Mengenal Thomas Cup dan Sepak Terjang Tim Indonesia

thomas cup adalah

Bicara mengenai olahraga kebanggaan negara, bulu tangkis sudah pasti yang paling pertama dan utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini tentu saja didukung oleh prestasi anak bangsa dalam berbagai kejuaraan atau pertandingan kelas dunia, seperti Thomas Cup. Dalam Thomas Cup 2020 yang diadakan di Denmark pada 9-17 Oktober 2021 ini, Indonesia kembali membawa pulang piala setelah 19 tahun. 

Kali ini Cakap akan mengajak kamu untuk mengenal lebih jauh mengenai Thomas Cup dan sepak terjang Indonesia dalam ajang bergengsi tersebut!

Apa Itu Thomas Cup?

source: giphy.com

Thomas Cup adalah piala atau kejuaraan bulu tangkis internasional yang mempertemukan tim dari negara-negara anggota Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Pertandingan ini pertama kali diadakan pada tahun 1949 dan saat dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Setiap pelaksanaannya, Thomas Cup yang merupakan pertandingan putra, selalu sejalan dengan Uber Cup yang mana adalah pertandingan putri. 

Setiap tim yang berlaga di dalam Thomas Cup terdiri dari 3 pemain tunggal dan dua pemain ganda. Sama halnya dengan kejuaraan dunia lainnya, pertandingan dalam Thomas Cup juga memperebutkan sebuah piala yang akan dibawa pulang oleh pemenang. Piala Thomas Cup sendiri adalah sumbangan dari Sir George Alan Thomas, legenda badminton yang merupakan pendiri kejuaraan bergengsi tersebut. 

Sejarah Thomas Cup

source: giphy.com

Nama Thomas Cup diambil dari presiden pertama Federasi Badminton Internasional atau IBF (saat ini BWF), Sir George Alan Thomas. Ia merupakan pemain bulu tangkis yang menjuarai pertandingan All England dan menginginkan badminton memiliki kejuaraan bergengsi kelas dunia. Inspirasinya adalah Davis Cup dalam tenis dan FIFA World Cup dalam sepak bola. 

Ide mengenai dibentuknya kejuaraan dunia ini dicetuskan pada tahun 1839 pada pertemuan umum IBF. Thomas Cup awalnya akan diadakan pada tahun 1941-1942 tetapi tertunda akibat meletusnya Perang Dunia Kedua. Pada tahun 1949, Thomas Cup pertama pun diadakan dan direncanakan untuk terus diadakan setiap tiga tahun sekali. 

Seiring berjalannya waktu, pertandingan butu tangkis dunia ini pun semakin seru dan kompetitif. Negara-negara yang bergabung dalam setiap kompetisinya pun semakin bertambah setiap tahunnya. Hal ini membuat ajang yang awalnya diadakan setiap tiga tahun sekali ini pun dipercepat menjadi dua tahun sekali sejak tahun 1984. 

Sepak Terjang Indonesia Dalam Thomas Cup

source: giphy.com

Bicara mengenai Thomas Cup, sebagai masyarakat Indonesia, kamu bisa sangat berbangga. Indonesia termasuk salah satu dari hanya lima negara yang pernah memenangkan piala Thomas Cup sejauh ini bersama dengan Republik Rakyat Tiongkok, Malaysia, Jepang, dan Denmark. Indonesia bahkan merupakan negara dengan total kemenangan terbanyak di sepanjang sejarah Thomas Cup hingga saat ini yaitu sebanyak 14 kali. 

Kemenangan pertama Indonesia dalam ajang bergengsi ini terjadi pada tahun 1958 di mana Indonesia berhadapan dengan Malaya (Malaysia) pada babak final. Selanjutnya, Indonesia juga berhasil menjadi juara bertahan selama periode 1970–1979 dan 1994–2002. Meski demikian, sejak tahun 2004 Indonesia sempat kehilangan kejayaan dan bahkan sempat gagal masuk ke dalam empat besar pada tahun 2012. 

Pada Thomas Cup 2020 tahun ini, untuk pertama kalinya sejak sembilan belas tahun terakhir, Indonesia kembali membawa pulang piala Thomas Cup. Hal tersebut menjadi momen yang cukup haru, meskipun bendera Indonesia tidak dapat dikibarkan akibat ketidakpatuhan atas aturan pelaporan tes doping rutin. 

Kemenangan Indonesia dalam Thomas Cup 2020 dan juga Olimpiade Tokyo 2020 dalam cabang olahraga bulu tangkis adalah bukti nyata prestasi anak bangsa. Terima kasih para pemain kebanggaan bangsa atas kerja kerasnya di bidang olahraga!

Baca juga:

Bagikan Artikel Ini

Related Posts

Aplikasi Daring Pertama Belajar Bahasa Dengan Interaksi Dua Arah

#MakinCakap Sekarang!

Download Cakap on Google Play
Download Cakap on The App Store

Kategori

Top Picks