupakan bahasa resmi yang digunakan di Korea Selatan dan Korea Utara. Selain dituturkan oleh bangsa Korea, bahasa Korea secara luas juga dituturkan di Yanbian, Tiongkok Timur Laut. 

Kalau bicara soal dunia, sedikitnya ada 78 juta orang yang menuturkan bahasa Korea. Para penutur bahasa Korea ini pun tersebar di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Rusia, Jepang dan Kanada. Dengan jumlah penutur yang begitu banyak, bahasa Korea pun didapuk menjadi salah satu bahasa paling populer dan menempati urutan ke-12 di dunia.

Beberapa ahli mengategorikan bahasa Korea sebagai kelompok bahasa Altaik. Meski begitu, bagi banyak orang bahasa Korea dianggap sebagai bahasa isolat.

Sejarah Bahasa Korea

Saat baru belajar bahasa Korea, Sobat Cakap mungkin merasa kalau bentuk tulisan Korea punya beberapa kesamaan dengan tulisan Mandarin atau Jepang. Hal ini sangat beralasan, karena tulisan Cina yang disebut Hanzi sendiri memang punya pengaruh besar pada tulisan beberapa negara di Asia.

Sebelum memiliki tulisan sendiri, bangsa Korea menggunakan aksara Cina untuk menulis. Tulisan Korea pertama kali ditemukan di tahun 1443 oleh seorang raja bernama Raja Sejong. Raja Agung Sejong sendiri merupakan raja ke-4 dari Dinasti Joseon. Pada saat itu, bangsa Korea sebenarnya sudah memiliki bahasa lisan sendiri. Meski begitu, banyak dari rakyat Korea kala itu yang masih buta huruf.

Kekhawatiran tersebut membuat Raja Sejong terdorong untuk menciptakan sistem tulisan Korea. Pada saat itu, sang raja memulainya dengan membuat 24 abjad sederhana yang terdiri dari 14 huruf konsonan dan 10 huruf vokal.

Bagi orang yang baru belajar bahasa Korea untuk pemula, tulisan Korea mungkin terlihat rumit. Namun setelah hafal huruf vokal yang ditulis ke samping dan huruf vokal yang ditulis ke bawah, proses belajar Hangeul Korea berikutnya akan terasa lebih mudah.

Perkembangan Bahasa Korea

Seiring dengan popularitas budaya K-Pop, bahasa Korea pun semakin menyebar luas. Tidak sedikit pecinta K-Pop yang belajar bahasa Korea karena hal tersebut. Umumnya, mereka belajar secara otodidak melalui percakapan bahasa Korea yang mereka dengan di serial drama ataupun lagu-lagu populer. Namun sebelum bahasa Korea dan tulisan Korea menyebar luas ke seluruh dunia, sebenarnya tulisan Korea atau Hangeul Korea sempat ditolak oleh beberapa kalangan orang Korea.

Saat pertama kali dipublikasikan oleh Raja Sejong pada tanggal 9 Oktober 1446, banyak penganut Confusian yang menentang skrip Hangeul Korea atau yang kala itu disebut Hunminjeongeum. Mereka berpendapat kalau skrip tersebut bisa membuat Korea terisolasi dari dunia dan ingin tetap mempertahankan budaya Cina yang sudah lama digunakan.

Meski mendapat penolakan, Hangeul Korea tetap disebarkan secara perlahan dalam beberapa dokumen. 

Pada masa pendudukan Jepang yakni pada tahun 1930, bahasa Korea sempat dihapuskan dan tidak diajarkan di sekolah. Pada tahun 1933, sistem pelafalan Korea pun ditemukan dengan berdasarkan pada Hangeul Korea. Sampai akhir tahun 1980, Hanja dan Hangeul Korea masih tetap digunakan secara bersama-sama. Meski begitu, secara bertahap penggunaan Hanja terus berkurang digantikan dengan Hangeul Korea.

Dialek Bahasa Korea

Korea memiliki beberapa dialek bahasa. Setidaknya, ada 5 dialek yang banyak digunakan di negara tersebut. Kelima dialek tersebut adalah dialek Gangwon, Chungcheong, Gyeongsan, Jeolla dan Jeju. 

