Stres Akhir Tahun? Ini 7 Tips untuk Mengatasinya

Cepat sekali ya waktu. Gak terasa kita udah di akhir tahun lagi aja. Banyak yang mencanangkan kalau akhir tahun itu waktunya berefleksi diri atas segala aktivitas yang telah kita kerjakan dan pecapaian yang telah kita raih. Muncul kata ‘goals’ dan ‘resolutions’ di mana-mana.

Ada yang semangat membuat resolusi baru. Ada yang senang karena telah mencapai goals yang telah dicanangkan di awal tahun. Namun tak sedikit juga yang merasa stres karena banyaknya tekanan untuk menyelesaikan banyak hal dalam waktu yang singkat.

Belum lagi desakan untuk merencanakan liburan akhir tahun, apalagi melihat teman di sana sini sudah siap-siap berlibur. Ditambah dengan tekanan dari atasan untuk segera mencapai target tahunan. Wajar kalau akhirnya ada yang mengalami kelelahan dan stres.

Hati-hati, stres yang berlarut tidak baik untuk tubuh maupun kesehatan mental. Ini 7 hal yang bisa kamu lakukan untuk menghindari ataupun mengatasi stres akhir tahun.

Luangkan waktu untuk diri sendiri

Luangkan waktu untuk diri sendiri
source: giphy.com

Meskipun akhir tahun waktunya kumpul-kumpul dengan teman dan keluarga, meluangkan waktu untuk diri sendiri juga penting lho. Banyaknya jadwal makan bersama ditambah dengan sibuknya urusan kantor emang suka bikin kita lupa kalau kita juga butuh ‘recharge’.

Kalau kamu merasa lelah dan waktu 24 jam rasanya tidak pernah cukup, coba ambil waktu setidaknya 30 menit untuk ‘me time’. Ini bisa kamu lakukan dengan membaca buku, lari sore mengelilingi taman, atau apapun itu yang menjadi hobimu.

Walaupun singkat, me time bisa memperbaiki mood, mengembalikan stamina, dan menjernihkan pikiran lho.

Meditasi

Meditasi
source: giphy.com

Ini salah satu bentuk me time yang bsa kamu lakukan. Saat pikiran sedang penuh dengan berbagai kegelisahan, bermeditasi bisa membuat pikiran jadi lebih tenang. Kamu akan sepenuhnya fokus dan terhubung pada tubuhmu. Pikiranmu jadi lebih lambat dan kamu juga lebih rileks.

Kamu hanya perlu cari ruangan yang tenang dan nyaman untuk bermeditasi. Alternatif lain yang bisa kamu pilih selain bermeditasi adalah yoga.

Olahraga

Olahraga
source: giphy.com

Lagi sibuk-sibuknya kok malah disuruh olahraga? Olahraga gak harus ke tempat gym lho. Kamu hanya perlu ambil waktu minimal 10 menit untuk meregangkan tubuh dan menggerakan otot-otot yang udah kaku. Bisa dengan jalan kaki di pagi hari atau bersepeda.

Kegiatan fisik secara ilmiah terbukti bisa mengurangi hormon stres dan meningkatkan endorfin. Selain itu, berolahraga juga bikin tidur kamu lebih nyenyak.

Buat prioritas

Buat prioritas
source: giphy.com

Di saat ada banyak sekali pekerjaan dan target-target yang menumpuk, rasanya tidak mungkin semuanya bisa selesai sebelum berganti tahun. Kalau kamu merasa begini, lebih baik kamu menetapkan prioritas. Pekerjaan mana yang lebih genting untuk diselesaikan dan pekerjaan mana yang masih bisa dijadwalkan untuk dikerjakan di awal tahun depan.

Ubah pola pikir

Ubah pola pikir
source: giphy.com

Mungkin kamu menghitung-hitung, berapa goals yang berhasil kamu capai tahun ini. Adanya target-target yang tidak tercapai bisa membuatmu kecewa terhadap diri sendiri. Pola pikir seperti ini bisa membuatmu menjadi sedih dan stres.

Yang harus diingat, kebahagiaan tidak dapat diukur dengan angka seperti berapa pencapaian yang berhasil kamu raih, berapa banyak uang yang kamu dapatkan, dan sebagainya. Kebahagiaan datang dari pola pikir yang benar.   

Tidak ada yang salah dengan menginginkan diri untuk berkembang dengan memiliki ambisi dan target. Namun, saat ambisi-ambisi itu malah membuatmu makin terpuruk, saatnya berefleksi sejenak dan melihat kembali pola pikir. Ingat, kebahagiaan dan kesuksesan bukan sebuah perlombaan.

Refleksi, bukan resolusi

Refleksi, bukan resolusi
source: giphy.com

Terlalu fokus pada resolusi juga bisa membuatmu stres karena ada banyak hal yang harus kamu kerjakan dalam waktu yang bersamaan. Alih-alih terlalu fokus pada resolusi besar, kamu bisa berefleksi dan mengucap syukur atas segala hal baik yang telah terjadi tahun ini.

Fokus pada goal kecil

Fokus pada goal kecil
source: giphy.com

Slogan ‘new year, new me’ terpampang di mana-mana. Walaupun di satu sisi menyenangkan karena adanya kesempatan baru yang hadir dengan masuknya tahun yang baru, hal ini juga bisa menjadi beban yang besar.

Tekanan untuk membuat resolusi tahun baru bisa membuat kita menetapkan target-target yang tidak realistis, kemudian menghukum diri sendiri saat target tersebut tidak dapat dicapai. Faktanya, perubahan yang sesungguhnya datang tidak dalam sekejap.

Alih-alih membuat resolusi yang besar, coba fokus berlatih pada komitmen-komitmen kecil. Misalnya, alih-alih mencoba menurunkan beran badan 10 kg dalam 1 minggu, coba fokus untuk makan lebih sehat dan cari kegiatan olahraga yang menyenangkan.

Atau jika ingin fasih dalam belajar bahasa, coba latih 5-10 kosakata baru saja setiap harinya. Tapi secara teratur ya. Atau bisa juga dengan menyisihkan 25 menit per hari untuk belajar bahasa asing seperti bahasa Inggris, Jepang, atau Mandarin di Cakap.

Jadi jangan stres hadapi tahun baru ya. Yuk sambut 2020 dengan pikiran yang jernih dan semangat untuk jadi lebih baik!

 

Baca Juga:

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google