Slow Living: Arti, Tips dan Hal Baik yang Bisa Didapatkan

slow living

Setiap orang berhak dan dapat menentukan gaya hidupnya masing-masing, tentunya dengan berbagai pertimbangan dan tanggung jawab yang juga menyertainya. Salah satu gaya hidup yang sedang banyak dibicarakan adalah slow living. Orang-orang di sekitarmu atau bahkan kamu sendiri mungkin pernah menerapkan gaya hidup ini sesekali. Slow living adalah gaya hidup yang bisa dibilang berbanding terbalik dengan ambisius. Yuk, kenalan lebih jauh sama gaya hidup yang satu ini! 

Table of Contents

Apa Itu Slow Living

Slow living adalah istilah bahasa Inggris yang digunakan untuk menyebutkan sebuah gaya hidup yang santai, tidak terburu-buru, dan tetap fokus pada ritme dan tempo yang tepat. Bisa dibilang, gaya hidup ini sangat berlawanan dengan peribahasa “lebih cepat, lebih baik”. Orang-orang yang menerapkan gaya hidup ini meyakini bahwa melakukan sesuatu dengan tidak terburu-buru juga merupakan hal yang realistis.

Pekerjaan atau hal-hal lainnya harus dilakukan dengan kecepatan yang tepat. Banyak orang ingin melakukan segala sesuatu dengan cepat dan tergesa agar lebih selesai, padahal menikmati waktu dan proses yang dijalani lebih baik daripada menghitungnya.

Tips dan Cara Menerapkan Hidup Slow Living

Ketika kamu sedang berada di fase hidup yang terasa melelahkan dan membuatmu merasa sesak dengan kehidupan yang dijalani saat ini, nggak ada salahnya buat coba menerapkan gaya hidup slow living. Lantas, gimana sih cara hidup slow living? Langsung aja yuk simak tips menerapkan hidup slow living berikut ini:

(1) Meluangkan Waktu

Ini adalah poin paling penting yang harus kamu mulai ketika akan menerapkan slow living. Cobalah untuk meluangkan waktu di pagi hari, berjalan-jalan menikmati suasana alam, sinar matahari, udara segar, dan jangan lupa untuk olahraga ringan, lalu sarapan.

Kamu juga perlu lho menyisihkan waktu yang kamu punya untuk keluarga, teman dekat, dan dirimu sendiri. Sesekali cobalah untuk bepergian sendiri di tempat yang sama sekali belum pernah kamu kunjungi.

(2) Memasak Makanan Sendiri

Tips slow living selanjutnya adalah memasak makananmu sendiri. Dengan memasak makanan sendiri, kamu bisa menerapkan hidup dan pola makan yang lebih sehat. Selain itu, kamu juga bisa lebih menghargai para petani dan industri kecil.

(3) Jaga Jarak dengan Gadget-mu

Jaga jarak tidak hanya berlaku untuk menghindari virus-virus saja lho Sobat Cakap. Untuk dapat menerapkan gaya hidup slow living kamu juga perlu menjaga jarak dengan gadgetmu. Usahakan untuk mengurangi waktu penggunaan gadget dan sosial media. Gunakan gadget seperlunya saja.

(4) Mempraktekkan Mindfulness

Mindfulness adalah suatu metode meditasi dan terapi yang bertujuan agar kamu bisa mendapatkan fokus lebih atas hal-hal yang terjadi di sekitar. Dengan mempraktikkan mindfulness kamu akan mampu menerima emosi dengan lebih terbuka.

Sisi Positif Menerapkan Slow Living dalam Kehidupan Sehari-Hari

Apa saja sih hal positif yang bisa didapatkan ketika kamu menerapkan gaya hidup slow living? Ini dia beberapa hal baik yang akan datang padamu ketika kamu menerapkan gaya hidup slow living.

(1) Bisa Menjalani Hidup yang Lebih Bahagia dan Sehat

Manfaat menerapkan gaya hidup slow living adalah bisa menjalani hidup yang lebih bahagia dan sehat. Kebahagiaan akan hadir dalam hidupmu saat kamu bisa menghargai hal-hal kecil yang dijalani setiap hari. Slow living juga akan mengantarkanmu pada hidup yang lebih sehat. Bukan hanya sehat secara fisik, tetapi juga secara mental. Hal tersebut dikarenakan praktik mindfulness dalam slow living akan membantumu lebih positif dalam menjalani hidup dan mampu mengelola kecemasan dengan lebih baik.

(2) Meningkatkan Relasi

Dalam gaya hidup slow living, kamu diharuskan untuk menyisihkan waktu dengan teman, keluarga, dan orang-orang di luar dirimu. Maka dari itu, salah satu sisi positif dari slow living adalah dapat meningkatkan relasi dan komunikasi secara nyata dan lebih berkualitas.

(3) Aktivitas Jadi Lebih Sedikit

Konsep slow living memfokuskan bahwa segala sesuatu tidak harus dilakukan secara bersamaan. Kamu bisa melakukannya satu persatu dan pelan-pelan. Aktivitas harianmu jadi lebih sedikit dan kamu akan fokus menjalani aktivitas tersebut dengan sepenuh hati. Ini berbeda dengan hustle culture yang menekan kepada budaya workaholism dan multitasking.

(4) Mudah Merasakan Ketenangan

Orang yang menerapkan slow living dalam gaya hidupnya lebih mudah merasakan ketenangan. Semua hal yang dilakukan jauh dari tertekan dan rasa kelelahan. Hal itu dikarenakan mereka meyakini bahwa setiap hal memiliki waktunya masing-masing, so tidak perlu memaksakan diri terlalu jauh.

(5) Waktu yang Dimiliki Lebih Berkualitas

Banyak orang yang terkadang kehilangan banyak waktu berharga lewat hal yang sia-sia. Menerapkan slow living dapat membantumu memiliki waktu yang lebih luang dan berkualitas. Kamu akan terbiasa lepas dari belenggu sosial media dan paparan gadget yang menyita waktumu selama berjam-jam.

Itu dia pengertian slow living, tips hidup slow living, dan beberapa manfaat yang bisa didapat ketika menjalani gaya hidup slow living. Gimana nih Sobat Cakap, udah siap belum menerapkan slow living dalam gaya hidupmu?

Referensi:
-sehatq.com
-popbela.com

Baca Juga:

Lely
Saya adalah pencinta sastra dan gemar menyelami tulisan-tulisan lama. Saya percaya bahwa “Menulis, menciptakan ide/gagasan, dan berbagi pengetahuan adalah cara untuk tetap ada dalam pusaran sejarah”.