Setiap dialek memiliki karakternya masing-masing. Tingkat kesulitannya juga berbeda-beda. Jika bicara soal tingkat kesulitan, dialek Jeju dinilai yang paling sulit. Bahkan orang Korea sendiri belum tentu memahaminya.

Fakta Menarik Tentang Bahasa Korea

Terlepas dari popularitasnya yang terus meluas ke seluruh dunia, bahasa Korea memiliki beberapa fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui. Berikut beberapa fakta menarik tentang bahasa Korea.

1. Bahasa Korea memiliki sistem honorifik

Sama seperti beberapa bahasa daerah di Indonesia, bahasa Korea juga memiliki sistem honorifik. Ada perbedaan kosakata bahasa Korea yang digunakan saat berbicara dengan orang yang lebih tua atau lebih dihormati. Saat berbicara dengan orang yang lebih tua, bentuk kosakata bahasa Korea yang digunakan lebih halus dan sopan.

2. Peringatan hari Hangeul

Hangeul Korea atau bahasa Korea memiliki hari peringatannya sendiri. Peringatan ini dilakukan setahun sekali. Di Korea Utara, hari Hangeul diperingat pada tanggal 15 Januari. Sedangkan di Korea Selatan, peringatannya dilakukan setiap tanggal 9 Oktober.

3. Korea memiliki 2 sistem perhitungan

Di Korea ada dua sistem perhitungan yang hingga kini masih digunakan. Hal ini terjadi akibat pengaruh bahasa Cina yang masih kental. Dua sistem perhitungan ini pun memiliki penggunaannya masing-masing. Ada yang digunakan untuk menyebutkan angka, ada juga yang digunakan untuk berhitung.

Baca Juga :

Bagian 2 | Hangeul Korea

Apa Itu Hangeul Korea

Seperti yang sempat dibahas sebelumnya, Korea memiliki alfabetnya sendiri yang disebut dengan Hangeul Korea. Alfabet ini diciptakan oleh Raja Sejong pada tahun 1443. 

Hangeul Korea terdiri dari 24 huruf dasar atau jamo yang terdiri dari 14 huruf konsonan dan 10 huruf vokal. Selain huruf vokal dasar dan konsonan dasar, huruf Korea juga memiliki huruf vokal rangkap dan huruf konsonan rangkap. Kalau Sobat Cakap baru belajar bahasa Korea untuk pemula, kamu bisa mulai dari sini.

Huruf Vokal Dasar

Cara belajar bahasa Korea harus dilakukan secara bertahap dan berurutan. Untuk bahasan Hangeul Korea sendiri, Sobat Cakap bisa memulainya dengan mengenal huruf vokal dasar.

No.

Huruf

Bunyi

Pengucapan

1

a

Seperti a pada “ayam”

2

ya

Seperti ya pada “yakin”

3

eo 

Seperti o pada “omong”

4

yeo

 

5

o

Seperti o pada “orang”

6

yo

Seperti pada “yoyo”

7

u

 

8

yu

 

9

eu/u

Seperti e pada “elang”

10

i

Seperti i pada “ikan”

Huruf Vokal Rangkap

Huruf vokal rangkap sebenarnya merupakan pengembangan dari huruf vokal dasar dan huruf konsonan dasar. Kelompok huruf ini terdiri dari 11 huruf gabungan yang bisa dilihat di bawah ini.

No.

Huruf

Bunyi

Proses

1

ae/e

+

2

yae/ye

+

3

e

+

4

ye

+

5

we

+

6

wa

+

7

wae

+

8

weo

+

9

we

+

10

wi

+

11

eui/ui

+

Huruf Konsonan Dasar

Jumlah huruf mati atau huruf konsonan dasar Korea ada 14 huruf. Biasanya, huruf ini dipelajari di awal proses belajar bahasa Korea untuk pemula.

No.

