Mengapa Menanamkan Hobi Kepada Anak Itu Penting?

hobi-anak-penting

Hobi atau kegemaran adalah kegiatan yang dilakukan ketika waktu luang untuk melepas kejenuhan rutinitas sehari-hari. Aktifitas yang lama-kelamaan membosankan membuat anda perlu hobi bukan? Begitu juga yang dialami oleh anak. Ketika pagi sampai siang belajar di sekolah, tentunya anak menjadi lelah dan bosan. Oleh karena itu, mulailah mengenalkan hobi baru untuk anak, agar apa? Simak ulasannya berikut ini;

Hobi Meredam Stres

sumber : giphy.com

Jenuhnya di sekolah akan membuat anak cepat lelah dan stres. Apabila anak anda bermain setelah pulang, biarkan saja karena  bila bermain bisa melepas penat dan menjadi tidak mudah stres. Meski begitu, perlu diingatkan juga ya kepada anak untuk istirahat. Apapun yang anak lakukan selama positif dan membuat anak itu senang, anda harus memberi keleluasaan agar anak sehat secara fisik dan mentalnya. Hobi adalah aktivitas yang dilakukan karena memang disukai, tidak ada hobi yang melelahkan. Contoh ketika anak usia 6-12 tahun mempunyai hobi menonton film luar negeri, maka harus didampingi karena hal tersebut merupakan bentuk belajar bahasa inggris anak SD. Dukunglah apapun hobi anak yang mereka lakukan, karena menekuni hobi adalah cara membuat santai dan bahagia dengan cara paling mudah.

Hobi Membuat Anak Lebih Aktif

sumber : giphy.com

Dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Anak yang aktif bergerak menandakan tubuh yang kuat dan tidak mudah sakit. Banyak sekali hobi yang menuntut anak untuk bergerak, seperti bermain sepak bola, berenang atau kegiatan olahraga lainnya. Memiliki hobi olahraga juga penting untuk anak, karena banyak sekali nilai positif yang juga menjadi alasan kenapa penting mengenalkan macam-macam olahraga kepada anak. Olahraga dapat dilakukan kapan pun, apalagi saat akhir pekan. Anda bisa meluangkan waktu agar bisa memantau hobi anak dan mengarahkannya ke lebih baik.

Hobi Membuat Anak lebih terbuka

sumber : giphy.com

Jangan mengira anak sedang asik bermain game membuat dia lebih tertutup. Justru sebaliknya, wawasannya akan terbuka dan lebih punya sudut pandang yang luas. Orang tua juga perlu terbuka dengan apa yang dia sukai, dan tidak terlihat sok tahu karena itu menyebalkan untuk anak. Anak akan mudah membuka obrolan kepada orangtua karena dia menganggap bahwa Anda juga mengerti tentang yang dia kerjakan. Ketika anak sudah terbuka, maka akan mudah bagi anda untuk mengarahkan anak dan memberi pengetahuan baru kepada anak sehingga mampu berkembang menjadi lebih baik.

Hobi Banyak Mendapat Teman Baru

sumber : giphy.com

Ketika anak sudah terbuka, selain pengetahuan baru anak juga memperoleh teman baru. Anak akan mudah membaur dengan lingkungannya dan bisa diterima oleh temannya. Hobi sangat baik untuk perkembangan anak, kemampuannya beradaptasi dengan lingkungan akan membuat masa depannya lebih siap. Memperoleh banyak teman saat masih anak-anak adalah modal yang baik di masa depan karena teman kecil sepermainan adalah salah satu yang tidak bisa dilupakan. Berikan edukasi bagaimana berteman yang baik dan konsep berbagi kepada anak, agar tidak menjadi salah arah.

Menyiapkan Masa Depan

sumber : giphy.com

Hobi menyiapkan masa depan yang lebih baik, kenapa? Hobi di masa kecil membuat anak mempunyai keahlian yang bisa ia gunakan di masa mendatang. Masa anak usia  6-12 tahun adalah masa anak ingin mencoba banyak hal, rasa ingin tahunya tinggi. Meski begitu, pada usia tersebut adalah usia yang tepat mengajarkan hal baru melalui hobi yang disukainya. Contohnya pada anak usia tersebut senang bermain peran dengan teman-temannya, Anda mungkin bisa masuk ke dalam permainannya sebagai pengatur atau wasit yang mengatur jalannya permainan. Anda bisa menyisipkan beberapa peran yang membantu pertumbuhan anak seperti menjadi guru, menjadi wisatawan luar negeri, atau profesi lainnya, kemudian anda sisipkan penggunaan bahasa inggris. Hal kecil tersebut tentunya akan melatih kemampuan belajar bahasa inggris anak  yang bisa digunakan di masa depan.

Apakah masih ingin mengekang hobi anak? sebaiknya beri anak keleluasaan jika tujuan orang tua ingin membuat anak berkembang lebih baik. Sama seperti anda yang jenuh ketika bekerja, anak juga merasakan jenuh saat belajar di sekolah. Ajak bicara dan rencanakan hobi baru yang mungkin anak belum tahu, sehinga anak dan orang tua semakin dekat dan menjadi hubungan yang harmonis penuh kasih sayang.

Baca Juga:

Belajar Bahasa Inggris Anak

Bagikan Tautan Ini
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on twitter
Share on google