Mengenal Social Distancing dan Kosakata Lain di tengah Pandemi saat ini

Apakah Anda familiar dengan social distancing, quarantine, atau pandemi? Kata-kata tersebut seringkali kita jumpai di berita, bukan?

Kebanyakan, kata-kata yang digunakan untuk merujuk pada situasi pandemi saat ini (COVID-19). Maka dari itu, sembari antisipasi diri, mari pahami beberapa kata berikut yang berhubungan dengan COVID-19. Hitung-hitung, belajar kosakata baru lho.

Outbreak (Pandemic/Epidemic)

Outbreak (n) berarti lonjakan persebaran penyakit secara tiba-tiba. Lonjakan ini umumnya terjadi di daerah yang banyak pemukimnya. Jika penyakit tersebar ke luar daerah tersebut, tetapi jaraknya masih berdekatan, maka situasinya disebut epidemic. Ketika penyakit epidemic meluas hingga mencapai cakupan dunia, muncullah istilah pandemic atau pandemi.

Community Spread

Istilah ini memiliki arti singkat, yakni ‘penyebaran.’ Tetapi, yang dimaksud justru lebih dari itu. Community spread bermakna ketika seseorang terjangkit suatu penyakit, dia tidak mengetahui asal usulnya. Secara berkala, dia akan merasakan gejala-gejalanya tanpa tahu bagaimana atau dari mana dia dapat tertular. 

Community spread ini cukup mengkhawatirkan. Jika seseorang yang pulang dari Cina terinfeksi coronavirus, ahli kesehatan bisa segera menyadari bahwa kemungkinan besar orang tersebut terinfeksi saat ia di Cina.

Namun, jika orang tersebut tidak melakukan perjalanan ke negara yang terdampak ataupun berkontak langsung dengan orang yang sudah terinfeksi, maka ahli kesehatan pun tidak bisa memiliki gambaran yang jelas mengenai bagaimana pasien tersebut terinfeksi. Ada kemungkinan, orang tersebut terinfeksi dari orang lain dalam komunitas mereka. Inilah yang disebut sebagai community spread.

Symptoms

Symptoms berarti gejala-gejala yang terlihat. Sedangkan showing symptoms digunakan untuk mendeskripsikan orang yang tengah mengalami gejala suatu penyakit. Misalnya, seseorang yang terjangkit COVID-19 akan mengalami sejumlah gejala seperti batuk kering, demam tinggi, sesak napas, dan kelelahan. Namun, ada juga orang-orang yang tidak mengalami gejala-gejala tersebut, yang disebut sebagai asymptomatic

Social Distancing

Seperti yang sedang dilakukan oleh masyarakat Indonesia dan masyarakat negara-negara lain saat ini, social distancing merupakan keadaan ketika sedang terjadi batasan untuk bersosialisasi. Sejak merebaknya COVID-19, segala aktivitas publik pun dibatasi. Misalnya, sekolah, tempat kerja, tempat wisata, dan kompetisi olahraga terpaksa harus ditunda.  Tidak heran bahkan ada beberapa negara yang memberlakukan lockdown demi mencegah penyebaran COVID-19. Dengan adanya social distancing, mulai dari belanja hingga pesan makan pun dilakukan melalui platform online.

Bahkan kumpulan universitas ternama di amerika yaitu The 8 Ivy League Schools yang terdiri dari Brown University, Harvard University, Cornell University, Princeton University, Dartmouth College, Yale University, Columbia University dan University of Pennsylvania. Mereka membuka akses kuliah onlinenya secara gratis dan tersedia banyak sekali kelas yaitu sekitar 430 kelas dibuka secara cuma-cuma. Tertarik? Kamu bisa klik dibawah ini.

Vaccine

Vaccine atau vaksin merupakan obat yang bertujuan untuk menyembuhkan suatu penyakit. Vaksin sangat berkaitan dengan penyakit berbahaya. Namun, untuk sekarang, vaksin untuk coronavirus masih dalam tahap uji coba dan belum bisa diproduksi dan didistribusikan secara massal.

Suspect

Suspect merupakan orang yang dikhawatirkan terinfeksi coronavirus. Hal pertama yang akan diperiksa adalah riwayat bepergian. Seseorang dapat dianggap suspect COVID-19 jika dia pernah mendatangi negara atau kota yang pernah terjangkiti virus secara meluas. Selain itu, jika gejala penyakit yang dialami mirip dengan gejala COVID-19, maka seseorang dapat dianggap sebagai suspek.

Lockdown

Italia merupakan salah satu negara yang sedang lockdown. Arti lockdown sendiri yaitu penutupan akses suatu negara atau tempat, tak terkecuali fasilitas umum. Hal ini diharapkan mampu mencegah coronavirus menyebar makin luas. Penutupan akses dapat berupa pelarangan masuk ke suatu negara atau keluar dari suatu negara untuk tujuan tertentu, serta penutupan sejumlah tempat wisata atau tempat umum lainnya.

Contact Tracing

Sesuai dengan namanya, contact tracing melakukan penyelidikan guna mengetahui proses penularan coronavirus ke tubuh seseorang. Tindakan yang dilakukan berupa pelacakan terhadap sumber penularan virus serta dengan siapa saja orang tersebut telah melakukan kontak langsung. Selain itu, mencari tahu segala aktivitas yang pernah dilakukan orang tersebut sebelum akhirnya dinyatakan positif COVID-19 merupakan salah satu bentuk contact tracing.

Self-quarantine

Serupa dengan pengertian social distancingself-quarantine merupakan anjuran untuk melakukan segala aktivitas dari rumah. Jika sering bepergian, dikhawatirkan COVID-19 akan menyebar dengan cepat, sehingga orang-orang lebih memilih untuk di rumah saja.

Nah, itulah beberapa kosakata yang dapat membantumu memahami tentang COVID-19. Dengan mengakses informasi yang kredibel mengenai COVID-19, kamu jadi bisa lebih waspada dan berhati-hati. Selalu jaga diri dengan melakukan social distancing dan self-quarantine yaa.

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google