Huruf

Nama

Awal

Tengah

1

Kiyeok / Giyeok (기역)

k / g

g

2

Nieun (니은)

n

n

3

Digeut / Tigeut (디귿)

t / d

d

4

Rieul (리을)

r / l

r / l

5

Mieum (미음)

m

m

6

Bieup (비읍)

p / b

b

7

Siot (시옷)

s

s

8

Ieung (이응)

9

Jieut / Jieut (지읒)

ch

j

10

Chieut (치읓)

ch

ch

11

Khieuk (키읔)

kh

kh

12

Thieut (티읕)

th

th

13

Phieup (피읖)

ph

ph

14

Hieut (히읗)

h

h

Huruf Konsonan Rangkap

Selain vokal rangkap, bahasa Korea juga mengenal konsonan rangkap. Setelah belajar huruf-huruf dasar, Sobat Cakap bisa lanjut ke tahap cara belajar bahasa Korea berikutnya yakni belajar huruf konsonan rangkap.

No.

Huruf

Awal

Tengah

1

kk

kk

2

tt

tt

3

pp

pp

4

ss

ss

5

cc

cc

Huruf Konsonan Akhir

Tahap cara belajar bahasa Korea berikutnya adalah konsonan akhir. Sebenarnya konsonan akhir tidak berbeda jauh dengan konsonan biasa. Perbedaannya hanya terletak pada cara bacanya. Selain itu, hanya beberapa huruf konsonan Korea saja yang dapat dibaca sebagai konsonan akhir. Bagi yang baru belajar bahasa Korea untuk pemula, berikut huruf konsonan akhir Korea.

No.

Huruf

Bunyi

1

k

2

n

3

t

4

l

5

m

6

p

7

t

8

ng

9

t

10

t

11

k

12

t

13

p

14

t

Untuk beberapa huruf konsonan rangkap, saat ditempatkan di akhir juga ada perubahan bunyi.

No.

Huruf

Bunyi

1

k

2

t

3

t

Cara Menulis Hangeul Korea

Kalau Sobat Cakap baru mulai belajar bahasa Korea, awalnya mungkin akan merasa bingung dengan tulisan Korea. Menghafalkannya saja sudah menantang, apalagi menulisnya. Tak mengherankan, cukup banyak orang yang hanya fokus belajar percakapan bahasa Korea.

Meski terlihat rumit, tulisan Korea sebenarnya tidak semenakutkan itu. Sobat Cakap cukup perlu tahu bagaimana cara dan tahapan menulisnya saja. Kalau sudah tahu prosesnya, belajar bahasa Korea pasti jadi terasa lebih menyenangkan.

Dulu tulisan Korea ditulis dari sisi kanan dan berlanjut secara vertikal. Tapi seiring dengan perkembangan zaman, aturan penulisannya berubah dan mulai mengikuti cara penulisan huruf latin, yakni dari kiri.

Saat menulis, Sobat Cakap juga perlu tahu kalau tulisan Korea itu dimulai dari huruf konsonan. Setelah itu baru beralih ke huruf vokal. Kalau Sobat Cakap belajar bahasa Korea untuk pemula, tidak ada salahnya kalau menyontek sedikit tabel huruf Korea dalam bahasan sebelumnya.

Sebagai contoh kalau ingin menulis kata Hangeul, sedikitnya ada 5 tahap yang harus dilalui.

  1. Kata Hangeul terdiri dari dua suku kata, yakni “Han” dan “Geul”. Jadi saat menulis tulisan Korea, Sobat Cakap bisa mulai dari suku kata “Han” baru setelah itu suku kata “Geul”
  2. Jika dipisah, kata “Han” terdiri dari 3 huruf, yakni h, a dan n. Di sini konsonan intinya adalah “h”. Jadi Sobat Cakap bisa mulai dari huruf ini
  3. Tulis huruf “h” () terlebih dahulu, kemudian “a” () di sebelah kanannya kemudian terakhir tulis huruf “n” () di bagian bawahnya. Setelah digabung, suku kata “han” akan tertulis seperti ini “
  4. Suku kata berikutnya, yakni geul juga ditulis dengan cara serupa, yakni mulai dari konsonan utama (g) + (eu) + (l). Setelah disusun, suku kata geul dapat ditulis menjadi “
  5. Jika kedua suku kata sudah selesai ditulis, gabungkan keduanya. Dengan begitu, hasil akhir tulisan Hangeul akan jadi seperti ini “

Penulisan huruf Korea bisa sejajar atau menurun per suku kata. Ini tergantung dari huruf vokal yang mengikuti konsonan intinya. Tahapan cara belajar bahasa Korea yang satu ini memang tidak mudah. Tapi kalau Sobat Cakap rajin berlatih, lama-lama pasti jadi semakin fasih menulis kosakata bahasa korea.

