5 Istilah Bahasa Jepang Ini Sulit Diterjemahkan, Apa Saja?

Tiap bahasa pasti mempunyai kata-kata, frasa, atau ungkapan yang tidak bisa diterjemahkan secara langsung ke bahasa lain. Biasanya kata-kata ini memiliki arti yang spesifik. Kali ini kita akan membahas kata-kata di bahasa Jepang yang tidak mempunyai padanan dalam bahasa lainnya. Frasa ini merefleksikan gaya hidup dan tradisi Jepang yang menekankan pada keindahan dan sikap menghargai.

Apa saja? Simak poin-poin di bawah ini.

木漏れ日 (Komorebi)

木漏れ日 (Komorebi) source: giphy.com

Komorebi bila diterjemahkan ke bahasa Indonesia berarti ‘sinar matahari’. Namun kata ini sebenarnya lebih spesifik dari itu. Komorebi digunakan untuk menggambarkan pancaran sinar matahari yang menembus pepohonan. Indah sekali ya?

しょうがない (Shōganai)

Shōganai ini bisa diartikan ‘tidak bisa ditolong’ atau ‘tidak ada yang bisa dilakukan’. Ungkapan ini biasanya digunakan ketika terjadi suatu masalah yang tidak memiliki solusi. Mungkin padanan bahasa Indonesianya seperti ‘apa boleh buat’. Misalnya, “Wah, hujan. Tapi saya tidak bawa payung. Shōganai.

いただきます (Itadakimasu)

いただきます (Itadakimasu) source: giphy.com

Kamu pasti sering dengar kata ini di restoran-restoran Jepang. Itadakimasu secara harafiah bisa diterjemahkan menjadi “saya akan terima”, biasanya diucapkan oleh pelayan saat kita masuk ke dalam restoran atau sebelum makan sambil menempelkan kedua telapak tangan.  Itadakimasu juga sering disamakan dengan “Let’s eat!” atau “Bon appétit” dan banyak diartikan sebagai “terima kasih atas makanannya”.

Ungkapan ini merupakan cara tradisional untuk mengungkapkan apresiasi dan rasa syukur. Namun seiring berjalannya waktu, makna dari ungkapan ini mulai memudar dan sekadar diucapkan sebagai kebiasaan sebelum makan.

おつかれさま (Otsukaresama)

おつかれさま (Otsukaresama) source: giphy.com

Setelah selesai bekerja, kamu mendengar rekan kerja atau atasanmu berkata “Otsukaresama!” Ungkapan ini bisa diartikan menjadi “kamu telah bekerja keras. Pasti kamu lelah”. Namun ungkapan ini bermakna positif dan ditujukan sebagai bentuk apresiasi atau menghibur. Bisa juga diartikan sebagai “Terima kasih atas kerja kerasmu” atau “Kerja bagus!”

もったいない (Mottainai)

もったいない (Mottainai) source: giphy.com

Mottainai memiliki banyak arti. Bisa berarti “boros”, juga bisa berarti “sia-sia deh!”. Ungkapan ini menggambarkan rasa kesal karena sesuatu terbuang sia-sia. Ungkapan ini juga memiliki konotasi bahwa sesuatu yang sia-sia sebenarnya memiliki banyak kegunaan atau manfaat.

Arti lain dari mottainai juga digunakan ketika adanya kesempatan emas yang terlewatkan. Selain itu, istilah ini juga digunakan dalam kampanye go green untuk daur ulang. Banyak ya maknanya? Tiap makna tergantung pada konteks penggunaannya.

Ingin tahu lebih banyak ungkapan bahasa Jepang? Yuk belajar bahasa Jepang bersama guru profesional di Cakap!

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google