Bagian 3 | Kosakata Bahasa Korea

Kosakata Sehari-Hari

Pengucapan Salam

Cara belajar bahasa Korea yang paling efektif adalah melalui percakapan. Namun sebelum masuk ke percakapan sehari-hari bahasa Korea, Sobat Cakap tentu harus tahu kosakata apa yang biasa diucapkan. Pengucapan salah adalah salah satu kosakata bahasa Korea yang paling mendasar. Berikut beberapa contoh pengucapan salah dalam bahasa Korea.

Hangeul

Latin

Artinya

안녕하세요

Annyeong haseyo

Apa kabar? (Informal)

안녕하십니까?

Annyeong hasimnikka?

Apa kabar? (Formal)

안녕히 계세요

Annyeonghi gyeseyo

Selamat tinggal! (Informal)

안녕히 계십시오

Annyeonghi gyesipsiyo

Selamat tinggal! (Formal)

지내습니다 

Jal Jiinaeseumnida

Kabar baik.

안 좋습니다 

Anjoseumnida

Tidak baik.

만나서 반갑습니다

Mannaseo bangapseumnida

Senang bertemu dengan Anda.

어떻게 지냅니까 ?

Eoteokhe Jinaemnikka?

Bagaimana kabar Anda? (formal)

실례합니다

Sillyehamnida

Permisi (Formal).

여보세요

Yeoboseyo

Hallo/untuk telepon (Informal).

아니오, 없어요

Aniyo, opsoyo

Tidak, tidak ada (Informal).

만납시다

Tto mannapsida

Sampai bertemu lagi

Pengucapan Perkenalan Diri

Saat belajar percakapan bahasa Korea, perkenalan diri merupakan salah satu percakapan yang dipelajari di awal. Jadi bagi Sobat Cakap yang baru belajar bahasa Korea untuk pemula, kamu bisa memulainya dari kalimat pendek berikut ini.

Hangeul

Latin

Artinya

이름은 …..이에요

Je ireumeun…..ieyo

Nama saya …..

저는 …..에서 왔어요

Jeoneun……eseowasseoyo

Saya berasal dari …..

저는 ….. 살이에요

Jeoneun…..sarieyo

Saya berusia …..

제 나이는 …..이에요

Je naineun…..ieyo

Umur saya ….

직업은 …..이에요

Je jikeobeun…..ieyo

Pekerjaan saya …..

저는 ….에서 살아요

Jeoneun ….eseo sarayo

Saya tinggal di….

한국말을 조금 있어요

Hangungmareul jogeum hal su isseoyo

Saya bisa bicara sedikit bahasa Korea

한국말을 못해요

Hangungmareul mothaeyo

Saya tidak bisa bicara bahasa Korea

결혼 아직 안 했어요

Kyeolheon ajik an haesseoyo

Saya belum menikah

Pengucapan Kata Ganti Orang

Dalam percakapan bahasa Korea, Sobat Cakap tentu tidak melulu menggunakan nama panggilan. Terkadang kamu perlu menggunakan kata ganti agar percakapan tidak terlalu kaku. Jadi untuk meningkatkan skill percakapan bahasa Korea, berikut pengucapan kata ganti orang yang perlu Sobat Cakap pelajari.

Hangeul

Latin

Artinya

Jeo

Saya

Na

Aku

당신

Dangshin

Anda

No

Kamu

Geu

Dia

그들

Geudeul

Mereka

우리

Uri

Kami

우리들

Urideul

Kita

오빠 

Oppa

Sebutan kakak laki-laki dari adik perempuan

Hyeong

Sebutan kakak laki-laki dari adik laki-laki

언니

Eonni

Sebutan kakak perempuan dari adik perempuan

누나

Noona

Sebutan kakak perempuan dari adik laki-laki

동생

Dongsaeng

Adik

아버지 / 아빠 

Aboeji/Appa

Ayah

어머니 

Omoeni

Ibu

할아버지

Haraboeji

Kakek dari pihak ayah

외할아버지

Weharaboeji

Kakek dari pihak ibu

할머니

Halmoeni

Nenek dari pihak ayah

외할머니

Wehalmoeni

Nenek dari pihak ibu

Pengucapan Selamat

Kosakata bahasa Korea yang juga perlu dikuasai adalah pengucapan selamat. Berikut ucapan selamat yang paling sering digunakan dalam percakapan bahasa Korea.

Hangeul

Latin

Artinya

축하합니다

Chukhahamnida

Selamat! (formal)

축하해요!

Chukhahaeyo

Selamat! (informal)

안녕히 주무십시오

Annyeonghi Jumusipsiyo

Selamat tidur (formal)

안녕히 주무세요 

Annyeonghi Jumuseyo

Selamat tidur (informal)

생일 축하합니다! / 생일 축하해요!

Saengil chuka hamnida/Saengil chukhahaeyo

Selamat ulang tahun!

어서 오세요

Eoseo oseyo

Selamat datang (informal)

안녕히 가십시오

Annyeonghi gasipsio

Selamat jalan! (formal)

안녕히 가세요

Annyeonghi gaseyo

Selamat jalan! (informal)

새해복 많이 받으세요

Saehaebok man-i badeuseyo

Selamat tahun baru!

즐거운 휴일 보내세요

Jeulgeoun hyuil bonaeseyo

Selamat berlibur!

주말 잘 보내세요

Jumal jal bonaeseyo

Selamat berakhir pekan!

식사 하세요

Siksa haseyo

Selamat makan!

맛있게 드세요

Masikke deuseyo

Selamat Menikmati!

결혼 축하합니다

Kyeolheon chukhahamnida

Selamat menikah!

르바란 잘 보내세요

Lebaran jal bonaeseyo

Selamat lebaran!

메리 크리스마스 

Meri keuriseumaseu

Selamat natal!

Pengucapan Rasa Kasih Sayang

Penggunaan kosakata bahasa Korea yang satu ini memang lebih terbatas pada orang-orang yang disayangi. Berikut beberapa ucapan rasa kasih sayang yang biasa digunakan.

Hangeul

Latin

Artinya

여보

Yeobo

Sayang (suami/istri)

자기야

Chagiya

Sayang (pacar)

오빠

Oppa

Sayang (perempuan ke laki-laki)

아내

Annae

Sayang (suami ke istri)

부인

Buin

Sayang (suami ke istri yang baru menikah)

남편

Nampyeon

Sayang (Istri ke suami)

사랑해

Saranghae

Aku cinta kamu

보고싶다

Bogo sipda

Aku kangen

좋아해요

Johahaeyo

Aku suka kamu

난 니꺼야

Nan nikkeoya

Aku milikmu

나랑 사귈래요?

Narang sagwillaeyo?

Maukah jadi pacarku?

결혼할래요?

Gyeorhonhallaeyo?

Maukah menikah denganku?

진심으로 사랑해(요)

jinsimeuro saranghae(yo)

Aku mencintaimu dengan sepenuh hati

하늘만큼 땅만큼 사랑해(요)

haneulmankeum ddangmankeum saranghae(yo)

Aku mencintaimu jauh ke bulan dan kembali

생각하고 있는 것 이상으로 사랑해(요)

saenggakhago itneun geot isangeuro saranghae(yo)

Aku mencintaimu lebih dari yang kamu tau

시간이 지날수록 더 사랑해(요)

sigani jinalsurok deo saranghae(yo)

Aku mencintaimu lebih dan lebih lagi setiap harinya

언제까지라도 너를 잊지 못해요

Eonjekkajirado neoreul ijji mothaeyo

Sampai kapan pun aku tak bisa melupakanmu

항상 그대를 생각해요

Hangsang geudaereul saenggakhaeyo

Aku senantiasa memikirkanmu

난 너밖에 누구도 원하지 않아요

Nan neobakke nugudo wonhaji anhayo

Tiada siapa pun yang ku inginkan selain dirimu

Mengekspresikan Sesuatu

Untuk mengekspresikan sesuatu, kosakata bahasa Korea yang bisa digunakan antara lain:

Hangeul

Latin

Artinya

Ne

Iya

아니요

Aniyo

Tidak

대박!

Daebak

Mengagumkan!

어머나!

Eomeona

Astaga

우와

Uwa

Wow!

아이고

Aigo

Aduh!

에이

Ei

Kamu bercanda?

진짜

Jincca

Benarkah?

뭐라고

Mworago

Apa?!

미안합니다

Mianhamnida

Maaf

괜찮습니다

Gwenchanseumnida

Tidak apa-apa

안돼요

Andwaeyo

Tidak boleh atau Jangan!

고맙습니다 / 감사합니다

Gomapseumnida/Gamsahamnida

Terima kasih!

천만에요

Cheonmaneyo

Sama-sama!

괜찮아요

Gwaenchanayo

Tidak apa-apa

좋다!

Jotha

Bagus

좋다

An Jotha

Tidak bagus

화이팅

Hwaiting

Semangat

정말?

Jeongmal

Benarkah?

거짓말 하지마라!

Geojitmal hajimara

Jangan bohong!

알았어요

Arassoyo

Sudah tahu

알아요

Arayo

Tahu atau Mengerti (informal)

알았습니다

Arasseumnida

Sudah tahu (formal)

몰라요

Mollayo

Tidak tahu atau Tidak mengerti

물론 입니다

Mullon imnida

Tentu saja

아무것도 몰라요

Amugeotdo mollayo

Sama sekali tidak tahu

배고프다

Baegopheuda

Perut aku lapar

맛있어요!

Masisseoyo!

Ini sangat lezat!

맛없어요

Maseopseoyo

Saya tidak menyukainya

Obrolan dan Aktivitas Sehari-Hari

Untuk aktivitas dan percakapan bahasa Korea sehari-hari, kosakata yang biasa digunakan bisa dilihat di bawah ini.

Hangeul

Latin

Artinya

지내요

Jal Jiinaeyo

Kabar baik

안좋습니다

Anjoseumnida

Tidak baik

아파요

Aphayo

Sedang Sakit

괜찮아요

Gwenchanayo

Sehat-sehat saja

빌려주세요 ?

Billyeojuseyo?

Boleh pinjam?

조심해

Josimhae

Awas!

위험해 !

Wiheomhae!

Bahaya!

도와 주세요 !

Dowa juseyo

Tolong!

몸이 힘들어요

Momi himdeureoyo

Badan saya capek

천천히 드세요

Cheoncheonhi deuseyo

Makanlah pelan-pelan!

가다

Gada

Pergi

오다

Oda

Datang

돌아오다

Doraoda

Pulang

먹다

Meok tta

Makan

마시다

Masida

Minum

샤워하다 

Syawohada

Mandi

얼굴을 씻다

Eolgul-eul ssitda

Membersihkan muka

이를 닦다

I-reul ttakkta

Menyikat gigi

옷을 입다

Oseul ibta

Memakai pakaian

숨을 쉬다

Sum-eul swida

Bernafas

이야기하다

Iyagihada

Berbicara

속삭이다

Soksagida

Berbisik

듣다 

Deut-tta

Mendengar

읽다

Ik-tta

Membaca

한턱내다

Hantheok naeda

Traktir

보다

Bo-da

Melihat

일하다

Ir-ha-da

Bekerja

공부하다

Gong-bu-ha-da

Belajar

운동을 하다

Undong-eul hada

Berolahraga

움직이다

Umjigida

Bergerak

쇼핑하다

Syopinghada

Berbelanja

쉬다

Swi-da

Beristirahat

일어나다

Ireonada

Bangun

자다

Jada

Tidur

만나다

man-na-da

Bertemu

헤어지다

he-eojida

Berpisah

사다

sa-da

Membeli

팔다 

phalda

Menjual

요리하다

yorihada

Memasak

씻다 

ssitta

Mencuci

다리다

darida

Menyetrika

청소하다

cheongsohada

Membersihkan

널다 

neolda

Menjemur

Konglish (Korean – English)

Konglish atau Korean – English merupakan kata serapan bahasa Inggris yang dilafalkan sesuai dengan pengucapan bahasa Korea. Berikut beberapa contoh Konglish yang sering digunakan.

Hangeul

Latin

Artinya

콜라

Kholla

Cola

피자

Phija

Pizza

아이스크림

Aiseukeurim

Ice cream

Kheop

Cup

초콜릿 

Chokhollit

Chocolate

비타민

Bitamin

Vitamin

주스

Juseu

Juice

와인

Wain

Wine

바나나

Banana

Banana

오토바이

Othobai

Motorcycle

핸드폰

Haendeuphon

Mobile phone

텔레비전

Thellebijeon

Television

에어컨

Eeokheon

air conditioner

텔레비 프로

Thellebi pheuro

television program

뮤직

Baek myujik

background music

홈피 

Homphi

homepage

셀카

Selkha

selfie camera

볼펜

Bolphen

pen

싸인

Ssain

signature

아파트

Aphateu

apartment

컵잔 

Kheop-jan

Gelas cup

포크

Pokheu

Garpu

개그맨 

Gaegeu-maen

Pelawak/komedian

셀프 서비스

Selpheu seobiseu

Self Service

노트북

Notheubuk

Notebook

붕대

Bungdae

Perban

콘도그 

Khondogeu

Corn dog

크레용

Kheureyong

Crayon

오무라이스

Omuraiseu

nasi Omelet

팬티

Phaenti

Celana dalam

Baca Juga :

Bagian 4 | Struktur Kalimat

Penjelasan Struktur Kalimat

Struktur kalimat bahasa Korea pada dasarnya mirip seperti bahasa-bahasa lain. Namun jika dibandingkan dengan bahasa Indonesia, strukturnya memang ada beberapa perbedaan. 

Pola umum struktur kalimat bahasa Korea adalah Subjek – Objek – Kata Kerja. Untuk kata benda, angka dan kata keterangan, penempatannya sebelum kata sifat dan/atau kata kerja. Jadi setelah belajar 101 Kosakata Bahasa Korea, Sobat Cakap bisa mulai beralih ke belajar struktur kalimat.

Subjek-Objek-Predikat (S-O-P)

Bisa dibilang tata bahasa Korea S-O-P atau subjek-objek-predikat adalah struktur dasar dalam bahasa Korea. Struktur kalimat ini sering digunakan dalam percakapan. Berikut ini contoh struktur kalimat S-O-P dalam bahasa Korea.

저는 밥을 먹습니다.

(Jeo-neun ba-beul meok-seum-ni-da)

Saya makan nasi.

Subjek-Keterangan-Objek-Predikat (S-K-O-P)

Dalam bahasa Korea, keterangan terkadang ditempatkan setelah subjek dan setelah objek. Berikut contohnya.

저는 식당에서 밥을 먹습니다.

(Jeo-neun sik-tang-e-seo ba-beul meok-seum-ni-da)

Saya makan nasi di kantin.

Keterangan-Subjek-Objek-Predikat (K-S-O-P)

Beberapa kalimat Korea ada yang menempatkan keterangan di bagian paling depan sehingga membentuk struktur kalimat K-S-O-P.

밤에 나는 주스를 마신다.

(bam-e naneun juse-reul masinda)

Malam hari saya minum jus.

Objek-Keterangan-Predikat (O-K-P)

Struktur O-K-P menempatkan keterangan setelah objek. Berikut contoh penggunaannya dalam kalimat.

김치를 많이 먹다.

(gimchi-reul man-i meok-ta)

Makan banyak kimchi

Subjek-Keterangan-Predikat (S-K-P)

Pola kalimat ini memang lebih singkat dan simpel. Namun jika ingin diubah jadi kalimat yang lebih panjang, Sobat Cakap tidak bisa sembarangan melakukannya.

나는 오후에 간다

(naneun ohue ganda)

Aku pergi di sore har

Penutup

Setelah mengetahui dasar-dasar dalam belajar bahasa Korea dan cara belajar bahasa Korea, Sobat Cakap pasti semakin ingin belajar bahasa Korea. Agar bisa menguasai bahasa Korea secara lebih maksimal, Sobat Cakap bisa belajar dengan mengikuti kelas bahasa Korea dengan mentor berpengalaman yang telah tersertifikasi. Dengan begitu, bahasa Korea Sobat Cakap pasti jadi lebih fasih. Kini belajar bahasa Korea jadi makin mudah.

Hilda
Lulusan Sastra Jepang dengan 4 tahun pengalaman menulis kreatif, terutama di bidang edukasi. Senang mencari tahu dan menjelaskannya kembali lewat tulisan.